• HOME

Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli

Selasa, 29 Mei 2012 - 09:35:08 WIB
artikel-bisnis Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli
Diposting oleh : d4nu    - Dibaca: 366 kali

Jika kran di di dapur staf rusak dan tidak ada orang yang memperbaikinya, kolega-kolega akan mulai merasa diabaikan oleh pemimpin. Seperti memperbaiki jendela yang rusak dalam sebuah rumah, memperbaiki hal-hal kecil yang rusak membantu tetap terjaganya kebanggaan bersama sebagai sebuah masyarakat yang dimiliki orang-orang yang tinggal di sebuah lingkungan yang sama.

helping-ent09Dalam sebuah makalah terkenal berjudul “Broken Windows” , James Q. Wilson dan George L. Kelling (akademisi dan ahli ilmu politik) mengemukakan sebuah ide bahwa kegagalan untuk memperbaiki hal-hal kecil dalam daerah yang dihuni sebuah masyarakat memberikan sinyal bahwa tidak seorang pun peduli dengan mereka. Bahkan anggota masyarakat yang biasanya berprilaku baik dan taat aturan bisa melakukan sesuatu yang destruktif saat keadaan mulai memburuk.

“Psikolog sosial dan polisi cenderung sependapat bahwa jika sebuah jendela dalam gedung dalam keadaan rusak dan dibiarkan tidak diperbaiki, semua jendela lain juga segera akan rusak. Ini bisa terjadi baik di lingkungan yang terawat dengan baik atau kurang baik. Kerusakan jendela biasanya tidak selalu terjadi dalam jumlah besar karena beberapa daerah dihuni oleh orang-orang yang suka merusak jendela sementara daerah lain dihuni oleh orang-orang yang suka dengan jendela. Tetapi ini lebih disebabkan oleh asumsi bahwa satu jendela yang tidak segera diperbaiki akan mengurimkan sinyal bahwa tidak ada orang yang peduli. Dan maka dari itu, merusak jendela-jendela lainnya tidak akan mengakibatkan konsekuensi apa-apa… propertiyang tidak terpelihara menjadi sasaran empuk bagi orang-orang yang suka berbuat iseng atau menjarah dan bahkan bagi orang-orang yang biasanya tidak akan berkeinginan untuk melakukannya dan yang mungkin menganggap diri mereka sendiri taat hukum.”

Direktur Utama BBC Greg Dyke mewujudkan pemikiran ini dalam tindakan nyata saat ia memutuskan untuk mengunjungi kantor-kantor BBC di luar London yang sering diabaikan oleh manajemen.

“Saya pergi ke kantor-kantor BBC yang tidak pernah dikunjungi selama beberapa dekade. Saya menemukan bahwa beberapa staf kami sedang bekerja dalam gedung yang sudah tidak bisa digunakan beberapa tahun sebelumnya. Saya teringat mengunjungi gedung kami di Leicester, yang menjadi kantor pusat bagi BBC Leicester dan the Asian Network. Saya mengatakan betapa jeleknya gedung itu. Saya diberitahu bahwa jika saya berpendapat gedung itu buruk, saya harus menunggu hingga saya pergi ke Stoke. Saat saya akhirnya tiba di Stoke, saya amat terkejut. Gedungnya tidak seburuk yang dikatakan. Namun empat tahun kemudian BBC Radio Stoke pindah ke gedung yang lebih baik. Kami juga pindah ke gedung baru di Sheffield dan mulai menata tempat kerja kami yang baru di Birmingham, Leeds, Hull, Liverpool, Glasgow, dan akhirnya Leicester. Kami juga merenovasi gedung-gedung BBC di seluruh penjuru Inggris Raya.”
Hal-hal kecil itu penting. Para kolega tidak akan bisa memiliki strategi atau prakarsa baru jika beberapa aspek kehidupan kerja sehari-hari yang kecil tetapi penting meyakinkan mereka bahwa para kolega tidak dihargai dengan baik. Membiarkan hal-hal kecil ini tidak diperbaiki akan menimbulkan akibat-akibat yang mengejutkan. Orang-orang yang sebelumnya berprilaku baik mulai memperlakukan dengan kurang hormat atau bahkan nekat melakukan aksi vandalisme. Memperbaiki hal-hal kecil juga menimbulkan efek yang tidak sepadan. Sedikit usaha dan pengeluaran membuat orang yakin bahwa pemimpin sebetulnya memiliki kepedulian. (*/Akhlis)

'Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Tim Penilai Waralaba DibentukKecemasan peminta bisnis waralaba akan lebih berkurang. Hingga kini, kita bisa temui banyak bisnis yang menawarkan peluang waralaba atau peluang bisnis dengan dalih waralaba yang menguntungkan. Pembentukan tim penilai waralaba oleh Kementerian Perdagangan RI akan mengatasi kecemasan ... Artikel Bisnis

  • Tentang Proses Inovasi   Sebagian besar hasil inovasi berasal dari pencarian peluang baru yang berguna bagi banyak orang dan dilakukan secara sadar. Proses ini terjadi dari analisis sumber peluang baru. Peter Drucker mengemukakan bahwa karena inovasi merupakan hal yang bersifat konseptual ... Artikel Bisnis

  • Jatuh Bangun Grup Ciputra Dirikan Kota Baru di HanoiTantangan membangun kota baru di luar negeri lebih besar dibandingkan membangun properti di dalam negeri. Di Indonesia, banyak orang sudah mengenal nama Ciputra Group dan brand Ciputra berkualitas baik. Tapi di luar nnegeri? Banyak yang belum mengetahui siapa Ciputra dan bagaimana produk ... Artikel Bisnis

  • 20 Cara Pembayaran Alternatif Pengganti PaypalPaypal adalah sarana pembayaran yang paling lazim digunakan di dunia bisnis online sekarang ini. Namun sayangnya di Indonesia belum banyak orang yang menggunakannya. Ingin tahu apa yang menjadi pengganti Paypal jika Anda seorang pemilik bisnis kecil, penjual online, dan pekerja ... Artikel Bisnis

  • Muhammad Ridho Indra, Tawarkan Konsep Sabun Ramah Lingkungan Menjadi seorang entrepreneur sering kali menjadi awal sebuah perjuangan seseorang anak muda dalam memperjuangkan idealismenya dalam memanfaatkan peluang bisnis. Tidak selalu soal profit yang besar, seorang entrepreneur muda juga berharap bisnis yang ia jalankan bisa juga berguna bagi banyak ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Kamis, 14 Maret 2013

Belum ada komentar untuk "Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli "

Posting Komentar