• HOME

Inilah Mitra Bisnis yang Harus Anda Hindari

Senin, 14 Mei 2012 - 09:43:51 WIB
artikel-bisnis Inilah Mitra Bisnis yang Harus Anda Hindari
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 561 kali

partner0112Ketika Anda ingin membangun usaha, Anda tentu membutuhkan rekan. Ia bisa datang dari keluarga, bisa pula dari teman yang memiliki kesamaan visi. Namun bahkan partner yang sudah sangat Anda kenal pun, bisa menggagalkan usaha Anda. Mengapa demikian? Boleh jadi karena ia terlalu menuntut sesuatu dari bisnis yang Anda jalankan.

Menurut Scott D. Gerber, CEO Gerber Entertainment dan kolumnis Young Entrepreneur, dari setiap kemitraan yang tumbuh subur, ada ribuan yang berjalan stagnan, bubar, tidak berfungsi, atau bahkan berakhir di pengadilan. Menuntut seorang partner untuk melakukan pekerjaan dasar saja bahkan bisa menyebabkan kemitraan menjadi bermasalah. Apakah Anda sudah menjalankan tugas Anda? Apakah Anda siap mempercayakan keamanan finansial Anda pada orang lain yang kepribadian, etos kerja, dan jiwa kewirausahaannya tidak teruji? Apakah ia memiliki visi yang sama dengan Anda, yaitu memberikan layanan terbaik untuk pelanggan, atau hanya ingin mencari keuntungan?

Sebelum Anda memutuskan memilih seseorang untuk menjadi partner usaha, simak beberapa tipe mitra bisnis terburuk yang sebaiknya dihindari.

Tipe karyawan

Mereka ini wirausahawan baru yang memiliki latar belakang kerja cukup baik. Namun mereka akan menuntut penghasilan yang cepat, mendapat penggantian biaya kesehatan, dan harus pulang ke rumah on time. Mereka tidak terlalu Mandiri, dan tidak tahu bagaimana harus mengembangkan bisnis tanpa instruksi dari Anda. Selain itu, jika bisnis tidak segera memperlihatkan hasilnya, mereka mudah menyerah dan berniat kembali bekerja di kantor. Habis, mereka kan butuh uang untuk membayar dana pendidikan anak?

Tip: Orang yang ogah rugi, yang tidak ingin memprioritaskan bisnisnya, tidak akan menjadi partner yang produktif. Jangan mengambil risiko dengan mengajak seorang teman yang tidak bisa berkomitmen mengenai waktu, energi, dan keuangan.

Tipe perfeksionis

Ia mau segalanya sempurna, sebelum menjadwalkan tanggal peluncuran produk secara resmi. Setiap saat ia akan meriset kompetitor, membangun studi-studi kasus di industri yang digelutinya, dan memperbaiki business plan-nya yang setebal 150 halaman. Orang yang perfeksionis ingin bisnis baru ini segera berjalan, tapi masih merasa ada sesuatu yang tidak berjalan baik. Ia akan mengadakan survei yang komprehensif dan mengirimkannya kepada kolega, teman-teman, dan keluarganya, untuk membantu mematangkan konsepnya.

Tip: Perencanaan yang baik saat ini selalu lebih baik daripada perencanaan sempurna yang dilakukan belakangan. Jauhkan diri dari orang yang suka menunda-nunda pekerjaan.

Tipe "selalu benar"

Ia selalu menjadi orang pertama yang mengatakan bahwa ia tak pernah salah. Kalimat favoritnya adalah, "Kalau aku sih...." Ia jarang mendiskusikan proses pembuatan keputusannya karena ia menganggap diskusi kadangkala bisa melemahkan. Ia senang merendahkan partner yang tidak setuju dengan pendapatnya, dan membuat keputusan tanpa memberitahukannya. Lucunya, ketika rencananya tidak berjalan sesuai kehendaknya, orang ini akan menyalahkan orang lain.

Tip: Komunikasi adalah kunci kesuksesan kemitraan. Anda perlu mencari orang yang bisa bekerja sama, bukan diktator.

Tipe CEO

Orang bertipe CEO selalu terdorong untuk memberitahu siapapun bahwa ia seorang CEO, meskipun nilai perusahaannya lebih rendah daripada yang dia gambarkan dalam kartu namanya. Ia senang menghadiri jamuan makan, menulis namanya dengan font yang indah, dan menyimpan majalah-majalah otomotif yang glossy di atas meja yang terjangkau pandangan pelanggannya. Yang tidak disukainya hanya bekerja.

Tip: Membangun image memang penting, tetapi perusahaan yang sukses tidak dibangun hanya dengan modal bicara atau kemewahan semacam itu. Hindari rekan kerja yang egois, yang hanya bisa bicara tanpa bekerja yang sesungguhnya.

