Selasa, 02 April 2013 - 09:30:20 WIB
Chocodot, Cokelat Isi Dodol dari Kiki Gumelar
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 922 kali
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 922 kali
Kiki Gumelar, pengusaha muda ini berhasil meraih UKM Award 2010, untuk kategori inovasi produk. Chocodot, atau cokelat isi dodol, dinilai dewan juri sebagai produk yang inovatif.
Penghargaan itu memotivasi saya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi daerah Garut melalui kuliner, sekaligus mengajak generasi muda mengembangkan potensi dirinya. Penghargaan ini membuktikan bahwa orang muda dari kota kecil pun bisa menjual kreativitasnya," kata Kiki Gumelar, pemilik usaha UD Tama Cokelat kepada Warta Kota, seusai menerima penghargaan UKM Award 2010 dari Wakil Presiden Boediono pada acara pembukaan pameran ‘Trade Expo Indonesia dan Pangan Nusa 2010’ di Jakarta Expo Kemayoran, baru-baru ini.
Kiki sebenarnya baru mengembangkan usahanya itu satu tahun yang lalu. Tetapi tak disangka perkembangannya melesat cepat berkat kerja keras dan kreativitasnya. Kreasi pertamanya adalah chocodot, di-launching pada 17 Juli 2009. "Sampai saat ini, saya sudah menghasilkan sembilan produk," katanya.
Kiki sampai saat ini sudah memiliki empat outlet yang semuanya berada di Garut. "Tapi, pembelinya 80 persen adalah orang Jakarta dan Bandung yang datang ke Garut. Hanya 20 persen, pembelinya orang Garut," kata Kiki yang hobi makan itu.
Selain chocodot, Kiki Gumelar yang akrab disapa Aa Gumelar itu mempunyai produk lainnya seperti, brodol alias brownies isi dodol; gagel alias Garut geulis cokelat, yaitu cokelat isi cream buah dengan kemasan besek tradisional; dan Van Java Cokelat, yaitu cokelat dengan rasa rempah-rempah khas Parahyangan.
Untuk produk yang disebutkan terakhir itu, Kiki memiliki berbagai varian rasa, seperti, cokelat rasa bandrek, bajigur, beras cikor, sekuteng, jahe, cabai hingga kacang.
Kiki mengatakan, saat ini produksinya mencapai lima ton cokelat dan dua ton dodol/bulan untuk membuat berbagai produk pangan itu. "Saya juga memasarkan chocodot dan yang lainnya lewat internet. Pembelinya dari berbagai daerah, termasuk dari Singapura," kata Kiki.
Ketika masih bekerja sebagai orang kantoran, Kiki pernah bermimpi ingin memiliki usaha sendiri pada usia 30 tahun. Tapi, dia baru berani keluar dari zona aman itu setelah tujuh tahun bekerja. "Saya bersyukur dapat mewujudkan cita-cita itu," kata pria kelahiran Garut yang pada tanggal 17 November 2010 berusia 30 tahun.
Kiki mengaku, keinginannya yang kuat untuk pulang kampung, berkumpul dengan orangtuanya dan ikut membangun Garut, membawanya menggeluti dunia bisnis.
"Tadinya hanya iseng, belum fokus pada bisnis. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu dan tidak punya pekerjaan lagi, akhirnya saya serius membangun usaha ini," kata Kiki.
Sebelumnya, Kiki pernah bekerja di Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. Di Kota Gudeg itu, dia sudah bekerja selama lima tahun, bahkan sudah memiliki rumah dan keluarga. Kiki juga mengaku, faktor lain yang memaksanya berpikir pulang kampung karena dia bercerai dengan istrinya.
Musibah yang dihadapinya itu dapat disikapi dengan positif dan membangun kembali masa depannya. Buktinya, Kiki dapat bangkit hingga berhasil meraih berbagai penghargaan. Antara lain, meraih Garut Award 2010 bidang inovasi produk buah tangan Garut pada Agustus 2010.
Kiki mengaku, sejak awal dia ingin mengembangkan potensi daerah Garut. Oleh karena hobinya makan, dia ingin mengembangkan dunia kuliner .
