Rabu, 15 Mei 2013 - 10:01:05 WIB
Mengapa KPR Anda Ditolak?
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1410 kali

Tak semua orang berhasil dalam pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR). Lantaran minimnya pengetahuan, banyak pemohon melakukan beberapa kesalahan dalam pengajuan KPR tersebut.
Umumnya, ada tujuh kesalahan biasa terjadi dalam pengajuan KPR. Agar kesalahan itu tidak terjadi atau terulang kembali pada Anda, ada beberapa uraian berikut bisa Anda simak:
Satu bank
Umumnya, pemohon KPR mengajukan pinjaman hanya ke satu bank. Yang terjadi, ketika permohonan tersebut ditolak, pemohon akan sedih dan stres. Setelah itu, tak jarang mereka enggan lagi untuk mencoba mengajukan KPR.
Untuk itu, ada baiknya pemohon mengajukan permohonan kredit lebih dari satu bank, atau minimal ke empat bank sekaligus. Ini sangat berguna ketika salah satu bank menolak, masih ada kemungkinan berhasil di tiga bank lainnya. Pengajuan ke lebih dari satu bank pun menunjukkan Anda memang serius ingin meminjam uang.
Takut berhutang
Tak sedikit orang takut berhutang atau hanya ingin meminjam uang dengan nilai paling kecil dengan waktu paling pendek. Padahal, jika dihitung lagi, jangka waktu pengembalian uang lebih panjang akan meringankan pemohon kredit, karena harga properti dipastikan akan terus naik, sementara biaya cicilan tidak berubah.
Tak punya uang
Umumnya, orang meminjam uang pada saat kondisinya sedang tidak punya uang. Orang beranggapan, bahwa berutang hanya akan membuat usahanya menurun sehingga mereka baru memutuskan berhutang setelah usahanya bangkrut.
Sebaliknya, bank hanya memberikan pinjaman kepada orang yang memiliki uang. Karena dengan begitu, pemohon tentu bisa membayar cicilan hutangnya.
Nilai tunai
Banyak orang menabung setelah dikurangi pengeluaran. Dengan demikian, tabungan bergantung dari besaran pengeluaran yang berbeda-beda setiap bulannya.
Ternyata, cara ini kurang tepat, karena bank hanya melihat nilai tunai yang dihasilkan setiap bulannya, bukan besar atau kecilnya pengeluaran. Terus-menerus melakukan kebiasaan ini tentu akan mengurangi penilaian bank terhadap si pemohon KPR.
Lebih baik tunai
Boleh jadi, banyak orang menganggap membayar secara tunai lebih baik ketimbang mencicil atau berhutang pada bank. Begitu tabungan mencukupi, barulah orang membeli rumah .
Memang, cara tersebut tidak sepenuhnya salah. Hanya, begitu tabungan sudah dirasa cukup, sementara harga properti terus naik, akhirnya rumah tetap tidak terbeli.
Menganggap bank musuh, bukan rekanan
Sampai saat ini, tak sedikit orang menganggap bank adalah "musuh", bukan rekanan. Akibatnya, orang akan berkutat pada keyakinan, bahwa bank sebagai organisasi jahat atau rentenir, dan stigma buruk lainnya. Stigma negatif ini tidak baik diteruskan bila akhirnya Anda harus berhutang kepada bank.
Tak perlu koneksi
Hal terakhir yang bisa disebut kesalahan si pemohon adalah meminjam uang di bank harus memiliki koneksi atau kenalan dekat yang bekerja di bank bersangkutan. Nyatanya, bank punya mekanisme yang terbuka luas dan umum bagi siapa saja. Selama syarat si pemohon disepakati oleh bank, KPR pasti disetujui. (as/kompas.com)
Eciputra.com , Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1410 kali
Bisnis Properti
Tak semua orang berhasil dalam pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR). Lantaran minimnya pengetahuan, banyak pemohon melakukan beberapa kesalahan dalam pengajuan KPR tersebut.
Umumnya, ada tujuh kesalahan biasa terjadi dalam pengajuan KPR. Agar kesalahan itu tidak terjadi atau terulang kembali pada Anda, ada beberapa uraian berikut bisa Anda simak:
Satu bank
Umumnya, pemohon KPR mengajukan pinjaman hanya ke satu bank. Yang terjadi, ketika permohonan tersebut ditolak, pemohon akan sedih dan stres. Setelah itu, tak jarang mereka enggan lagi untuk mencoba mengajukan KPR.
Untuk itu, ada baiknya pemohon mengajukan permohonan kredit lebih dari satu bank, atau minimal ke empat bank sekaligus. Ini sangat berguna ketika salah satu bank menolak, masih ada kemungkinan berhasil di tiga bank lainnya. Pengajuan ke lebih dari satu bank pun menunjukkan Anda memang serius ingin meminjam uang.
