Kamis, 05 September 2013 - 09:13:08 WIB
Tak Bermental Baja, Salah Satu Kelemahan Wirausaha Indonesia
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 667 kali
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 667 kali
Orang dengan mentalitas lemah seharusnya tidak menjadi entrepreneur. Mengapa kita semua tahu peran entrepreneur yang berat dalam memulai dan menjalankan bisnis . Semua keadaan bisa berbalik tidak sesuai rencana dan risiko berat juga harus dipikul. Bagi orang-orang dengan mentalitas korban, ketakutan terhadap kegagalan akan membuat mereka terperosok dalam kegagalan itu sendiri.
Menurut Karl Perera dalam tulisannya, Victim Mentality - You Dont Have to Suffer ada begitu banyak indikasi mentalitas korban dalam sebuah proses pikiran seseorang. Berikut adalah sejumlah indikasi kunci yang bisa diterapkan dalam lingkungan entrepreneurial:
1. Saat keadaan tidak seperti yang diharapkan, saya yakin saya penyebabnya
Korban berperilaku seolah setiap kemunduran usaha ialah bencana dan menciptakan tekanan bagi diri mereka sendir. Orang-orang ini merasa bahwa masalah yang ada berhubungan erat dengan ego.
Korban berperilaku seolah setiap kemunduran usaha ialah bencana dan menciptakan tekanan bagi diri mereka sendir. Orang-orang ini merasa bahwa masalah yang ada berhubungan erat dengan ego.
2. Saat saya berbicara pada diri saya sendiri, saya tidak pernah memiliki diskusi bernada positif
Memikirkan kembali sebuah keputusan yang telah diambil mempengaruhi suasana hati, perilaku dan kebahagiaan dan berpeluang menimbulkan atau memperparah mentalitas korban yang sudah ada. Orang-orang yang mempau bertahan kembali menjalani kehidupan mereka dengan cara positif dan memandang diri mereka sebagai manusia yang beruntung. Mereka hidup di masa kini dan masa depan dan jarang sekali menyesali kesalahan masa lalu. Mereka semua memiliki keyakinan dalam diri dan pada kehidupan sebagai suatu kesatuan.
Memikirkan kembali sebuah keputusan yang telah diambil mempengaruhi suasana hati, perilaku dan kebahagiaan dan berpeluang menimbulkan atau memperparah mentalitas korban yang sudah ada. Orang-orang yang mempau bertahan kembali menjalani kehidupan mereka dengan cara positif dan memandang diri mereka sebagai manusia yang beruntung. Mereka hidup di masa kini dan masa depan dan jarang sekali menyesali kesalahan masa lalu. Mereka semua memiliki keyakinan dalam diri dan pada kehidupan sebagai suatu kesatuan.
3. Saat orang lain mengecewakan saya, saya sangat sedih
Komentar negatif dari orang lain membuat seseorang bermental korban sangat terpukul. Perilaku yang kurang pantas terhadap Anda sebenarnya menjelaskan bagaimana nilai seseorang itu sebenarnya. Namun jika Anda memiliki mentalitas negatif, Anda akan menelan mentah-mentah semua perkataan dan perilaku mereka dan yakin bahwa Anda adalah seorang korban yang patut dikasihani. Sementara mereka yang bermental kuat akan selalu berdiri dan memerangi komentar negatif dan biasanya mampu membalikkan tuduhan ke orang yang berkomentar negatif. Ia cepat dan tanggap dalam menangani semua tantangan dengan sikap dan perilaku yang positif. Ia membangun batasan di sekeliling orang atau lingkungan yang negatif dan menghindari mereka semua dengan segala cara.
Komentar negatif dari orang lain membuat seseorang bermental korban sangat terpukul. Perilaku yang kurang pantas terhadap Anda sebenarnya menjelaskan bagaimana nilai seseorang itu sebenarnya. Namun jika Anda memiliki mentalitas negatif, Anda akan menelan mentah-mentah semua perkataan dan perilaku mereka dan yakin bahwa Anda adalah seorang korban yang patut dikasihani. Sementara mereka yang bermental kuat akan selalu berdiri dan memerangi komentar negatif dan biasanya mampu membalikkan tuduhan ke orang yang berkomentar negatif. Ia cepat dan tanggap dalam menangani semua tantangan dengan sikap dan perilaku yang positif. Ia membangun batasan di sekeliling orang atau lingkungan yang negatif dan menghindari mereka semua dengan segala cara.
4. Saya yakin dengan takdir, meskipun takdir itu tidak adil
Jika Anda menyerah pada takdir, maka Anda berpikir bahwa Anda bertanggung jawab terhadap semua hal buruk yang terjadi dalam kehidupan terutama bisnis Anda. Orang bermental korban akan merasa bahwa kita diperlakukan secara tidak adil tetapi terjebak. Nampaknya memang tidak ada jalan keluar. Sementara orang-orang bermental kuat yakin bahwa mereka bisa mewujudkan impiannya daripada membiarkan hal begitu saja terjadi kepada mereka. Mereka menerima giliran secara acak dalam kehidupan sebagai peluang baru daripada menganggapnya sebagai hukuman yang kurang adil.
