• HOME

CIPUTRA: "Belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar dan Buku"

Senin, 28 Januari 2013 - 13:08:02 WIB
artikel-bisnis CIPUTRA: "Belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar dan Buku"
Diposting oleh : arnandadanu    - Dibaca: 278 kali

ir cip
 
Dari apa yang saya alami dan ketahui dari awal saat terjun ke dunia entrepreneurship , saya yakin sekali bahwa pengalaman nyata sangat berperan penting dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship. Sementara banyak orang menganggap belajar entrepreneurship cukup dilakukan dengan menggunakan aktivitas membaca buku, atau diskusi dan mendengarkan pemaparan, saya merasa itu semua belum cukup dan perlu diperdalam lagi dalam bentuk praktik. Mereka yang ingin menjadi entrepreneur harus terjun langsung. Saya selalu tak bosan mencontohkan bahwa calon-calon entrepreneur itu seperti mereka yang belum dapat berenang. Membaca buku tentang teori berenang dan menguji hafalan dan pemahaman teoretis mereka tentang berenang tentu belum dapat memastikan siap tidaknya mereka akan menjalani kehidupan sebagai seorang entrepreneur. Ada berbagai macam hal yang kita tidak bisa dapatkan dari hanya membaca buku, mengikuti seminar, dan sebagainya.
 
Realitas yang saya temui, satu hari bekerja dalam sebuah perusahaan tentang bagaimana cara kerja seorang entrepreneur dapat dikatakan setara dengan satu tahun membaca buku-buku tebal tentang entrepreneurship. Karena esensi entrepreneurship memang bukan teori, tetapi praktik di lapangan. Inailah ilmu kehidupan yang telah saya pelajari sejak kecil di toko kelontong yang didirikan oleh mendiang orang tua saya. Mereka tidak menyuruh saya membaca buku berdagang, tetapi mereka melibatkan saya di dalam pengelolaan toko kelontong kami saat itu. Dan itu adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya. 
 
Pengalaman dapat membuat kita mengambil keputusan yang lebih baik meskipun kita cuma memiliki data dan informasi yang terbatas. Bagaimana bisa? Karena secara otomatis, naluri kita sebagai entrepreneur akan terasah dengan sendirinya melalui pengalaman nyata. Jatuh bangun berbisnis memperkaya pengalaman seseorang dalam berwirausaha sehingga jangan takut gagal. Gagallah lebih banyak untuk mendapatkan pengalaman yang lebih banyak pula.
 
Lalu caranya bagaimana agar dapat banyak pengalaman? Tetapkan beberapa proyek dan selesaikan proyek itu. Di tengah jalan, akan ada banyak tantangan dan kendala yang di dalamnya terkandung pelajaran berharga.
 
Dan jika dipikir lebih mendalam, seorang calon entrepreneur tak akan pernah merasa siap untuk menghadap tantangan di depannya. Tapi jangan gentar. Karena di situlah kita akan menemui kejutan-kejutan. Selamat menjelajahi dunia wirausaha !

'CIPUTRA: "Belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar dan Buku"':

Artikel Bisnis Lainnya
  • H Mustofa, Pengusaha Sukses yang Buta Huruf Kebutuhan pabrik terhadap besi tua semakin besar, sehingga harga penjualan besi tua semakin bersaing. H. Mustofa, salah seorang pengusaha pemasok besi tua yang tinggal di Jalan Sidorame 30 Surabaya, mengatakan paling tidak saat ini dirinya memasok empat perusahaan pengecoran besi, yakni Hanil ... Artikel Bisnis

  • Sugianto Tandio, Pelopor Plastik Ramah Lingkungan Plastik ditengarai menjadi penyebab rusaknya lingkungan. Hal tersebut menjadi bahan renungan bagi Sugianto Tandio yang telah berbisnis kantong plastik sejak dekade 1970-an. Dia memelopori teknologi Oxium dan Ecoplas dalam pembuatan kantong plastik. Dua teknologi tersebut mengubah asumsi ... Artikel Bisnis

  • Fajar Aryanto, Raup Laba dari Bisnis Ayam Penyet Di mana ada usaha, di situ ada jalan. Beginilah yang dilakukan pria ini. Dirinya yang sudah bosan hanya menjadi karyawan swasta pun lalu memutar otaknya untuk mempunyai sebuah bisnis. Pintar membaca peluang. Itulah yang dilakukan Fajar Aryanto ketika dirinya ingin membuka bisnis. ... Artikel Bisnis

  • Jadi Entrepreneur Perlu Komitmen Total Seorang karyawan yang sudah mapan bekerja, sering kali terganggu dengan pikiran untuk membuka usaha sendiri. Namun, sering kali pula mereka tidak yakin dengan waktu, kapan saat yang tepat memulai bisnis? Jawaban atas pertanyaan tersebut sangat bergantung pada situasi si karyawan dan ... Artikel Bisnis

  • Sulap Kayu Tua Jadi Dolar Bagi kebanyakan orang, kayu-kayu tua dan bekas itu mungkin sampah tapi di tangan Pidekso, pemilik Taruemas Furniture, jadilah mereka emas. Berbekal kreativitas dan kejelian membaca peluang pasar, Pidekso membangun bisnis yang kini beromzet ratusan ribu dolar. Pasar mebel bikinannya dieskpor ... Artikel Bisnis
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul CIPUTRA: "Belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar dan Buku". Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Senin, 28 Januari 2013

Belum ada komentar untuk "CIPUTRA: "Belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar dan Buku""

Posting Komentar