Senin, 14 Mei 2012 - 09:24:17 WIB
Erik Arianto, Sukses dengan Kaktus
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 703 kali
Kaktus atau dalam bahasa ilmiahnya Ferocactus pilosus, tumbuhan endemik gurun pasir ini, harus diakui masih dianggap sebelah mata oleh sebagian masyarakat Indonesia. Berduri, berbahaya, dan tak sedap dipandang. Persepsi ini yang coba dirombak Erik Arianto, pemilik Erik Kaktus Suvenir Hijau. Lewat ketekunan dan naluri bisnisnya yang tinggi, pohon berduri ini disulap menjadi komoditas cendera mata nan eksotis.
”Kaktus sangat unik. Ia tahan terhadap cuaca ekstrem meskipun dengan perawatan yang minimal. Jenisnya pun beragam. Saat dijadikan tanaman hias dengan ukuran kecil, bentuknya unik dan lucu,” ujar Erik seperti dikutip dari Harian Kompas.
Berawal dari kecintaannya terhadap seluk-beluk flora, khususnya kaktus, Erik mulai meneliti taksonomi tanaman endemik wilayah Timur Tengah tersebut. Ternyata tak sulit merawat kaktus mini. Cukup diletakkan di bawah terik sinar matahari dan disiram seminggu sekali. Namun, temperatur ruangan harus tetap terjaga.
Menurut lelaki kelahiran Jakarta ini, selain sebagai tanaman hias, mulai 2008 ia merintis suvenir kaktus untuk berbagai acara, termasuk pernikahan. Eksperimen kaktus mini dikembangkan dengan mengawinkan dua atau lebih kaktus berbeda jenis.
Selain kaktus, tanaman yang biasa dijadikan suvenir, di antaranya, sekulen, sansivera, echeveira, adenium, dan anturium.
Sekayuh dua bahkan tiga pulau terlampaui. Selain menjadi ladang bisnis baru, Erik ingin memberi jawaban riil tentang kampanye go green yang banyak disuarakan pemerintah. Mengandalkan modal Rp 100.000, ia mulai survei ke sejumlah sentra pertanian. Langkahnya pun berlabuh di Kampung Cikidang, Maribaya, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Petani sayur di daerah itu diberdayakan menggarap potensi kaktus mini yang lebih menjanjikan. Ia juga membuat workshop di Jalan Mari- baya Km 2,5, Lembang.
Di sisi pemasaran, Erik lebih mengandalkan promosi online lewat internet. Ia membuat situs web www.erikkaktus.co.nr dan memasukkan foto-foto produknya ke jejaring sosial Facebook. Blog pribadinya pun jadi media pemasaran.
Dengan melibatkan 14 petani di Desa Cikidang, kapasitas produksi suvenir hijau Erik Kaktus rata-rata 2.000 buah per minggu. Harga suvenir kaktus Rp 2.750-Rp 7.750 per buah, sedangkan tanaman hias Rp 3.500-Rp 7.500 per buah. Dengan demikian, dapat diasumsikan omzet Erik Kaktus per bulan setidaknya Rp 43 juta.
Pengemasan suvenir juga serapi mungkin dengan tambahan tebaran batu zeolit warna-warni di sekitar tanaman. Anyaman bambu sebagai cantelan mempermudah tamu membawa suvenir. Kini pemasaran Erik Kaktus sudah menjangkau Sumatera dan Papua. Bahkan ia memiliki agen pemasaran, di antaranya di Kota Bogor, Palembang, Bima, Jayapura, Gorontalo, dan Makassar. Bisa disebut, dari tangan dingin pemuda ini, eksotisme pohon kaktus kembali disuguhkan secara elegan.
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 703 kali
Kaktus atau dalam bahasa ilmiahnya Ferocactus pilosus, tumbuhan endemik gurun pasir ini, harus diakui masih dianggap sebelah mata oleh sebagian masyarakat Indonesia. Berduri, berbahaya, dan tak sedap dipandang. Persepsi ini yang coba dirombak Erik Arianto, pemilik Erik Kaktus Suvenir Hijau. Lewat ketekunan dan naluri bisnisnya yang tinggi, pohon berduri ini disulap menjadi komoditas cendera mata nan eksotis.
Berawal dari kecintaannya terhadap seluk-beluk flora, khususnya kaktus, Erik mulai meneliti taksonomi tanaman endemik wilayah Timur Tengah tersebut. Ternyata tak sulit merawat kaktus mini. Cukup diletakkan di bawah terik sinar matahari dan disiram seminggu sekali. Namun, temperatur ruangan harus tetap terjaga.
