Jumat, 25 Mei 2012 - 09:17:41 WIB
5 Sikap yang Harus Dihindari Pemimpin
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 823 kali
Dwight Eisenhower, Presiden Amerika Serikat ke-34 pernah berujar, "Kepemimpinan adalah seni untuk membuat orang lain melakukan sesuatu yang Anda inginkan, dan membuatnya merasa ia ingin melakukan hal itu tanpa keterpaksaan."
Menurut Toddi Gutner, penulis di "The Wall Street Journal," kata-kata yang terucap dari Eisenhower tadi akan sangat bermakna bagi setiap pemilik bisnis kecil dan menengah.
Kata-kata tersebut di atas berbeda dari ujaran yang mengatakan, "Jika Anda ingin sesuatu berjalan dengan baik, lakukan sendiri." Menurut Toddi, kata-kata tersebut akan membuat pemilik perusahaan kecil dan menengah dalam masalah.
Masalah untuk mendelegasikan tugas adalah salah satu kesalahan manajemen dan kepemimpinan yang paling sering dilakukan oleh pemimpin perusahaan kecil dan menengah. Ketika kesalahan ini terjadi, mungkinkah diperbaiki? Berikut adalah beberapa pendapat para ahli mengenai opini dan cara pandang pemimpin perusahaan yang bisa membuat mereka dalam masalah.
Semuanya tentang saya
Dalam banyak kasus, para entrepreneur sangat berambisi terhadap perusahaan mereka, sehingga mereka kehilangan perspektif dan mencampuradukkan siapa diri mereka dengan bisnisnya. Gary Schuman, presiden CDL Consulting, firma konsultan kepemimpinan di New York mengatakan, "Ego si pemilik wirausaha seringkali menghalangi. Sehingga sulit untuk si pemilik perusahaan dan tim manajemennya menentukan arah untuk pertumbuhan perusahaannya. Sekali-sekali, pemimpin perusahaan perlu mengkaji ulang apa yang benar-benar berhasil dan apa yang tidak berjalan dengan baik. Disarankan untuk mendapatkan feedback informal dari wirausahawan lain. Atau, lebih baik lagi, sewa pelatih untuk membantu Anda mengenali kekuatan dan kelemahan diri sebagai pemimpin.
Tak ada yang lebih baik dari saya
Ini adalah salah satu penyebab masalah pada delegasi. Ini sangat mudah dimengerti, mengingat para entrepreneur biasanya memulai segala sesuatunya dari nol, dan ialah yang memegang kunci keputusan-keputusan penting. Namun adalah hal yang penting bagi pemilik perusahaan untuk menjadi orang yang berpengaruh, bukan orang yang mengontrol segalanya. Pemilik perusahaan perlu untuk mulai memercayai orang lain dan menyisihkan waktu membangun orang-orang di sekitarnya agar mereka pun bisa melatih peran yang lebih tinggi bagi mereka.
Visi saya adalah untuk tetap di bisnis
Seringkali pemimpin bisnis kecil terlalu ikut campur pada pekerjaan harian sehingga mereka sulit untuk menyusun langkah strategis ke depannya, mengenai arah perusahaan. Anda perlu mengambil waktu untuk melambatkan diri dan berefleksi, lalu pikirkan adrenalin untuk menjalankan bisnis ini. Hal ini kemudian menjadi hal yang penting untuk membangun bakat dan mendelegasikan tugas, sehingga para pemimpin bisnis kecil bisa melakukan tugasnya, yakni memimpin.