Jika Anda menyerah pada takdir, maka Anda berpikir bahwa Anda bertanggung jawab terhadap semua hal buruk yang terjadi dalam kehidupan terutama bisnis Anda. Orang bermental korban akan merasa bahwa kita diperlakukan secara tidak adil tetapi terjebak. Nampaknya memang tidak ada jalan keluar. Sementara orang-orang bermental kuat yakin bahwa mereka bisa mewujudkan impiannya daripada membiarkan hal begitu saja terjadi kepada mereka. Mereka menerima giliran secara acak dalam kehidupan sebagai peluang baru daripada menganggapnya sebagai hukuman yang kurang adil.
5. Tuhan menghukum karena suatu alasan
Keyakinan relijius bisa berimbas positif atau negatif pada kehidupan manusia. Jika Anda meyakini bahwa Tuhan yang bertanggung jawab untuk semuanya, mudah untuk meyakini bahwa penderitaan dan rasa sakit Anda ialah hukuman untuk suatu kesalahan yang Anda lakukan. Orang-orang bermental kuat sebaliknya menikmati hubungan pribadi dengan Tuhan dan bersyukur atas semua hal positif dalam kehidupan mereka, Mereka mungkin meminta bantuan pada Tuhan tetapi bergantung pada diri mereka sendiri untuk mewujudkan hasilnya.
Keyakinan relijius bisa berimbas positif atau negatif pada kehidupan manusia. Jika Anda meyakini bahwa Tuhan yang bertanggung jawab untuk semuanya, mudah untuk meyakini bahwa penderitaan dan rasa sakit Anda ialah hukuman untuk suatu kesalahan yang Anda lakukan. Orang-orang bermental kuat sebaliknya menikmati hubungan pribadi dengan Tuhan dan bersyukur atas semua hal positif dalam kehidupan mereka, Mereka mungkin meminta bantuan pada Tuhan tetapi bergantung pada diri mereka sendiri untuk mewujudkan hasilnya.
Mentalitas korban bukanlah sebuah hal yang baik untuk diterapkan dalam berbagai situasi tetapi akan berbalik kontraproduktif saat diterapkan dalam kehidupan entrepreneur. Jika Anda akan menjadi entrepreneur , ingatlah bahwa Anda tidak perlu menjadi korban. Semuanya tergantung pada kemauan diri kita. (bn)
Sumber: ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/tak-bermental-baja-salah-satu-kelemahan-wirausaha-indonesia 'Tak Bermental Baja, Salah Satu Kelemahan Wirausaha Indonesia':
Artikel Bisnis Lainnya
- 5 Prinsip Utama Menjalankan Bisnis Untuk menjalankan bisnis , ada banyak aspek yang perlu kita persiapkan. Berikut lima hal mendasar yang harus kita perhatikan agar laju usaha bisa maksimal, menurut Melinda Emerson "SmallBizLady", pakar bisnis sekaligus pembicara terkemuka dari AS. Datanglah ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Agar Peringkat Situs Bisnis Anda Bangkit Kembali Pasca Google Panda Pada tanggal 24 Februari 2011, Google merilis tambahan pada algoritme mereka yang disebut sebagai "Panda". Dampaknya terhadap usaha kecil dan pegawai yang mereka pekerjakan tidak bisa dianggap remeh. Panda mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengevaluasi website ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Bisnis Donat Rosidah Hasilkan Rp 1 Miliar Selama Ramadhan-Lebaran Seperti biasanya, kegiatan tahunan Puasa dan Lebaran membawa berkah bagi para produsen kue kering rumahan, seperti Donat Kampung Utami (DKU). Berawal dari jualan donat keliling di kampung-kampung dan sekolah-sekolah, Rosidah Widya Utami sang pemilik brand DKU berhasil ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Bagaimana Google Menghasilkan Laba Google, mesin uang di era Internet, hasilkan laba lebih besar dari GDP negara-negara miskin. (image credit: blog.sfweekly.com) Ciputraentrepreneurship News, Jakarta - Dalam sebuah infografis yang dipublikasikan www.bestaccountingschools.net, ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Abdul Rahman Menuai Berkah dari Bakso Kota Cak Man Abdul Rahman Tukiman, bocah gunung yang satu ini masa kecilnya dijalani dengan kemiskinan. Beruntung, dari usaha berdagang bakso malang ia kini mejadi pengusaha sukses. Masa kecilnya dilalui di suatu dusun kecil yaitu desa Sumurup, Kecamatan ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Tak Bermental Baja, Salah Satu Kelemahan Wirausaha Indonesia. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Kamis, 05 September 2013

Belum ada komentar untuk " Tak Bermental Baja, Salah Satu Kelemahan Wirausaha Indonesia"
Posting Komentar