• HOME

Jatuh Bangun Pasangan Pendiri "Waroeng Steak"

Jatuh Bangun Pasangan Pendiri "Waroeng Steak"
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 575 kali

warung-steak-and-shakeBerhasil dalam hidup, merupakan impian setiap orang. Namun tidak semua orang mampu meraihnya. Tantangan, hambantan, dan kendala menjadi alasan untuk tidak berkembang. Hanya orang pilihan dengan semangat tinggi dan tidak mudah menyerahlah yang akan menjadi pemenang.
Bermodal kata kata penyemangat itulah pasangan muda, yakni Jody Brontosuseno dan Siti Hariyani meraih sukses. Keduanya sempat mengalami pasang surut dalam usaha sebelum akhirnya sukses memiliki 30 warung steak yang tersebar di beberapa kota. Seperti apakah kisahnya?
 
Hingga kini, banyak yang menganggap kalau makan steak itu mahal. Tapi nyatanya tidak sama sekali. Apalagi steak yang diolah oleh pasangan suami istri ini. Mereka berdua menemukan resep membuat steak enak yang bisa dinikmati oleh segmen menengah bawah.
 
Berbincang melalui pesawat telepon, Jody menceritakan perjalanan usahanya sejak tahun 1998. Sebelumnya, mereka sempat berjualan roti bakar, susu, hingga kaos partai musiman. Tapi akhirnya gulung tikar.
 
Beruntung keterpurukannya itu tidak lama. Mereka berdua segera banting stir menjadi pebisnis steak. Dengan modal awal Rp 8.000.000 dari sisa uang usaha sebelumnya, mereka merintis waroeng steak di teras kediamannya di Jalan Cendrawasih, Demangan, Yogyakarta . Dengan demikian mereka tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya sewa tempat.
 
Pada awal-awal, mereka pernah mengalami pengalaman yang sampai saat ini sulit untuk dilupakan. Dengan bermodalkan 5 hot plate dan 5 meja, padahal kursinya ada 20. "Sempat ada yang kecewa dengan minimnya fasilitas yang kami berikan. Dan kami juga pernah mendapatkan omzet sehari hanya Rp 30.000 saja," ujarnya.
 
Namun keadaan itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap terus berusaha. Berbagai strategi ditempuhnya, salah satunya  menyebarkan brosur dan memasang spanduk yang berisikan menu masakan yang dijamin serba murah.
 
Ditanya soal omzet, Jody enggan membeberkan nominal angkanya. Namun dari 30 warung stek yang sudah dibukanya mereka berhasil merekrut 800 karyawan. Ini bukti bahwa usaha mereka cukup sukses. Bahkan Jody mengaku dalam satu bulan minimal 1 oulet, bisa menghabiskan masing-masing 600 kg daging sapi dan ayam.
 
Jody mengakui sebagian besar pendapatannya digunakan untuk membuka cabang-cabang baru. Cabang-cabang baru waroeng steak ini biasanya sudah balik modal sekama 8 bulan saja. Selain itu, pendapatannya juga digunakan berinvestasi rumahmakan bakaran dengan menu aneka olahan ikan bakar yang kini memiliki 3 cabang di Yogyakarta . Tidak hanya itu saja, dia juga memiliki lapangan futsal yang disewakan, juga di Yogya.
 
Sukses mengembangakan 5 cabang waroeng steak di Yogya, membuat Jody dan Siti berkeinginan untuk membuka cabang di Jakarta . " Ada 2 cabang. 1 di Depok dan 1 lagi di Kalimalang. Alhamdulillah tidak pernah sepi," Ujar Jody bangga.
 
Hingga kini, 30 cabang waroeng steak sudah berhasil dibuka dan tersebar di daerah-daerah,. Seperti misalnya Bandung, Bogor, Semarang, Solo, Medan, dan Pekanbaru. Semua bangunanya berbentuk rumah makan permanen, yang memiliki kapasitas tempat duduk antara 50 hingga 100 orang.
 
Karena cabangnya lumayan banyak, Jody mengaku kesulitan untuk mengontrol Soalnya mereka tinggal di Yogjakarta. Dan mereka hanya mempercayakan kepada karyawannya saja.  Jody juga  tidak khawatir masalah mutu masakan, sebab karyawannya bisa memasak steak yang tentunya tidak kalah dari rasa steak buatan hotel bintang lima .
 
Bicara soal persaingan, Jody tidak terlalu risih. Jody yakin konsumen bisa memilih mana yang lebih murah antara Obonk Steak dengan tempatnya. Tentunya untuk mendapatkan harga jual yang sangat murah ini, ada trik tertentu yang dilakukannya. Dan akhirnya hal inilah yang menjadikan ciri khas waroeng steak miliknya itu. (gambar: Jogjawae.com/ *Septian)

'Jatuh Bangun Pasangan Pendiri "Waroeng Steak" ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Pasarkan Anyaman ke Eropa dan Amerika Pengusaha kerajinan jarang tergusur oleh industri modern. Soalnya, pekerjaan tangan tidak bisa digantikan mesin, bahkan mesin yang canggih sekali pun. Berkah itulah yang sekarang dinikmati Martini. Ibu seorang putri ini sudah sembilan tahun berbisnis kerajinan. Ia membuat beragam barang ... Artikel Bisnis

  • 5 Cara Efektif Kurangi Stres Saat Dirikan Bisnis Baru Memulai sebuah startup atau bisnis baru bisa menjadi salah satu sumber stres yang paling hebat dalam kehidupan seseorang. Jika Anda memiliki usaha baru sekarang, Anda tahu persis kondisinya. Maka dari itulah, penting bagi Anda untuk mengetahui cara-cara mengelola tingkat stres yang tinggi ... Artikel Bisnis

  • 10 Bekas Karyawan yang Sukses Berbisnis Kesuksesan setelah berhenti dari pekerjaan kantoran Anda memang bukan jaminan. Namun untuk beberapa orang bisa beruntung setelah mengatakan 'Saya berhenti". Dengan kerja keras dan kebulatan tekad, mereka kini bisa berbalik mendulang sukses. Berikut kisah sukses ... Artikel Bisnis

  • Belajar dari Starbucks Kopi boleh sama rasa tapi suasana menikmatinya akan memberikan pengalaman yang berbeda. Karena itu, menyebut Starbucks, tak cukup menggambarkan rasa kopinya, tetapi juga gambaran layanan yang dikerjakannya. Penulis buku The Starbucks Experience Joseph A. Michelli punya gambaran tentang ... Artikel Bisnis

  • Entrepreneur Juga Harus Nikmati Hidup ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Jatuh Bangun Pasangan Pendiri "Waroeng Steak" . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Selasa, 05 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Jatuh Bangun Pasangan Pendiri "Waroeng Steak" "

Posting Komentar