Senin, 07 Mei 2012 - 09:46:19 WIB
Bebaskan Diri Dari Hutang
Diposting oleh : septian - Dibaca: 468 kali
Utang saat ini menjadi gaya hidup kebanyakan orang, hampir separuh masalah yang ditemui adalah besarnya Debt Service Ratio atau Rasio Cicilan.
Mari kita lihat beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk membuat kita segera keluar dari pola hidup berutang:
1. Jujur pada diri sendiri.
Banyak orang hidup melebihi kemampuannya, berpenghasilan Rp 5 juta namun hidup dengan life style Rp 10 juta, sehingga tidak heran cashflow minus setiap bulan ditutupi dengan hutang kartu kredit, utang KTA, dan berbagai macam utang lainnya. Mungkin orang lain bisa kita bohongi dengan penampilan kita, pakaian, mobil dan gadget yang kita pakai, tapi hanya diri kita yang tahu sebenarnya kondisi keuangan kita.
2. Miliki Tujuan keuangan.
Saat diberi informasi bahwa untuk mencapai Dana Pensiun seorang klien, nilainya ternyata lebih kecil dari cicilan utangnya, ia menjadi lebih semangat untuk segera melunasi utang-utang konsumtif yang dimilikinya, begitu juga halnya dengan orang tua setelah tau berapa jumlah yang harus diinvestasi untuk Dana Pendidikan anaknya mereka menyesal telah menyia-nyiakan uang mereka untuk cicilan utang konsumtif selama ini.
3. Cek Aset yang kita miliki.
Ternyata banyak juga orang yang memiliki aset untuk melunasi utangnya namun memilih tidak melunasi. Coba bayangkan jika kita memiliki uang tunai di tabungan sebesar Rp 50 juta, namun memiliki hutang kartu kredit Rp 10 juta? Kita hanya mendapatkan return 3-4% per tahun, namun harus membayar bunga 2-4% per bulan atau 24-48% per tahun! Gunakan aset untuk melunasi utang dan alihkan cicilan utang anda untuk tabungan dan investasi yang benar.
4. Belajar berkata tidak.
Penawaran saat ini ada di mana-mana, masuk melalui sms, blackberry messenger, telepon, dari mulai menawarkan barang, usaha/bisnis, kartu kredit, investasi, asuransi, hutang KTA, dsb. Pada saat kita tidak bisa menolak sesuatu yang sebenarnya belum tentu kita butuhkan, maka konsekuensinya akan ada biaya yang harus dikeluarkan, dan bertambah sulit jika pembayaran dilakukan dengan autodebet credit card. Utang konsumtif bertambah tanpa akses dari kita dan rutin. Jadi tegaslah berkata tidak, lakukan transaksi di mana anda yang memiliki inisiatif.
5. Belajar berkata cukup.
Jika membeli satu barang saja sudah cukup maka kita tidak perlu membeli selusin barang yang sama, dengan alasan selagi ada diskon bagi pemegang kartu kredit tertentu. Diskon akan selalu ada, jadi tidak perlu kuatir, karena buat apa menumpuk barang yang belum tentu digunakan dalam waktu dekat bahkan kemungkinan bisa expired karena terlalu lama disimpan, ditumpuk dalam lemari atau gudang.
6. Tingkatkan penghasilan/income.
Terkadang untuk menjadi kreatif perlu tantangan, beban berat dari hutang sebenarnya bisa membuat seseorang menjadi lebih kreatif untuk mencari alternatif income tambahan yang bisa dimulai dengan usaha yang tidak memerlukan modal besar misal: bisnis online yang sesuai minat (fashion, photography, food, automotive, stamps, dll).
Jika kita bisa menyicil hutang konsumtif selama ini, yang based on experience jumlahnya tidak pernah kecil, maka sebenarnya tanpa anda sadari anda memiliki kemampuan besar untuk berinvestasi dan mencapai tujuan keuangan anda dimasa yang akan datang.
Diposting oleh : septian - Dibaca: 468 kali
Utang saat ini menjadi gaya hidup kebanyakan orang, hampir separuh masalah yang ditemui adalah besarnya Debt Service Ratio atau Rasio Cicilan.
Mari kita lihat beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk membuat kita segera keluar dari pola hidup berutang:
1. Jujur pada diri sendiri.
Banyak orang hidup melebihi kemampuannya, berpenghasilan Rp 5 juta namun hidup dengan life style Rp 10 juta, sehingga tidak heran cashflow minus setiap bulan ditutupi dengan hutang kartu kredit, utang KTA, dan berbagai macam utang lainnya. Mungkin orang lain bisa kita bohongi dengan penampilan kita, pakaian, mobil dan gadget yang kita pakai, tapi hanya diri kita yang tahu sebenarnya kondisi keuangan kita.