Ide saya adalah yang terbaik
Bisnis kecil tumbuh di sekitar kepribadian kuat dari para pemimpinnya, yang seringkali berarti, "sebuah lingkup kerja yang mengajar pegawainya untuk menjadi reaktif ketimbang proaktif". Dalam tempat kerja seperti ini, para pegawai seringkali sulit untuk mengungkapkan isi pikiran mereka. Anda bisa mengambil alih pikiran mereka, tetapi bukan hati mereka, padahal justru hati merekalah yang terpenting. Untuk menghindari kultur semacam ini, pemilik bisnis kecil harus menyiapkan level kepercayaan yang tinggi, dengan komunikasi dua arah, juga pembagian tanggung jawab dan peran yang sangat jelas. Pegawai harus merasa mereka bisa menyumbang saran dan ukuran untuk dikontrol. Mungkin kotak ide untuk pegawai bisa diciptakan agar para pegawai bisa menyumbangkan sarannya dan tidak selalu berkonsentrasi pada ide si pemilik saja, karena yang ada di lapangan dan berhadapan langsung dengan para konsumen adalah si pegawai
Saya tak perlu belajar bagaimana cara memimpin perusahaan
Salah satu pelajaran tersulit untuk dipelajari adalah, menjadi pemimpin yang efektif tak selalu datang alamiah. Banyak orang yang butuh bantuan mempelajarinya. Anda harus mau untuk terus belajar bertumbuh dan berkembang sesuai perubahan zaman. Karena, bisa saja kemampuan yang selama ini Anda anggap sudah benar dan baik, suatu saat bisa berubah menjadi hal yang tak lagi relevan atau dibutuhkan ketika perusahaan mulai berkembang. Karena itulah, mencari opini dari luar, belajar dari teman, membangun jaringan dari sesama pemilik usaha kecil, atau dari pelatih bisa membantu menambah wawasan mengenai kepemimpinan dan mengatur menyusun gol di masa depan yang baru. (*/dari berbagai sumber)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 823 kali
Menurut Toddi Gutner, penulis di "The Wall Street Journal," kata-kata yang terucap dari Eisenhower tadi akan sangat bermakna bagi setiap pemilik bisnis kecil dan menengah.
Kata-kata tersebut di atas berbeda dari ujaran yang mengatakan, "Jika Anda ingin sesuatu berjalan dengan baik, lakukan sendiri." Menurut Toddi, kata-kata tersebut akan membuat pemilik perusahaan kecil dan menengah dalam masalah.
Masalah untuk mendelegasikan tugas adalah salah satu kesalahan manajemen dan kepemimpinan yang paling sering dilakukan oleh pemimpin perusahaan kecil dan menengah. Ketika kesalahan ini terjadi, mungkinkah diperbaiki? Berikut adalah beberapa pendapat para ahli mengenai opini dan cara pandang pemimpin perusahaan yang bisa membuat mereka dalam masalah.
Semuanya tentang saya
Dalam banyak kasus, para entrepreneur sangat berambisi terhadap perusahaan mereka, sehingga mereka kehilangan perspektif dan mencampuradukkan siapa diri mereka dengan bisnisnya. Gary Schuman, presiden CDL Consulting, firma konsultan kepemimpinan di New York mengatakan, "Ego si pemilik wirausaha seringkali menghalangi. Sehingga sulit untuk si pemilik perusahaan dan tim manajemennya menentukan arah untuk pertumbuhan perusahaannya. Sekali-sekali, pemimpin perusahaan perlu mengkaji ulang apa yang benar-benar berhasil dan apa yang tidak berjalan dengan baik. Disarankan untuk mendapatkan feedback informal dari wirausahawan lain. Atau, lebih baik lagi, sewa pelatih untuk membantu Anda mengenali kekuatan dan kelemahan diri sebagai pemimpin.
Tak ada yang lebih baik dari saya
Ini adalah salah satu penyebab masalah pada delegasi. Ini sangat mudah dimengerti, mengingat para entrepreneur biasanya memulai segala sesuatunya dari nol, dan ialah yang memegang kunci keputusan-keputusan penting. Namun adalah hal yang penting bagi pemilik perusahaan untuk menjadi orang yang berpengaruh, bukan orang yang mengontrol segalanya. Pemilik perusahaan perlu untuk mulai memercayai orang lain dan menyisihkan waktu membangun orang-orang di sekitarnya agar mereka pun bisa melatih peran yang lebih tinggi bagi mereka.
Visi saya adalah untuk tetap di bisnis
Seringkali pemimpin bisnis kecil terlalu ikut campur pada pekerjaan harian sehingga mereka sulit untuk menyusun langkah strategis ke depannya, mengenai arah perusahaan. Anda perlu mengambil waktu untuk melambatkan diri dan berefleksi, lalu pikirkan adrenalin untuk menjalankan bisnis ini. Hal ini kemudian menjadi hal yang penting untuk membangun bakat dan mendelegasikan tugas, sehingga para pemimpin bisnis kecil bisa melakukan tugasnya, yakni memimpin.
