Selasa, 28 Mei 2013 - 09:02:08 WIB
Cornelius Vanderbilt: Entrepreneur di Masa Awal Industri Amerika Serikat
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 616 kali
Vanderbilt lahir tanggal 27 Mei 1794 di Port Richmond, Staten Island, New York, Amerika Serikat. Ia mulai bisnis kapal feri penumpangnya di pelabuhan laut New York di tahun 1810 dengan satu kapal saja. Kemudian ia menambahkan sejumlah kapal feri lain selama pecahnya Perang Dunia 1812 untuk menyuplai permintaan pemerintah untuk digunakan di luar teritori AS saat berperang.
Ia menjual kapal-kapal ferinya sebagai modal untuk bekerja sebagai kapten kapal uap (181829) kemudian mendirikan perusahaan kapal uapnya sendiri. Kapal uap miliknya ini beroperasi di sepanjang aliran Sungai Hudson.
Dengan mental wirausaha nya yang cemerlang, ia menerapkan sebuah strategi agar konsumen tertarik menggunakan jasa kapal uapnya, yaitu dengan memberikan potongan harga tiket penumpang dan menawarkan akomodasi yang terbilang mewah. Tak heran ia menjadi penguasa di jalur lalu lintas sungai tersebut masa itu.
Vanderbilt yang makin makmur berkat kecerdikan bisnisnya itu terus berekspansi. Ia menyediakan sarana transportasi sepajang pesisir pantai timur AS. Di tahun 1846, ia pun menyandang gelar jutawan.
Ia mendirikan perusahaan baru: Accessory Transit Co. yang menyediakan jasa transportasi penumpang komersial dan barang-barang dari kota New York yang perdagangannya ramai ke negara bagian California, tempat ladang emas berada, melalui Nikaragua.
Kepiawaiannya berentrepreneurship tak pelak menaklukkan para pesaingnya. Dan pesaing-pesaing ini akhirnya harus bertekuk lutut dengan membayar lebih tinggi di tahun 1858.
Perusahaan milik Vanderbilt tak hanya puas di sektor transportasi air, mereka kemudian melirik potensi di transportasi darat khususnya jalur kereta api yang berpotensi bisnis tinggi. Ia mengakuisisi sebagian besar saham di New York and Harlem Railroad sehingga berhak mengendalikannya.
Setelah kalah dari perselisihan bisnis dalam memperebutkan kendali atas Erie Railroad (1868), ia membeli dan mengkonsolidasikan Sungau Hudson dan jalur kereta api pusat New York (1869).
Saat ia meninggal tanggal 4 Januari 1877 di New York, Vanderbilt memiliki kekayaan total lebih dari 100 juta dollar. Jumlah aset sebesar itu adalah yang paling besar yang pernah dimiliki satu orang di Amerika Serikat saat itu.
Vanderbilt mewariskan hampir semua hartanya pada sang anak laki-laki William H. Vanderbilt, yang kemudian tercatat berperan besar dalam memperluas jangkauan jaringan New York Central, mengakuisisi jalur kereta api lainnya dan menggandakan harta keluarganya. (berbagai sumber/*Akhlis)
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 616 kali
Cornelius Vanderbiltdikenal sebagai seorang Komodor yang banyak dikenal masyarakat Amerika Serikat kala itu. Ia adalah sosok pebisnis tangguh Amerika dan sekaligus filantropis yang berhasil membangun kerajaan bisnisnya dalam bidang perkapalan dan jalur rel kereta api.
Vanderbilt juga berjasa dalam bidang akademi karena ia mendirikan Vanderbilt University yang dinamai sesuai nama belakangnya. Ia menghibahkan 1 juta dollar AS untuk pendirian Vanderbilt University.
Vanderbilt lahir tanggal 27 Mei 1794 di Port Richmond, Staten Island, New York, Amerika Serikat. Ia mulai bisnis kapal feri penumpangnya di pelabuhan laut New York di tahun 1810 dengan satu kapal saja. Kemudian ia menambahkan sejumlah kapal feri lain selama pecahnya Perang Dunia 1812 untuk menyuplai permintaan pemerintah untuk digunakan di luar teritori AS saat berperang.
Ia menjual kapal-kapal ferinya sebagai modal untuk bekerja sebagai kapten kapal uap (181829) kemudian mendirikan perusahaan kapal uapnya sendiri. Kapal uap miliknya ini beroperasi di sepanjang aliran Sungai Hudson.
