Kamis, 26 April 2012 - 09:06:44 WIB
3 Fase Transformasi Menjadi Entrepreneur
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 1053 kali

Dalam belajar entrepreneurship diperlukan kesabaran yang ekstra. Aral melintang, kendala atau keberhasilan harus siap dihadapi. Untuk itu seseorang perlu mengetahui bahwa ada tiga fase yang harus seseorang lalui jika ingin berkecimpung dalam dunia entrepreneurship.
Apa saja 3 fase yang harus dilalui tersebut? Fase pertama ialah belajar untuk tahu. Semua orang bisa melakukan ini dengan membaca materi, bahan bacaan entrepreneurship. Tak perlu terjun langsung tetapi cukup belajar literaturnya.
Yang kedua setelah to know adalah belajar bagaimana untuk melakukannya, to do, barang kali ada sebagian dari Anda yang ingin menjadi profesional di dalam bidang entrepreneurship. Anda harus tahu bagaimana melakukannya.Anda tidak perlu menjadi entrepreneur sepenuhnya untuk berada di fase ini karena bisa dilakukan dengan bekerja pada seorang entrepreneur. Dengan begitu, Anda mengetahui bagaimana sebuah usaha dijalankan, menghasilkan laba, dan sebagainya. Singkatnya, siapapun bisa melakukan ini tanpa bermental entrepreneur.
Untuk memasuki tahapan selanjutnya, yaitu tahapan “to be entrepreneur” (menjadi entrepreneur), seseorang harus mengalami, yaitu mengalami penciptaan usaha yang baru. Dan tidak cuma usaha tersebut harus baru tetapi juga harus inovatif.
Dari ketiganya tadi, yang bisa menghasilkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat ialah yang ketiga, yaitu “to be”. Untuk belajar menjadi entrepreneur (berada dalam tahap “to be”), seseorang perlu mengalami penciptaan bisnis (business creation) dan bisnis yang diciptakan itu idealnya memiliki karakteristik inovatif. Bukan hanya menyalin atau meniru. Jika hanya bisa meniru yang sudah sukses, maka itu disebut dengan “replicative entrepreneur”.
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 1053 kali
Dalam belajar entrepreneurship diperlukan kesabaran yang ekstra. Aral melintang, kendala atau keberhasilan harus siap dihadapi. Untuk itu seseorang perlu mengetahui bahwa ada tiga fase yang harus seseorang lalui jika ingin berkecimpung dalam dunia entrepreneurship.
Apa saja 3 fase yang harus dilalui tersebut? Fase pertama ialah belajar untuk tahu. Semua orang bisa melakukan ini dengan membaca materi, bahan bacaan entrepreneurship. Tak perlu terjun langsung tetapi cukup belajar literaturnya.
Yang kedua setelah to know adalah belajar bagaimana untuk melakukannya, to do, barang kali ada sebagian dari Anda yang ingin menjadi profesional di dalam bidang entrepreneurship. Anda harus tahu bagaimana melakukannya.Anda tidak perlu menjadi entrepreneur sepenuhnya untuk berada di fase ini karena bisa dilakukan dengan bekerja pada seorang entrepreneur. Dengan begitu, Anda mengetahui bagaimana sebuah usaha dijalankan, menghasilkan laba, dan sebagainya. Singkatnya, siapapun bisa melakukan ini tanpa bermental entrepreneur.
Untuk memasuki tahapan selanjutnya, yaitu tahapan “to be entrepreneur” (menjadi entrepreneur), seseorang harus mengalami, yaitu mengalami penciptaan usaha yang baru. Dan tidak cuma usaha tersebut harus baru tetapi juga harus inovatif.
Dari ketiganya tadi, yang bisa menghasilkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat ialah yang ketiga, yaitu “to be”. Untuk belajar menjadi entrepreneur (berada dalam tahap “to be”), seseorang perlu mengalami penciptaan bisnis (business creation) dan bisnis yang diciptakan itu idealnya memiliki karakteristik inovatif. Bukan hanya menyalin atau meniru. Jika hanya bisa meniru yang sudah sukses, maka itu disebut dengan “replicative entrepreneur”.
'3 Fase Transformasi Menjadi Entrepreneur':
Artikel Bisnis Lainnya
- Mengapa Produk MLM Tidak Begitu Penting? Mary dan Dean R. Black dalam blognya deanrblack.com menyatakan 3 alasan utama mengapa produk MLM tidak penting: Seseorang bisa menghasilkan uang dengan produk MLM di dunia ini: Jika tidak ada orang yang mampu menghasilkan laba dari penjualan barang seperti itu, tidak mungkin ia ... Artikel Bisnis
- My Bento, Optimistis Bidik Pasar Menengah ke Bawah Dalam menghadapi persaingan bisnis, seorang entrepreneur harus cermat dalam membidik pasar yang sesuai dengan produk yang ditawarkannya. Dengan konsisten dalam menggali pasar yang telah ditentukan, sebuah bisnis bisa bertahan untuk bersaing dengan kompetitor bisnis sejenis yang telah mapan. ... Artikel Bisnis
- Agar Iklan Anda Efektif Dari mulut ke mulut ialah salah satu bentuk terbaik dari iklan, di mana seseorang yang sangat senang dengan produk atau layanan akan menyampaikan hal tersebut kepada kenalannya. Namun, kita tidak bisa hanya mengandalkan iklan dari mulut ke mulut. Beriklan tetap harus Anda lakukan untuk ... Artikel Bisnis
- Dymas Tunggul Panuju, Sukses Berawal dari Katering Mahasiswa Masa-masa perkuliahan memang acap kali ”merayu” para calon enterepreneur muda untuk memulai usahanya. Apalagi bagi mahasiswa yang terpaksa harus hidup merantau, dan harus bergantung pada uang kiriman orangtua. Kondisi tersebut mau tak mau akan memancing naluri berbisnis dari ... Artikel Bisnis
- Ban Bekas untuk Aneka Perkakas Di tangan Sukamto, ban-ban bekas yang awalnya hanyalah sampah dan limbah tak berguna bisa diolah menjadi aneka perkakas rumah tangga. Dari ban-ban bekas itu terciptalah sandal, keset, ember, kursi, ban andong, ayunan, dan pot tanaman hias. Semuanya terlihat apik dan unik. Pengusaha ban ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul 3 Fase Transformasi Menjadi Entrepreneur. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Kamis, 14 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "3 Fase Transformasi Menjadi Entrepreneur"
Posting Komentar