Selasa, 10 September 2013 - 08:56:55 WIB
Belajar Dari Strategi Pemasaran K-24
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 300 kali

Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 300 kali
Di mana ada kemauan, pasti ada jalan. Tamsil kuno inilah yang mengantarkan kesuksesan Gideon Hartono untuk membesarkan Apotek K-24.
Gideon lulus kuliah dengan gelar dokter pada 1990. Ia pun tertarik menjadi dokter spesialis mata. Sayang, pemerintah Orde Baru "memangkas" kesempatan bagi warga keturunan China untuk berkembang. Gideon pun akhirnya hanya menjadi dokter di Puskesmas Gondokusuman II, Yogyakarta. "Saya melayani pengemis, pengasong, tukang becak," ujar dia.
Nah, ide mendirikan apotek muncul ketika suatu malam ia kesulitan mencari obat karena tak ada apotek yang buka. Dari situ, Gideon ingin memiliki apotek yang buka 24 jam sehari dengan obat yang komplet. "Modalnya sekitar Rp 400 juta. Sebagian dari tabungan hasil lomba fotografi yang pernah saya ikuti," kata dia.
Sebelum membuka apotek pertamanya itu, Gideon sama sekali tidak melakukan riset pasar. Ia juga tidak ambil pusing apakah apoteknya nanti diterima atau tidak oleh konsumen. Ia hanya mengandalkan tekad. "Saya tidak punya latar belakang pendidikan ekonomi. Manajemen bisnis saya pelajari dari buku-buku," ujar Gideon.
Maka, beroperasi jugalah apotek yang bernama Komplet-24 (K-24) pada 2002. Komplet artinya lengkap, dan 24 adalah waktu buka. Dia membuat logo apotek dengan tiga warna yang mewakili keragaman suku dan budaya di Tanah Air. "Hijau menandakan masyarakat dominan muslim, merah berarti kaum nasrani, dan kuning untuk kaum Tionghoa," papar Gideon.
Ternyata dalam perjalanannya, masyarakat menerima kehadiran Apotek K-24. Sejak buka pertama kali pada 24 Oktober 2002 di Jalan Magelang, Yogyakarta, jumlah pengunjung terus meningkat. Keberhasilan apotek pertama itu memacu semangat Gideon untuk membuka apotek baru di tempat lain. Pada 2003, Gideon pun menambah dua outlet K-24 lagi di Jalan Gejayan dan Jalan Kaliurang.
Dua tahun kemudian, persisnya pada 24 Februari 2005, ia mulai melebarkan sayap ke Semarang. "Saat itu semua sudah diwaralabakan," kata dia.
Gideon mengaku tidak mengira jika potensi pasar apotek di Yogyakarta dan Semarang begitu besar. Ini terlihat dari omzet setiap outlet terus meningkat. Saat ini, setiap gerai berhasil mencatat transaksi antara 350-500 item obat setiap bulan dengan nilai penjualan antara Rp 250 juta-Rp 300 juta.
Tapi, saat itu Gideon tidak mau serakah mengambil keuntungan dari obat yang dijualnya. Padahal, kalau mau ia bisa melahap margin hingga 40% dari omzet. "Saya hanya mengambil sekitar 17% sampai 25% saja. Sisanya biar konsumen yang menikmati," cetus Gideon.
Sumber: ciputraentrepreneurship.com/domestic-company/belajar-dari-strategi-pemasaran-k-24 'Belajar Dari Strategi Pemasaran K-24':
Artikel Bisnis Lainnya
- Kiat Memasarkan Produk Bisnis Lewat You Tube Sekarang ini sudah banyak orang yang mengecap ketenaran lewat YouTube. Sebut saja penyanyi Justin Bieber, Lady Gaga, ataupun dari negeri sendiri seperti duet Audrey-Gamaliel dan video klip lip-sync Shinta-Jojo. Namun sebenarnya tak hanya ketenaran selebritas saja yang ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- LG, dari Bisnis Radio Menjelma Jadi Raksasa Elektronik Suasana stan LG Electronics di Seoul, Korea LG Electronics merupakan perusahaan multinasional dari Korea Selatan. LG tercatat sebagai perusahaan asal Negeri Gingseng kedua terbesar dalam bidang perangkat elektronika dan terbesar ketiga di dunia di bidang bisnis yang sama. ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 6 Ide Berbisnis dari Rumah Jika kita ingin sekali punya bisnis sendiri atau ingin meluangkan banyak waktu bersama keluarga, memulai bisnis rumahan mungkin menjadi solusi sempurna. Ada banyak pilihan ketika kita ingin memulai bisnis sendiri mulai dari menjual barang kerajinan sampai nge-blog. ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 3 Kiat Berhenti dari Pekerjaan Anda Jika Anda berpikir untuk meninggalkan pekerjaan Anda sekarang sebagai karyawan, ingatlah bahwa bagaimana Anda berhenti dari posisi sekarang akan sedikit banyak berdampak pada langkah Anda selanjutnya. Bagi Anda yang ingin berhenti untuk menjadi entrepreneur, mengundurkan diri ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Pentingnya Melamun Bagi Entrepreneur Sebagai bagian dari masyarakat yang hidup di era teknologi, pastinya kita telah melihat beberapa inovasi yang demikian besar dan mengubah kehidupan umat manusia, dengan banyak orang percaya kita telah melihat yang terbaik yang diberikan oelh teknologi. Namun, yang terbaik ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Belajar Dari Strategi Pemasaran K-24. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Selasa, 10 September 2013

Belum ada komentar untuk " Belajar Dari Strategi Pemasaran K-24"
Posting Komentar