• HOME

Bisakah Menjamin Datangnya Konsumen secara Otomatis Setelah Produk Selesai?

Selasa, 30 April 2013 - 09:14:35 WIB
artikel-bisnis Bisakah Menjamin Datangnya Konsumen secara Otomatis Setelah Produk Selesai?
Diposting oleh : admineciputra    - Dibaca: 796 kali

Salah satu faktor terpenting yang menyebabkan kegagalan perusahaan ialah para konsumen prospektif yang tidak bisa menemukan produk yang dibutuhkan. Separuh jumlah bisnis kecil yang ada mengalami kegagalan karena saat “mereka membangunnya”, para konsumen tidak mendatanginya. Masalah utama yang dialami banyak perusahaan ialah bahwa pengambilan keputusan konsumen tidak pernah dianggap penting. Ini karena pada saat membeli, konsumen tidak menyadari sepenuhnya bahwa mereka memiliki hak untuk menentukan.
 
Michelle Middleton, Direktur Marketing Communications di Dex One mengatakan “agar bisa bertahan dalam dunia digital  masa kini, bisnis-bisnis lokal harus tampak di mata konsumen tempat dan waktu saat mereka mengambil keputusan untuk membeli.”
 
Para pakar mengatakan bahwa di masa lalu, dibutuhkan 7 kekuatan marketing dalam hal prospek untuk mengingat solusi perusahaan. Kini dengan semua banjir informasi yang melanda kita melalui Internet, dibutuhkan  setidaknya puluhan staf. Pada kenyataannya, para konsumen sekarang ini menggunakan hampir 8 alat media berbeda untuk meneliti pembelian di toko-toko lokal sebelum memutuskan membeli. Hampir 70% pencarian tersebut, mulailah secara online agar bisa ditemukan pelanggan dan dipilih oleh mereka dan menyingkirkan pesaing Anda.”
 
Sangat penting untuk mengembangkan visibilitas di semua kanal  yang menggunakan Optimasi Mesin Pencari (SEO), search engine marketing (SEM) dan alat media sosial yang bervariasi. Namun apakah teknik lainnya yang bisa digunakan usaha kecil menengah untuk mengembangkan program marketing untuk menjadi lebih mudah ditemukan dan menarik perhatian saat konsumen siap untuk membeli?
 
1. Buat merek yang mudah menarik perhatian
Ini membuat perusahaan berbeda dari pesaing lain yang sejenis. Shel Horowitz mengatakan bahwa periode awal mengenai bisnis menulis resume, kartu namanya mengatakan, “Resume Profesional, Terjangkau dalam Waktu Singkat” Orang akan mengetahui dengan mudah bagaimana kami berbeda dan bagian “dalam waktu singkat” memiliki daya tarik bagi calon konsumen.
 
2. Hubungkan dengan masalah konsumen
Justin Palmer menawarkan program bantuan perbaikan yang membantu pasien yang tidak memiliki asuransi untuk membiayai pengobatan mereka. Target program marketingnya ialah kantor-kantor dokter tempat pasien disarankan untuk menjalani pengobatan medis yang begitu mahal hingga mereka tak sanggup membiayainya.
 
3. Jangan hanya menjual
Untuk bisa tetap terhubung dengan konsumen agar Anda selalu siap melayani saat mereka siap membeli, kirimkanlah informasi yang berguna bagi mereka via email setiap minggunya. Ingatlah, ini bukan hanya mengenai upaya untuk menjual produk semata. Ini mengenai bagaimana memberikan sesuatu yang berguna sehingga calon konsumen Anda mengetahui siapa Anda dan dapat memulai membangun hubungan yang penuh kepercayaan dengan Anda.
 
4. Gunakan promosi offline
Banyak perusahaan yang tidak memiliki bentuk kantor fisik namun peluang untuk beriklan tersebar banyak. Misalnya, seorang guru matematika mengumpulkan pendapatan sampingan dengan menjual iklan di kuis dan soal latihan yang tertayang di laman situs/ blognya. Leran Dahari menggunakan DropCards tempat ia menjatuhkan secara sengaja uang kertas yang sekilas mirip dollar asli dengan nama situsnya tertulis di sana. Triknya ini banyak menarik perhatian orang yang lewat karena mereka cenderung memungut uang kertas 100 dollar saat melihatnya sekilas tergeletak di lantai.
 
5. Menjadi pakar
Berbicaralah atau menulislah untuk kelompok-kelompok bisnis dengan lebih sering. Ini akan membantu memfokuskan pesan perusahaan Anda dan gagasan prinsip utama bisnis Anda. Kristen Simmons membidik 25 blog dalam bidang kepakarannya dengan menawarkan menulis artikel sebagai blogger tamu. Banyak pemilik bisnis kecil menengah yang menggunakan HARO (Help A Reporter) untuk menemukan jenis-jenis peluang ini. Mudah untuk membuat podcast dan meminta kesempatan interviu dengan pakar lain (yang membuat Anda menjadi pakar dengan dasar hubungan) dengan menggunakan Blog Talk Radio.
 
6. Bandingkan diri dengan perusahaan besar
Jimmy Rodriguez di 3dcart yakin bahwa Anda perlu mengiklankan bagaimana perusahaan Anda memiliki perbedaan dari pesaing lain yang jauh lebih besar. Ia memberikan grafik perbandingan antara solusi mereka dan milik pesaing untuk “menyederhanakan proses pengambilan keputusan bagi konsumen mengevaluasi penyedia ecommerce yang berbeda”. Mereka sangat efektif dalam peringkat mesin pencari yang organik dan juga sebagai landing page untuk upaya marketing mesin pencarian.
 
7. Hubungkan dengan tujuan yang lebih besar dan mulia
Carrie Schwinof memutuskan untuk memberikan kembali pada tujuan yang lebih mulia. "Kami memberikan sumbangan pada mereka yang kami rasa bisa menuai manfaat besar dari produk kami, dan meski tidak memberikan keuntungan finansial, kami berharap menyebarkan kata mengenai produk kami dan jenis perusahaan apa yang kami miliki." (*AP) Sumber: Eciputra.com 

'Bisakah Menjamin Datangnya Konsumen secara Otomatis Setelah Produk Selesai? ':

Artikel Bisnis Lainnya

Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Bisakah Menjamin Datangnya Konsumen secara Otomatis Setelah Produk Selesai? . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Rabu, 24 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Bisakah Menjamin Datangnya Konsumen secara Otomatis Setelah Produk Selesai? "

Posting Komentar