Menurut lelaki kelahiran Jakarta ini, selain sebagai tanaman hias, mulai 2008 ia merintis suvenir kaktus untuk berbagai acara, termasuk pernikahan. Eksperimen kaktus mini dikembangkan dengan mengawinkan dua atau lebih kaktus berbeda jenis.
Selain kaktus, tanaman yang biasa dijadikan suvenir, di antaranya, sekulen, sansivera, echeveira, adenium, dan anturium.
Sekayuh dua bahkan tiga pulau terlampaui. Selain menjadi ladang bisnis baru, Erik ingin memberi jawaban riil tentang kampanye go green yang banyak disuarakan pemerintah. Mengandalkan modal Rp 100.000, ia mulai survei ke sejumlah sentra pertanian. Langkahnya pun berlabuh di Kampung Cikidang, Maribaya, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Petani sayur di daerah itu diberdayakan menggarap potensi kaktus mini yang lebih menjanjikan. Ia juga membuat workshop di Jalan Mari- baya Km 2,5, Lembang.
Di sisi pemasaran, Erik lebih mengandalkan promosi online lewat internet. Ia membuat situs web www.erikkaktus.co.nr dan memasukkan foto-foto produknya ke jejaring sosial Facebook. Blog pribadinya pun jadi media pemasaran.
Dengan melibatkan 14 petani di Desa Cikidang, kapasitas produksi suvenir hijau Erik Kaktus rata-rata 2.000 buah per minggu. Harga suvenir kaktus Rp 2.750-Rp 7.750 per buah, sedangkan tanaman hias Rp 3.500-Rp 7.500 per buah. Dengan demikian, dapat diasumsikan omzet Erik Kaktus per bulan setidaknya Rp 43 juta.
Pengemasan suvenir juga serapi mungkin dengan tambahan tebaran batu zeolit warna-warni di sekitar tanaman. Anyaman bambu sebagai cantelan mempermudah tamu membawa suvenir. Kini pemasaran Erik Kaktus sudah menjangkau Sumatera dan Papua. Bahkan ia memiliki agen pemasaran, di antaranya di Kota Bogor, Palembang, Bima, Jayapura, Gorontalo, dan Makassar. Bisa disebut, dari tangan dingin pemuda ini, eksotisme pohon kaktus kembali disuguhkan secara elegan.
'Erik Arianto, Sukses dengan Kaktus ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Anton, Sang Juragan Kelinci Hias Berawal dari hobi sejak 1997, Anton belajar mengembangbiakkan kelinci impor. Hingga saat ini, peternakan kelinci Anton mempunyai 30 jenis kelinci hias yang sudah dipasarkan hingga keluar Jawa. Kelinci hias tak sama dengan kelinci lokal atau yang biasa dikonsumsi. "Kelinci lokal ... Artikel Bisnis
- IBM Fokus Garap Sektor UKM Perusahaan piranti lunak IBM fokus garap pasar usaha kecil dan menengah. Targetnya, lewat kontribusi produk bagi segmen UKM, perusahaan dapat menumbuhkan pasar server dan storage melebihi pertumbuhan industri. Country Manager Systems & Technology Group IBM Indonesia Fetra Syahbana ... Artikel Bisnis
- Seni Menjual Mimpi ala Guy Kawasaki Menjual mimpi memiliki hubungan erat dengan evangelisme. Tak hanya berhubungan dengan keagamaan, menurut pemodal ventura dan pakar entrepreneurship terkemuka Guy Kawasaki, kata ‘evangelism’ ini berarti ‘membawa berita baik’. Jadi bisa dikatakan ... Artikel Bisnis
- Sukses Berkat Prinsip Berbagi Bagi Fatmah Bahalwan, kesuksesan tidak bisa diciptakan seorang diri. Ia membuktikannya dengan membuka seluruh resep masakan yang dipunyainya di dunia maya. Fatmah menceritakan kisahnya yang mendasarinya berbagi resep dengan banyak orang. Suatu hari, perempuan kelahiran Wonosobo, 15 ... Artikel Bisnis
- Bos Dagadu: "Entrepreneur Itu Ibarat Kepala Ayam"Brand atau identitas produk perlu dikembangkan agar berbeda dengan pesaing dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Direktur PT Aseli Dagadu Akhmad Noor Arief mengatakan bersaing dalam menjual produk tak lagi hanya berbicara harga, tetapi juga bersaing untuk menguasai cara berpikir ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Erik Arianto, Sukses dengan Kaktus . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Rabu, 27 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Erik Arianto, Sukses dengan Kaktus "
Posting Komentar