Kamis, 19 April 2012 - 09:29:39 WIB
Cinta Produk Sendiri Dorong Entrepreneurship Berkembang
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 753 kali
CE News, Jakarta – Entrepreneurship di Indonesia memiliki potensi yang demikian tinggi. Akan tetapi, sejumlah faktor penghalang justru datang dari bangsa Indonesia sendiri. Ketidakpercayaan atau ketidakyakinan dengan kemampuannya sendiri. Contohnya sebuah hasil penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berupa pepaya yang berkualitas. Saat dijual ke pasar dengan nama khas Indonesia, konsumen tidak begitu meminati. Ironisnya saat dibanderol dengan merek lain yang berbau luar negeri, animo konsumen terhadap pepaya tersebut naik lebih baik daripada sebelumnya.
Hal ini dinyatakan oleh Menristek Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muh. Hatta, MS sesaat sebelum membuka GIST startup boot camp di Gedung 2 BPPT Thamrin Jakarta pagi ini (18/4). Menurutnya masyarakat Indonesia perlu mengubah pola pikir tersebut agar bisa memajukan entrepreneurship dan menumbuhkan lebih banyak entreprener baru.
Menristek juga menekankan bahwa kurangnya inovasi dalam berbagai bidang di tanah air menjadikan bangsa Indonesia kurang bisa memaksimalkan manfaat yang bisa digali dari sumber daya melimpah yang dimiliki.
“Di Bangkok, saya menemukan banyak produk bebatuan yang bagus dan digemari banyak orang. Saat saya bertanya kepada seorang penjual bebatuan tempat mereka melatih para pekerja yang membuat bebatuan yang digemari itu. Saya terkejut karena tempat tersebut ialah Banjarmasin,” ujar Hatta.
Di tanahair sendiri, ironisnya bebatuan tersebut kurang diminati sebagaimana yang terjadi di Thailand. Apa yang membuatnya berbeda? “Penjual tersebut berkata “inovasi”,”lanjut Hatta. Para pelaku usaha tersebut melakukan inovasi berupa survei pasar yang bisa digunakan sebagai alat untuk mengetahui minat konsumen sehingga saat dijual tak heran bebatuan yang sudah diolah oleh pekerja terlatih menjadi laku keras.
Di sinilah letak pentingnya peran inovasi. Bahannya bisa jadi sama, pembuatnya bisa jadi juga sama, tetapi jika unsur inovasi ditambahkan, muncul perbedaan.
Sumber daya yang tersedia melimpah, lanjut Hatta, juga menjadi faktor penghambat lainnya dalam pengembangan entrepreneurship di Indonesia. “Sumber daya alam yang melimpah membuat bangsa Indonesia menjadi manja,” Hatta mengatakan. Untuk mengurangi hal tersebut, kita perlu gunakan teknologi untuk menambah nilai tambah (added value).
Boot camp GIST yang dibuka oleh Menrsitek hari ini akan berlangsung hingga besok (19/4) di Gedung BPPT Thamrin. Sejumlah sesi mentoring dan networking disiapkan. Di akhir boot camp besok, akan dipilih pemenang yang akan diberi peluang untuk bertandang ke AS musim gugur tahun ini. Enam entrepreneur dengan peringkat tertinggi lainnya berhak ikut serta dalam program mentoring selama 3 bulan. Namun, tak hanya sampai di sana, seperti kata Hatta, program ini juga akan berlanjut lebih jauh dengan berbagai tindak lanjut.(*AP)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 753 kali
Hal ini dinyatakan oleh Menristek Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muh. Hatta, MS sesaat sebelum membuka GIST startup boot camp di Gedung 2 BPPT Thamrin Jakarta pagi ini (18/4). Menurutnya masyarakat Indonesia perlu mengubah pola pikir tersebut agar bisa memajukan entrepreneurship dan menumbuhkan lebih banyak entreprener baru.
Menristek juga menekankan bahwa kurangnya inovasi dalam berbagai bidang di tanah air menjadikan bangsa Indonesia kurang bisa memaksimalkan manfaat yang bisa digali dari sumber daya melimpah yang dimiliki.