Dengan mental wirausaha nya yang cemerlang, ia menerapkan sebuah strategi agar konsumen tertarik menggunakan jasa kapal uapnya, yaitu dengan memberikan potongan harga tiket penumpang dan menawarkan akomodasi yang terbilang mewah. Tak heran ia menjadi penguasa di jalur lalu lintas sungai tersebut masa itu.
Vanderbilt yang makin makmur berkat kecerdikan bisnisnya itu terus berekspansi. Ia menyediakan sarana transportasi sepajang pesisir pantai timur AS. Di tahun 1846, ia pun menyandang gelar jutawan.
Ia mendirikan perusahaan baru: Accessory Transit Co. yang menyediakan jasa transportasi penumpang komersial dan barang-barang dari kota New York yang perdagangannya ramai ke negara bagian California, tempat ladang emas berada, melalui Nikaragua.
Kepiawaiannya berentrepreneurship tak pelak menaklukkan para pesaingnya. Dan pesaing-pesaing ini akhirnya harus bertekuk lutut dengan membayar lebih tinggi di tahun 1858.
Perusahaan milik Vanderbilt tak hanya puas di sektor transportasi air, mereka kemudian melirik potensi di transportasi darat khususnya jalur kereta api yang berpotensi bisnis tinggi. Ia mengakuisisi sebagian besar saham di New York and Harlem Railroad sehingga berhak mengendalikannya.
Setelah kalah dari perselisihan bisnis dalam memperebutkan kendali atas Erie Railroad (1868), ia membeli dan mengkonsolidasikan Sungau Hudson dan jalur kereta api pusat New York (1869).
Setelah membeli Lake Shore dan Michigan Southern Railroad (1873), Vanderbilt sukses menyediakan layanan transportasi KA pertama di rute New York dan Chicago.
Saat ia meninggal tanggal 4 Januari 1877 di New York, Vanderbilt memiliki kekayaan total lebih dari 100 juta dollar. Jumlah aset sebesar itu adalah yang paling besar yang pernah dimiliki satu orang di Amerika Serikat saat itu.
Vanderbilt mewariskan hampir semua hartanya pada sang anak laki-laki William H. Vanderbilt, yang kemudian tercatat berperan besar dalam memperluas jangkauan jaringan New York Central, mengakuisisi jalur kereta api lainnya dan menggandakan harta keluarganya. (berbagai sumber/*Akhlis)
'Cornelius Vanderbilt: Entrepreneur di Masa Awal Industri Amerika Serikat':
Artikel Bisnis Lainnya
- Delapan Langkah Dasar Berinvestasi Tips Berinvestasi Setiap kali gajian, Anda langsung menyisihkan gaji untuk ditabung dan membayar tagihan asuransi. Anda bahkan hanya menyisakan 40-50 persen untuk menopang biaya hidup, bertahan hidup dari satu hari gajian menunggu hari gajian yang akan datang. Dengan kata lain ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Sejarah Wal-Mart: Fenomena Besar di Dunia Ritel Sebagaimana apa yang dialami perusahaan raksasa lainnya yang mengalami perubahan yang begitu banyak dalam dunia bisnis , Wal-Mart memiliki sebuah kisah sukses yang diakui banyak kalangan menginspirasi mereka untuk menjadi sebesar perusahaan ritel ini. ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Richard Branson tentang Membangun Kerajaan Bisnis Sir Richard Branson merenungkan, hampir 4 dekade setelah peluncuran perusahaan rekaman Virgin Records membuatnya terkenal dalam skala global, Branson berada di Los Angeles untuk menerima Grammy Award khusus dalam rangka kontribusinya kepada industri ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Kreativitas Itu Penting Untuk Mendorong Kemajuan Bisnis Artikel Bisnis Kreativitas ternyata bukan hanya untuk bisnis yang masuk dalam kelompok ekonomi kreatif semata. Ya, bila bicara soal fashion, musik, film dan sebagainya yang kini digolongkan sebagai ekonomi kreatif , terkesan bahwa sisi kreativitas lebih berguna untuk jenis bisnis ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Tips Menghitung Bunga Kartu Kredit Anda Tips Berwirausaha Uang plastik alias kartu kredit saat ini oleh sebagian orang dianggap sebagai sumber masalah. Banyak dari pemegang kartu kredit hanya mengerti bagaimana menggunakan kartu kredit namun sebaliknya yang bersangkutan tidak memahami bagaimana ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Cornelius Vanderbilt: Entrepreneur di Masa Awal Industri Amerika Serikat. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 22 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Cornelius Vanderbilt: Entrepreneur di Masa Awal Industri Amerika Serikat"
Posting Komentar