Takut berhutang
Tak sedikit orang takut berhutang atau hanya ingin meminjam uang dengan nilai paling kecil dengan waktu paling pendek. Padahal, jika dihitung lagi, jangka waktu pengembalian uang lebih panjang akan meringankan pemohon kredit, karena harga properti dipastikan akan terus naik, sementara biaya cicilan tidak berubah.
Tak punya uang
Umumnya, orang meminjam uang pada saat kondisinya sedang tidak punya uang. Orang beranggapan, bahwa berutang hanya akan membuat usahanya menurun sehingga mereka baru memutuskan berhutang setelah usahanya bangkrut.
Sebaliknya, bank hanya memberikan pinjaman kepada orang yang memiliki uang. Karena dengan begitu, pemohon tentu bisa membayar cicilan hutangnya.
Nilai tunai
Banyak orang menabung setelah dikurangi pengeluaran. Dengan demikian, tabungan bergantung dari besaran pengeluaran yang berbeda-beda setiap bulannya.
Ternyata, cara ini kurang tepat, karena bank hanya melihat nilai tunai yang dihasilkan setiap bulannya, bukan besar atau kecilnya pengeluaran. Terus-menerus melakukan kebiasaan ini tentu akan mengurangi penilaian bank terhadap si pemohon KPR.
Lebih baik tunai
Boleh jadi, banyak orang menganggap membayar secara tunai lebih baik ketimbang mencicil atau berhutang pada bank. Begitu tabungan mencukupi, barulah orang membeli rumah .
Memang, cara tersebut tidak sepenuhnya salah. Hanya, begitu tabungan sudah dirasa cukup, sementara harga properti terus naik, akhirnya rumah tetap tidak terbeli.
Menganggap bank musuh, bukan rekanan
Sampai saat ini, tak sedikit orang menganggap bank adalah "musuh", bukan rekanan. Akibatnya, orang akan berkutat pada keyakinan, bahwa bank sebagai organisasi jahat atau rentenir, dan stigma buruk lainnya. Stigma negatif ini tidak baik diteruskan bila akhirnya Anda harus berhutang kepada bank.
Tak perlu koneksi
Hal terakhir yang bisa disebut kesalahan si pemohon adalah meminjam uang di bank harus memiliki koneksi atau kenalan dekat yang bekerja di bank bersangkutan. Nyatanya, bank punya mekanisme yang terbuka luas dan umum bagi siapa saja. Selama syarat si pemohon disepakati oleh bank, KPR pasti disetujui. (as/kompas.com)
Eciputra.com , Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net
'Mengapa KPR Anda Ditolak? ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan Sertifikasi penggunaan "batikmark " dilakukan untuk mengantisipasi pembajakan produk batik Indonesia yang sudah berlangsung sekian lama. "Sertifikasi 'Batikmark' untuk mengantisipasi pembajakan batik Indonesia oleh produsen tekstil luar ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi "The bigger the corporation, the less the innovation." Makin besar sebuah perusahaan, makin sedikit inovasi yang dihasilkan, demikian pesan dari seorang entrepreneur muda bernama Nick D�Aloisio. D�Aloisio ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Louis Vuitton Mendunia Karena Utamakan Kualitas Bisnis Fashion Jika Anda gemar mengikuti perkembangan mode dunia, Anda pasti hapal dengan label Louis Vuitton. Fashion brand yang populer dengan monogram berinisial LV ini lahir dari tangan dingin seorang perancang asal Perancis yang hari ini, Kamis (4/8), diperingati sebagai ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Marisna, Mendobrak Pakem Rasa Bakpia Bisnis penganan bakpia merupakan usaha kuliner yang banyak ditemui hampir di seluruh pelosok Yogyakarta. Sebab, penganan bakpia di kota pelajar tersebut bisa mencapai ratusan produsen. Bisnis tersebut umumnya bahkan sudah berjalan puluhan tahun dari generasi ke ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Pemerintah Sediakan Kredit Tanpa Jaminan Bagi Wirausaha Pemerintah mendorong permodalan bagi wirausahawan Indonesia melalui kredit usaha rakyat atau KUR tanpa jaminan. Hal itu karena kredit perbankan saat ini masih sulit ditembus para wirausaha wan mula karena sistem perbankan yang mensyaratkan sedemikian rupa. Karena itu, ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Mengapa KPR Anda Ditolak? . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 23 September 2013

Belum ada komentar untuk " Mengapa KPR Anda Ditolak? "
Posting Komentar