Rabu, 09 Mei 2012 - 10:40:19 WIB
Seni Menjual Mimpi ala Guy Kawasaki
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 452 kali

Menjual mimpi memiliki hubungan erat dengan evangelisme. Tak hanya berhubungan dengan keagamaan, menurut pemodal ventura dan pakar entrepreneurship terkemuka Guy Kawasaki, kata ‘evangelism’ ini berarti ‘membawa berita baik’. Jadi bisa dikatakan menjual mimpi adalah mengabarkan pada orang lain di sekitar kita tentang impian kita yang kita yakini akan menjadi kabar baik bagi mereka. Kabar baik ini bisa bermacam-macam isinya. Bila Anda seorang penggemar Apple, mungkin Anda akan memandang iOS dan Macintosh sebagai penyelamat hidup yang membuat Anda lebih produktif dan menikmati hidup.
Maka jika Anda memiliki sebuah produk atau jasa yang Anda anggap sebagai suatu berita baik untuk disebarluaskan ke sebanyak mungkin orang, kemudian dibutuhkan peran seorang ‘evangelist’ atau pembawa kabar. Pembawa kabar ini tidak selalu harus seseorang yang bermodal besar atau seseorang yang memiliki kedudukan kunci dalam sebuah korporasi besar. Mereka adalah semua orang yang meyakini bahwa produk atau jasa yang Anda tawarkan adalah salah satu hal yang bisa membuat dunia ini menjadi tempat untuk hidup yang lebih baik.
Dengan kata lain, cara untuk menjual impian Anda adalah dengan membuat orang lain yakin dengan apa yang Anda lakukan dan hasilkan. Dan buatlah mereka yakin bahwa Anda menjual semua itu bukan untuk semata-mata mengeruk keuntungan dari mereka tetapi menjadikan dunia ini lebih menyenangkan dan kehidupan menjadi lebih baik untuk dijalani.
Pekerjaan rumahbagi semua entrepreneur di dunia sekarang adalah bagaimana membuat orang lain yakin dengan apa yang Anda yakini dan membuat perubahan positif di lingkungan Anda dengan melalui usaha yang Anda dirikan. (*/Akhlis)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 452 kali
Menjual mimpi memiliki hubungan erat dengan evangelisme. Tak hanya berhubungan dengan keagamaan, menurut pemodal ventura dan pakar entrepreneurship terkemuka Guy Kawasaki, kata ‘evangelism’ ini berarti ‘membawa berita baik’. Jadi bisa dikatakan menjual mimpi adalah mengabarkan pada orang lain di sekitar kita tentang impian kita yang kita yakini akan menjadi kabar baik bagi mereka. Kabar baik ini bisa bermacam-macam isinya. Bila Anda seorang penggemar Apple, mungkin Anda akan memandang iOS dan Macintosh sebagai penyelamat hidup yang membuat Anda lebih produktif dan menikmati hidup.
Maka jika Anda memiliki sebuah produk atau jasa yang Anda anggap sebagai suatu berita baik untuk disebarluaskan ke sebanyak mungkin orang, kemudian dibutuhkan peran seorang ‘evangelist’ atau pembawa kabar. Pembawa kabar ini tidak selalu harus seseorang yang bermodal besar atau seseorang yang memiliki kedudukan kunci dalam sebuah korporasi besar. Mereka adalah semua orang yang meyakini bahwa produk atau jasa yang Anda tawarkan adalah salah satu hal yang bisa membuat dunia ini menjadi tempat untuk hidup yang lebih baik.
Dengan kata lain, cara untuk menjual impian Anda adalah dengan membuat orang lain yakin dengan apa yang Anda lakukan dan hasilkan. Dan buatlah mereka yakin bahwa Anda menjual semua itu bukan untuk semata-mata mengeruk keuntungan dari mereka tetapi menjadikan dunia ini lebih menyenangkan dan kehidupan menjadi lebih baik untuk dijalani.
Pekerjaan rumahbagi semua entrepreneur di dunia sekarang adalah bagaimana membuat orang lain yakin dengan apa yang Anda yakini dan membuat perubahan positif di lingkungan Anda dengan melalui usaha yang Anda dirikan. (*/Akhlis)
'Seni Menjual Mimpi ala Guy Kawasaki ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Sukses Berkat Prinsip Berbagi Bagi Fatmah Bahalwan, kesuksesan tidak bisa diciptakan seorang diri. Ia membuktikannya dengan membuka seluruh resep masakan yang dipunyainya di dunia maya. Fatmah menceritakan kisahnya yang mendasarinya berbagi resep dengan banyak orang. Suatu hari, perempuan kelahiran Wonosobo, 15 ... Artikel Bisnis
- Bos Dagadu: "Entrepreneur Itu Ibarat Kepala Ayam"Brand atau identitas produk perlu dikembangkan agar berbeda dengan pesaing dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Direktur PT Aseli Dagadu Akhmad Noor Arief mengatakan bersaing dalam menjual produk tak lagi hanya berbicara harga, tetapi juga bersaing untuk menguasai cara berpikir ... Artikel Bisnis
- Perajin Batik Perlu Utamakan Kualitas Perajin dan produsen batik Indonesia wajib meningkatkan kualitas seni melalui kreativitas, desain, motif, dan pewarnaan agar bisa bersaing di pasar global. Agus Muharram, Sekretaris Kemenkop dan UKM, mengatakan masih ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti mengikuti perkembangan isu ... Artikel Bisnis
- 10 Cara Kreatif Gunakan Pinterest untuk Bisnis Pinterest merupakan situs dengan perkembangan tercepat dalam sejarah yang bisa menarik pengunjung unik bulanan sebanyak 10 juta lebih. Ini lebih cepat dari Facebook, Twitter dan Google. Pinterest bagi pemilik bisnis kecil dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk lebih banyak menjaring ... Artikel Bisnis
- Norman Kamaru Bisnis Pakaian Wanita Tidak puas dengan dunia tarik suara, Norman Kamaru mulai membidik usaha fesyen sebagai bisnis barunya. Namun, usahanya tersebut tidak berada di Jakarta, melainkan Manado, Sulawesi Utara. "Alhamdulillah, sekarang ada bisnis kecil-kecilan di Manado. Butik, gaun cewek namanya ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Seni Menjual Mimpi ala Guy Kawasaki . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Minggu, 24 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Seni Menjual Mimpi ala Guy Kawasaki "
Posting Komentar