Jumat, 14 Juni 2013 - 08:23:12 WIB
Dulang Rupiah dari Bisnis Perlengkapan Taman
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 813 kali
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 813 kali
Perceraian kedua orangtuanya justru membuat Bernardo semakin tangguh menjalani hidup. Terbiasa Mandirikarena jauh dari orangtua, menggiringnya ke arah sukses. Pada usia yang terbilang muda, Ardo sudah memiliki perusahaan produsen pot dan perlengkapan taman, dengan omzet puluhan juta per bulannya.
Usaha ini dimulainya saat masih menjadi mahasiswa semester dua. Berawal dari kesukaannya mendesain pot dan tanaman di taman rumahnya, pria yang akrab disapa Ardo ini merasa yakin ada peluang bagus di bidang ini.
Usaha ini dimulainya saat masih menjadi mahasiswa semester dua. Berawal dari kesukaannya mendesain pot dan tanaman di taman rumahnya, pria yang akrab disapa Ardo ini merasa yakin ada peluang bagus di bidang ini.
Dengan modal dari pengembangan tanaman yang ada di halaman rumahnya di perumahan villa Tamara, Ardo memulai bisnis ini. Dari hasil penjualan tanaman itu, sedikit demi sedikit dia membeli bahan untuk membuat pot.
Merasa cara pemasarannya kurang efektif, karena hanya mencakup sekitar kawasan perumahan, Ardo mulai memikirkan lokasi baru yang strategis untuk bisnisnya. Kurang dari setahun, pemuda asal Malang, Jawa Timur ini pun hijrah, setelah mendapatkan lapak di pasar tanaman hias di Jalan Mayjend Soeprapto.
“Saya juga melihat, barang yang saya jual nyambung dengan komoditas pedagang lain di kawasan ini,” katanya saat ditemui di gerai sekaligus pabrik potnya. Melihat pangsa pasar tanaman hiasnya lebih sempit di lokasi baru itu, dirinya lebih fokus memproduksi pot bunga dan hiasan pekarangan seperti air terjun buatan.
“Tapi saya tidak meninggalkan tanaman hias. Hanya saya kurangi karena di sini sudah banyak yang jual,” katanya seperti dilansir Kaltim Post.
Terus berkembang karena makin tingginya pesanan, Ardo yang awalnya turut bekerja bersama dua rekannya, kini telah memiliki empat karyawan. Lulusan Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Samarinda ini, sekarang tak lagi berkutat langsung dengan produk-produknya.
“Keempat karyawan saya datangkan langsung dari Malang. Mereka sudah punya kemampuan di bidang ini, jadi tidak perlu diajarkan lagi,” ucap sarjana hukum ini. Kini, Ardo hanya rutin membuatkan desain untuk produk-produknya.
Jika dilihat di tempat usahanya, memang tak banyak pot ataupun water wall yang ada dan sedang dibuat. Itu karena perusahaannya lebih banyak memproduksi barang berdasarkan pesanan. “Saya hanya pajang seperlunya saja di lapak,” kata sulung dari empat bersaudara ini.
Dia menyebut, pemesan pot yang lebih banyak dari water wall, banyak datang dari instansi pemerintahan hingga Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Karya perusahaannya, sudah menembus pasar hingga Bontang dan Sangatta.
Dengan jangkauan bisnis yang mulai luas tersebut, Ardo sudah merencanakan pembukaan cabang di Bontang. “Jadi biar saya yang menjemput pasar, supaya mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke Samarinda,” katanya.
Selain usaha pekarangan ini, dia juga memiliki usaha bebek petelur, dengan omzet yang kadang sama besarnya. Kini, dia tengah merancang bisnis baru untuk diwaralabakan. “Saya mau buka kedai teh. Semua sudah siap, tunggu perlengkapannya datang saja lagi,” katanya.
Penyuka tembang-tembang Iwan Fals ini mengaku, sebagian besar pemasukan memang berasal dari pesanan-pesanan yang omzetnya kadang mencapai Rp 100 juta. “Jarang ada yang seperti itu. Tapi, kata dia, paling sedikit, omzet per bulan perusahaan ini berkisar di angka Rp 40 juta.
Untuk pot atau tempat air, Ardo mematok harga antara Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu per unitnya. Sedangkan water wall, dihargainya paling murah Rp 4 juta rupiah. “Harga tergantung ukuran, bahan, dan tingkat kesulitan,” jelasnya.
Dia menerangkan, bahan produk memang tak semua berasal dari semen. Beberapa di antaranya ada yang dibuat dari batu sendi, yang didatangkan langsung dari Jawa Timur. “Harganya lebih mahal dari yang dari semen,” ucapnya.
Empat tahun berbisnis , kini Ardo mulai dihadapkan dengan masalah cukup berat. Bersama lima pengusaha tanaman hias di pasar tanaman hias tersebut, mantan teller bank swasta ini terancam digusur, karena lokasi mereka akan dijadikan pusat Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
“Kami ditawari lokasi baru, tapi tempatnya kurang strategis. Kami bersedia pindah, karena ini memang lahan pemerintah, asal, tidak jauh-jauh dari sini,” ucapnya.
Lokasi yang dianggapnya sudah serasi dengan komoditasnya itu, tidak mudah didapatkan di tempat lain. “Apalagi kondisi pasar sebentar lagi akan bagus karena masuk musim pilkada,” pungkasnya. (as)
'Dulang Rupiah dari Bisnis Perlengkapan Taman ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Ingatan Lebih Kuat, Sukses Lebih Dekat Tips Bisnis Konsep ini menentang argumen-argumen yang berpendapat bahwa kecerdasan berpengaruh besar dalam mencapai kesuksesan. Di luar peran penting kecerdasan, praktik diakui memiliki kontribusi signifikan dalam keberhasilan ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Kurnia Jamu: Bisnis Warisan Leluhur Mahasiswi Universitas Ciputra Bisnis Minuman Dengan mengacu pada prospek industri jamu yang cerah , seorang mahasiswi Universitas Ciputra Surabaya yang kreatif dan memiliki jiwa entrepreneur menelurkan produk minuman tradisional yang dilabel "Kurnia Jamu". Adalah Kurnia Yanuarti ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- OJK: Waspada Investasi Bodong Bisnis Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pihak yang menawarkan investasi dengan tingkat pengembalian keuntungan tinggi di atas rata-rata karena dikhawatirkan hal itu adalah penipuan alias investasi bodong. Direktur Komunikasi ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Napoleon Hill: Sukses Berkat Menulis Kisah Sukses Miliuner Bisnis Pendidikan Napoleon Hill ialah penulis Amerika Serikat yang banyak dikenal dengan karya-karyanya yang memberikan pengaruh besar pada masyarakat. Banyak karya-karyanya dibaca karena membahas tentang tema keberhasilan dan bagaimana cara meraihnya dengan ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 4 Prinsip Manajemen Etis yang Perlu Entrepreneur Ketahui Dalam manajemen perusahaan, seorang entrepreneur dapat memilih satu dari berbagai pendekatan yang lazim ditemukan di dunia bisnis . Salah satunya yakni pendekatan holistik, yang menyiratkan makna adanya cakupan etika dalam perspektif bisnis manajemen sebuah ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Dulang Rupiah dari Bisnis Perlengkapan Taman . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Rabu, 09 Oktober 2013

Belum ada komentar untuk " Dulang Rupiah dari Bisnis Perlengkapan Taman "
Posting Komentar