"Dengan menerapkan strategi blue ocean, saya berupaya bikin produk yang unik berbasis dodol supaya saya tidak punya saingan. Di situlah, saya ketemu ide bikin cokelat isi dodol," katanya.
Lewat chocodot, Kiki ingin mengajak masyarakat mengonsumsi dodol dengan cara berbeda. Sebab, dodolnya dibalut cokelat. "Mungkin anak muda sudah tak suka dodol. Tapi mereka kan suka cokelat. Itulah cara saya mengangkat kembali kejayaan dodol dengan cara kreatif," katanya.
Setelah eksperimen selama satu bulan membuat chocodot dinilainya berhasil, Kiki nekat untuk memulai usaha nya. Tanpa banyak pikir panjang, dia mulai mengontrak rumah untuk tempat usahanya. Lalu, membeli peralatan produksi serta membuat brosur dan kartu nama.
"Modal awal usaha itu, berasal dari kartu kredit sebesar Rp 17 juta. Lalu, saya juga dipercaya orang untuk ngutang bahan baku cokelat senilai Rp 25 juta. Dengan membaca bismillah, saya jalan, saya yakin berhasil," ujarnya.
Ternyata usaha dan kreativitas Kiki terbukti membuahkan hasil. "Untuk mulai usaha, jangan terlalu banyak mikir. Lakukan saja," kata Kiki semangat. (*/Warta Kota) Sumber: Eciputra.com Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net
Kiki sebenarnya baru mengembangkan usahanya itu satu tahun yang lalu. Tetapi tak disangka perkembangannya melesat cepat berkat kerja keras dan kreativitasnya. Kreasi pertamanya adalah chocodot, di-launching pada 17 Juli 2009. "Sampai saat ini, saya sudah menghasilkan sembilan produk," katanya.
Kiki sampai saat ini sudah memiliki empat outlet yang semuanya berada di Garut. "Tapi, pembelinya 80 persen adalah orang Jakarta dan Bandung yang datang ke Garut. Hanya 20 persen, pembelinya orang Garut," kata Kiki yang hobi makan itu.
Selain chocodot, Kiki Gumelar yang akrab disapa Aa Gumelar itu mempunyai produk lainnya seperti, brodol alias brownies isi dodol; gagel alias Garut geulis cokelat, yaitu cokelat isi cream buah dengan kemasan besek tradisional; dan Van Java Cokelat, yaitu cokelat dengan rasa rempah-rempah khas Parahyangan.
Untuk produk yang disebutkan terakhir itu, Kiki memiliki berbagai varian rasa, seperti, cokelat rasa bandrek, bajigur, beras cikor, sekuteng, jahe, cabai hingga kacang.
Kiki mengatakan, saat ini produksinya mencapai lima ton cokelat dan dua ton dodol/bulan untuk membuat berbagai produk pangan itu. "Saya juga memasarkan chocodot dan yang lainnya lewat internet. Pembelinya dari berbagai daerah, termasuk dari Singapura," kata Kiki.
Ketika masih bekerja sebagai orang kantoran, Kiki pernah bermimpi ingin memiliki usaha sendiri pada usia 30 tahun. Tapi, dia baru berani keluar dari zona aman itu setelah tujuh tahun bekerja. "Saya bersyukur dapat mewujudkan cita-cita itu," kata pria kelahiran Garut yang pada tanggal 17 November 2010 berusia 30 tahun.
Kiki mengaku, keinginannya yang kuat untuk pulang kampung, berkumpul dengan orangtuanya dan ikut membangun Garut, membawanya menggeluti dunia bisnis.
"Tadinya hanya iseng, belum fokus pada bisnis. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu dan tidak punya pekerjaan lagi, akhirnya saya serius membangun usaha ini," kata Kiki.
Sebelumnya, Kiki pernah bekerja di Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. Di Kota Gudeg itu, dia sudah bekerja selama lima tahun, bahkan sudah memiliki rumah dan keluarga. Kiki juga mengaku, faktor lain yang memaksanya berpikir pulang kampung karena dia bercerai dengan istrinya.