Tipe pemimpi

Orang ini akan selalu mengatakan, "Suatu hari, kalau kita sudah kaya...." Ia selalu menyatakan keinginan untuk pensiun pada usia 40 tahun, dan bagaimana ia ingin menghabiskan tabungannya untuk traveling. Masalahnya, si pemimpi ini sesungguhnya tidak tahu bagaimana harus menjaga bisnisnya tetap berjalan bulan depan.

Tip: Tak ada yang salah dengan bermimpi. Namun kesuksesan dan penghasilan besar didapat dari kerja keras dan ketekunan, bukan mimpi siang bolong yang berlebihan. Seorang partner harus selalu positif dan optimis, namun ia juga harus fokus dan realistis.

Tipe penghambur

Ia selalu bersikap seolah perusahaan Anda telah berkembang besar seperti perusahaan dimana ia bekerja sebelumnya. Tipe ini tidak bisa hidup tanpa gaji dua digit, kantor yang rapi, dan segala fasilitas kesejahteraan karyawan yang lengkap. Uang tidak dianggap masalah ketika merasa harus menjamu relasi atau terbang dengan penerbangan first class. Ia juga dengan gampangnya mengundang Anda ke salah satu jamuan makan mewah yang dibayarnya dengan kartu kredit perusahaan.

Tip: Partner yang baik akan selalu bertanggung jawab dengan setiap rupiah yang digunakannya untuk perkembangan perusahaan, bukan gaya hidup pribadinya.

Tipe "masalah pribadi"

Partner semacam ini selalu saja mempunyai cerita sedih. Pada saat perusahaan Anda harus melakukan presentasi dalam suatu pertemuan kewirausahaan, anaknya sakit dan pembantu rumah tangganya sedang pulang kampung. Ia bersedia datang untuk pertemuan investor minggu depan, tetapi mertuanya sedang datang ke rumah dan harus ditemani. Kemudian, ia butuh uang untuk membayar uang muka pembelian rumah untuk adiknya, dan meminjam dari perusahaan untuk dicicil bulan depannya.

Tip: Anda tidak membangun bisnis untuk menjadi pengasuh anak atau psikiater. Kenali latar belakang seorang partner sebelum Anda menandatangani kontrak kerjasama dengannya. Diskusikan berbagai masalah, bisnis, kehidupan keluarga, hingga keuangan. Jika calon partner ini tampak bermasalah dalam hal integritas pribadi, sebaiknya segera cari penggantinya. (*/AS)
'Inilah Mitra Bisnis yang Harus Anda Hindari ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Siti Aisah Farida, Kreator Mainan Edukatif Statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dianggap kurang memberikan ruang. Hasrat untuk menjadi pebisnis jauh lebih mendorong batin Siti Aisah Farida. Tak pelak posisi yang dianggap bergengsi itupun rela ditinggalkan. Demi keinginan menjadi pebisnis. Seragam Korpri pernah dikenakan ... Artikel Bisnis

  • Bisnis Penerbangan Asia Bergejolak Bisnis penerbangan Asia dalam beberapa tahun terakhir memang tengah berada dalam turbulensi ketat (bergejolak). Buktinya, dua maskapai penerbangan penguasa Asia, Cathay Pasific dan Singapore Airlines, terus berupaya meraih untung di tengah penurunan jumlah penumpang. Bahkan, analis ... Artikel Bisnis

  • Bisnis Florist, Risiko Tinggi dengan Laba Besar Sekilas bisnis florist tampaknya berisiko tinggi bagi pemula. Sifat bunga yang cepat layu jadi penyebabnya, padahal belum tentu ada pesanan datang. Tapi risiko ini sebenarnya cukup sepadan jika melihat keuntungannya. Harga karangan bunga yang paling murah sudah mencapai Rp500.000. Padahal ... Artikel Bisnis

  • Tiga Cara Memilih Bidang Usaha Bagi sebagian Anda yang memiliki modal besar, menjalankan usaha apapun tentu tidaklah sulit. Namun, tidak semua calon pengusaha tahu usaha apa yang akan digelutinya. Jika Anda kebingungan memilih bidang usaha, Anda perlu menyimak tiga cara memilih bidang usaha berikut ini. 1. Mulai dari ... Artikel Bisnis

  • Erik Arianto, Sukses dengan Kaktus Kaktus atau dalam bahasa ilmiahnya Ferocactus pilosus, tumbuhan endemik gurun pasir ini, harus diakui masih dianggap sebelah mata oleh sebagian masyarakat Indonesia. Berduri, berbahaya, dan tak sedap dipandang. Persepsi ini yang coba dirombak Erik Arianto, pemilik Erik Kaktus Suvenir Hijau. ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Inilah Mitra Bisnis yang Harus Anda Hindari . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Rabu, 27 Februari 2013

Belum ada komentar untuk " Inilah Mitra Bisnis yang Harus Anda Hindari "

Posting Komentar