Ide saya adalah yang terbaik
Bisnis kecil tumbuh di sekitar kepribadian kuat dari para pemimpinnya, yang seringkali berarti, "sebuah lingkup kerja yang mengajar pegawainya untuk menjadi reaktif ketimbang proaktif". Dalam tempat kerja seperti ini, para pegawai seringkali sulit untuk mengungkapkan isi pikiran mereka. Anda bisa mengambil alih pikiran mereka, tetapi bukan hati mereka, padahal justru hati merekalah yang terpenting. Untuk menghindari kultur semacam ini, pemilik bisnis kecil harus menyiapkan level kepercayaan yang tinggi, dengan komunikasi dua arah, juga pembagian tanggung jawab dan peran yang sangat jelas. Pegawai harus merasa mereka bisa menyumbang saran dan ukuran untuk dikontrol. Mungkin kotak ide untuk pegawai bisa diciptakan agar para pegawai bisa menyumbangkan sarannya dan tidak selalu berkonsentrasi pada ide si pemilik saja, karena yang ada di lapangan dan berhadapan langsung dengan para konsumen adalah si pegawai
Saya tak perlu belajar bagaimana cara memimpin perusahaan
Salah satu pelajaran tersulit untuk dipelajari adalah, menjadi pemimpin yang efektif tak selalu datang alamiah. Banyak orang yang butuh bantuan mempelajarinya. Anda harus mau untuk terus belajar bertumbuh dan berkembang sesuai perubahan zaman. Karena, bisa saja kemampuan yang selama ini Anda anggap sudah benar dan baik, suatu saat bisa berubah menjadi hal yang tak lagi relevan atau dibutuhkan ketika perusahaan mulai berkembang. Karena itulah, mencari opini dari luar, belajar dari teman, membangun jaringan dari sesama pemilik usaha kecil, atau dari pelatih bisa membantu menambah wawasan mengenai kepemimpinan dan mengatur menyusun gol di masa depan yang baru. (*/dari berbagai sumber)
'5 Sikap yang Harus Dihindari Pemimpin ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Raup Rezeki dari Air Minum Dilly Asril mengawali usaha air isi ulang karena keinginannya membantu masyarakat mendapatkan air minum yang bersih dan sehat. saat itu ia masih berstatus mahasiswa. Tak disangka, usaha dijalani setengah hati menjadi bisnis yang menjanjikan bagi dirinya. Pemilik Delima Water di Jalan ... Artikel Bisnis
- Abon Ikan Tuna yang Kaya Gizi Selama ini abon yang dikenal masyarakat kebanyakan berbahan baku daging sapi. Namun, abon yang satu ini cukup unik, karena dibuat dari ikan tuna. Abon yang dikembangkan UKM Khansa Food ini mampu merebut pasar di sejumlah negara di antaranya Jepang, Malaysia, dan Singapura. Pemilik UKM ... Artikel Bisnis
- 30 Merek Paling Unggul di Dunia Millward Brown merilis daftar 100 Merek Paling Bernilai 2012, Selasa (22/5/2012) ini. Apple masih menjadi pemuncak daftar tersebut dengan nilai 182,951 juta dollar AS. Adapun urutan kedua ditempati oleh IBM yang berhasil menggeser Google dengan nilai merek 115,985 juta dollar AS. Google ... Artikel Bisnis
- Inilah Tanda Bisnis Anda dalam Bahaya Jika ingin berhasil berbisnis, Anda tidak boleh mengabaikan peringatan bahaya yang mengancam roda bisnis Anda. Dengan kata lain, jangan membiarkan masalah tersebut berkembang menjadi lebih serius. Pastikan mata dan telinga Anda terbuka, sebab beberapa sinyal bahaya yang menngancam bisnis ... Artikel Bisnis
- Terus Berjuang, Kunci Sukses Dolly Andrian Memiliki banyak jenis usaha menjadikan pelajaran tersendiri bagi Dolly Andrian Firmandjaja. Bagi orang lain tentu akan merasa iri dengan banyaknya bisnis yang digeluti Dolly. Namun bagi ia sendiri setiap pekerjaan yang digarapnya adalah hasil bidikan peluang dan kesempatan, meski diakui ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul 5 Sikap yang Harus Dihindari Pemimpin . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 11 Maret 2013

Belum ada komentar untuk "5 Sikap yang Harus Dihindari Pemimpin "
Posting Komentar