Musibah yang dihadapinya itu dapat disikapi dengan positif dan membangun kembali masa depannya. Buktinya, Kiki dapat bangkit hingga berhasil meraih berbagai penghargaan. Antara lain, meraih Garut Award 2010 bidang inovasi produk buah tangan Garut pada Agustus 2010.
Kiki mengaku, sejak awal dia ingin mengembangkan potensi daerah Garut. Oleh karena hobinya makan, dia ingin mengembangkan dunia kuliner .
"Dengan menerapkan strategi blue ocean, saya berupaya bikin produk yang unik berbasis dodol supaya saya tidak punya saingan. Di situlah, saya ketemu ide bikin cokelat isi dodol," katanya.
Lewat chocodot, Kiki ingin mengajak masyarakat mengonsumsi dodol dengan cara berbeda. Sebab, dodolnya dibalut cokelat. "Mungkin anak muda sudah tak suka dodol. Tapi mereka kan suka cokelat. Itulah cara saya mengangkat kembali kejayaan dodol dengan cara kreatif," katanya.
Setelah eksperimen selama satu bulan membuat chocodot dinilainya berhasil, Kiki nekat untuk memulai usaha nya. Tanpa banyak pikir panjang, dia mulai mengontrak rumah untuk tempat usahanya. Lalu, membeli peralatan produksi serta membuat brosur dan kartu nama.
"Modal awal usaha itu, berasal dari kartu kredit sebesar Rp 17 juta. Lalu, saya juga dipercaya orang untuk ngutang bahan baku cokelat senilai Rp 25 juta. Dengan membaca bismillah, saya jalan, saya yakin berhasil," ujarnya.
Ternyata usaha dan kreativitas Kiki terbukti membuahkan hasil. "Untuk mulai usaha, jangan terlalu banyak mikir. Lakukan saja," kata Kiki semangat. (*/Warta Kota) Sumber: Eciputra.com Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net
'Chocodot, Cokelat Isi Dodol dari Kiki Gumelar ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Anda Gagal di Dunia Kerja? Jangan Takut Karena Itu Saatnya Berwirausaha Merasa familiar dengan slogan ini ? “Bosan jadi pegawai” atau “Bosan jadi orang gajian” atau “Bosan jadi karyawan” atau banyak slogan-slogan lain yang senada ? Sebagian diantaranya adalah judul sebuah program televisi yang ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Raup Rupiah dari Kreasi Jilbab Kendati usianya baru menginjak 22 tahun, sosok Tsummandana Wulan Setyoningrum beken sebagai perancang jilbab modis nan trendi asal Semarang, Jawa Tengah. Berkat kreasi jilbabnya ini, nama Wulan dan perusahaannya, Miulan Hijab, melambung. Dalam merancang jilbab, Wulan ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Menekan Tingkat Pengembalian Produk Meskipun pendekatan tradisional pengembalian produk tidak lagi efektif dalam skenario pasar sekarang, tingkat pengembalian produk yang sangat tinggi juga tidak sehat. Tigkat pengembalian produk yang tinggi tentu menunjukkan adanya suatu kesalahan dalam perusahaan, entah itu dalam ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 4 Sikap dalam Menciptakan Peluang UsahaSebelum melangkah ke dunia usaha , wajar bila sebagian besar calon entrepreneurs merasa bingung memilih bidang usaha yang sekiranya cocok dijadikan peluang. Namun tak semua entrepreneur seperti itu. Beberapa diantara mereka ada yang mampu menciptakan sendiri peluang usaha dan sukses ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 3 Tips Kuasai Ketrampilan Baru bagi Entrepreneur Semua Artikel Luasnya cakupan entrepreneurship membuat kita harus belajar banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Tentu ini merupakan tantangan yang demikian besar bagi siapa saja yang berniat menjadi entrepreneur. Mereka harus berani menerobos zona nyaman dengan ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Chocodot, Cokelat Isi Dodol dari Kiki Gumelar . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 09 September 2013

Belum ada komentar untuk " Chocodot, Cokelat Isi Dodol dari Kiki Gumelar "
Posting Komentar