2. Miliki Tujuan keuangan.
Saat diberi informasi bahwa untuk mencapai Dana Pensiun seorang klien, nilainya ternyata lebih kecil dari cicilan utangnya, ia menjadi lebih semangat untuk segera melunasi utang-utang konsumtif yang dimilikinya, begitu juga halnya dengan orang tua setelah tau berapa jumlah yang harus diinvestasi untuk Dana Pendidikan anaknya mereka menyesal telah menyia-nyiakan uang mereka untuk cicilan utang konsumtif selama ini.
3. Cek Aset yang kita miliki.
Ternyata banyak juga orang yang memiliki aset untuk melunasi utangnya namun memilih tidak melunasi. Coba bayangkan jika kita memiliki uang tunai di tabungan sebesar Rp 50 juta, namun memiliki hutang kartu kredit Rp 10 juta? Kita hanya mendapatkan return 3-4% per tahun, namun harus membayar bunga 2-4% per bulan atau 24-48% per tahun! Gunakan aset untuk melunasi utang dan alihkan cicilan utang anda untuk tabungan dan investasi yang benar.
4. Belajar berkata tidak.
Penawaran saat ini ada di mana-mana, masuk melalui sms, blackberry messenger, telepon, dari mulai menawarkan barang, usaha/bisnis, kartu kredit, investasi, asuransi, hutang KTA, dsb. Pada saat kita tidak bisa menolak sesuatu yang sebenarnya belum tentu kita butuhkan, maka konsekuensinya akan ada biaya yang harus dikeluarkan, dan bertambah sulit jika pembayaran dilakukan dengan autodebet credit card. Utang konsumtif bertambah tanpa akses dari kita dan rutin. Jadi tegaslah berkata tidak, lakukan transaksi di mana anda yang memiliki inisiatif.
5. Belajar berkata cukup.
Jika membeli satu barang saja sudah cukup maka kita tidak perlu membeli selusin barang yang sama, dengan alasan selagi ada diskon bagi pemegang kartu kredit tertentu. Diskon akan selalu ada, jadi tidak perlu kuatir, karena buat apa menumpuk barang yang belum tentu digunakan dalam waktu dekat bahkan kemungkinan bisa expired karena terlalu lama disimpan, ditumpuk dalam lemari atau gudang.
6. Tingkatkan penghasilan/income.
Terkadang untuk menjadi kreatif perlu tantangan, beban berat dari hutang sebenarnya bisa membuat seseorang menjadi lebih kreatif untuk mencari alternatif income tambahan yang bisa dimulai dengan usaha yang tidak memerlukan modal besar misal: bisnis online yang sesuai minat (fashion, photography, food, automotive, stamps, dll).
Jika kita bisa menyicil hutang konsumtif selama ini, yang based on experience jumlahnya tidak pernah kecil, maka sebenarnya tanpa anda sadari anda memiliki kemampuan besar untuk berinvestasi dan mencapai tujuan keuangan anda dimasa yang akan datang.
'Bebaskan Diri Dari Hutang':
Artikel Bisnis Lainnya
- Inilah 10 Perusahaan Terbaik Versi ForbesForbes baru saja meluncurkan daftar perusahaan terbuka yang paling besar di dunia. Daftar perusahaan tersebut dinamakan Forbes Global 2000. Di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia berhasil menjadi yang terbaik. Menurut catatan Forbes, nilai kapitalisasi pasar BRI mencapai 18,37 miliar dollar AS per ... Artikel Bisnis
- Leon Berbisnis Sosial Lewat Koperasi Leonardo Kamilius masih berumur 26 tahun, namun keinginannya untuk membantu sesama yang berkekurangan sangat besar. Demi mewujudkan cita-citanya itu ia rela meninggalkan pekerjaannya sebagai konsultan di sebuah konsultan management internasional. Dengan modal tabungan hasil ... Artikel Bisnis
- Daripada Menjadi Karyawan, Lebih Baik InvestorSukses menabung? Ya, inilah saatnya kita ‘naik kelas’. Tidak ada salahnya, kita mulai belajar berinvestasi. Mohammad B Teguh, perencana keuangan syariah dari QM Financial, punya kiat tersendiri untuk kita yang berminat mulai investasi. ‘’Ingat, investasi ... Artikel Bisnis
- Harga Emas Akan Naik 21%Harga emas ditaksir akan naik 21 persen pada tahun 2012. Berarti harga emas akan memperpanjang kenaikannya menjadi 12 tahun berturut-turut. Kenaikan harga didorong oleh catatan rekor investor dalam berinvestasi emas dan adanya langkah bank sentral untuk menambah cadangan emasnya pertama kali ... Artikel Bisnis
- Mau Jadi Investor Atau Trader? Saham masih dipandang sebagai wahana investasi yang penuh dengan risiko. Namun, dengan memahami seluk beluk berinvestasi di saham Anda bisa menjadikan saham sebagai sarana membangun kekayaan di masa depan. Cerita soal Warren Buffet sering dijadikan contoh betapa saham bisa ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Bebaskan Diri Dari Hutang. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Rabu, 20 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Bebaskan Diri Dari Hutang"
Posting Komentar