“Di Bangkok, saya menemukan banyak produk bebatuan yang bagus dan digemari banyak orang. Saat saya bertanya kepada seorang penjual bebatuan tempat mereka melatih para pekerja yang membuat bebatuan yang digemari itu. Saya terkejut karena tempat tersebut ialah Banjarmasin,” ujar Hatta.
Di tanahair sendiri, ironisnya bebatuan tersebut kurang diminati sebagaimana yang terjadi di Thailand. Apa yang membuatnya berbeda? “Penjual tersebut berkata “inovasi”,”lanjut Hatta. Para pelaku usaha tersebut melakukan inovasi berupa survei pasar yang bisa digunakan sebagai alat untuk mengetahui minat konsumen sehingga saat dijual tak heran bebatuan yang sudah diolah oleh pekerja terlatih menjadi laku keras.
Di sinilah letak pentingnya peran inovasi. Bahannya bisa jadi sama, pembuatnya bisa jadi juga sama, tetapi jika unsur inovasi ditambahkan, muncul perbedaan.
Sumber daya yang tersedia melimpah, lanjut Hatta, juga menjadi faktor penghambat lainnya dalam pengembangan entrepreneurship di Indonesia. “Sumber daya alam yang melimpah membuat bangsa Indonesia menjadi manja,” Hatta mengatakan. Untuk mengurangi hal tersebut, kita perlu gunakan teknologi untuk menambah nilai tambah (added value).
Boot camp GIST yang dibuka oleh Menrsitek hari ini akan berlangsung hingga besok (19/4) di Gedung BPPT Thamrin. Sejumlah sesi mentoring dan networking disiapkan. Di akhir boot camp besok, akan dipilih pemenang yang akan diberi peluang untuk bertandang ke AS musim gugur tahun ini. Enam entrepreneur dengan peringkat tertinggi lainnya berhak ikut serta dalam program mentoring selama 3 bulan. Namun, tak hanya sampai di sana, seperti kata Hatta, program ini juga akan berlanjut lebih jauh dengan berbagai tindak lanjut.(*AP)
'Cinta Produk Sendiri Dorong Entrepreneurship Berkembang ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Elemen Dasar Membuka Pet Store Jika Anda pecinta binatang dan ingin memiliki bisnis yang stabil dan menguntungkan, toko hewan peliharaan alias pet shop bisa menjadi salah satu pilihan bisnis Anda. Pet shop merupakan bisnis yang sederhana dan mudah dikelola. Bisnis ini menjanjikan keuntungan yang lumayan. Berikut ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Maksimalkan Bisnis Online Anda dengan eBay Situs eBay banyak direkomendasikan oleh para ahli bisnis online karena peluang keuntungan yang sangat besar. Bahkan sangat baik bagi para pelaku bisnis online pemula sekalipun. Kelebihan eBay adalah kita bisa masuk dan menjumpai kesempatan menjual kepada jutaan pembeli tanpa susah-susah ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Raup Untung dari Akuarium Bermula dari hobi, Willy Aristaking mampu menghasilkan puluhan juta rupiah sebulan dari bisnis aquascape. Ia mulai menjadikan aquascape sebagai ladang bisnis sejak mengikuti pameran di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2010. Saat itu, "Langsung ada yang pesan, jadilah terus saya ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Mengenal Bisnis Afiliasi Bisnis afiliasi adalah salah satu bentuk dari bisnis online yang dilakukan dengan cara menjualkan atau mereferensikan sebuah produk dari produsen yang nantinya akan dijual kepada konsumen dengan bantuan seorang perantara. Perantara dalam penjualan ini disebut dengan makelar atau sales atau ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 5 Kesalahan Fatal dalam Berbisnis Gagal dalam berbisnis memang momok menakutkan. Sering dikatakan bahwa lebih dari separuh bisnis baru, gagal di tahun pertama. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Menurut Small Business Association (SBA), hanya sekitar 30 persen dari bisnis baru yang gagal di dua tahun pertama, 50 persen ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Cinta Produk Sendiri Dorong Entrepreneurship Berkembang . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Minggu, 22 September 2013

Belum ada komentar untuk "Cinta Produk Sendiri Dorong Entrepreneurship Berkembang "
Posting Komentar