Jumat, 05 April 2013 - 09:18:54 WIB
Au Bintoro dan Kiprahnya Mendirikan Raksasa Furniture Olympic
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1395 kali

Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1395 kali
Lihatlah Au Bintoro. Meski pun usinya kini sudah di atas 50 tahun, wajahnya masih terlihat segar dan awet muda. Pendiri dan Presiden Direktur PT Cahaya Sakti Multi Intraco, penghasil produk raksasa furnitur Olympic, ini menjalani hidup dengan santai.
Happiness, begitulah prinsip hidupAu. Hari-harinya mengalir dengan santai. Jangan heran bila di areal pabriknya di kawasan Bogor, Jawa Barat, ia menciptakan studio musik. Bahkan beberapa karyawannya dibesut sebagai pemain band.
“Saya memang terobsesi membentuk band profesional yang bisa manggung sampai mancanegara,” katanya kepada www.inilah.com, beberapa waktu lalu
Tidakkah stres menghinggapi dirinya? Au pun mengaku,dia pernah mengalami stres dan depresi yang begitu hebat pada 1997. Saat itu, krisis moneter membuat nilai tukar terpuruk dari Rp 2.250 menjadi hingga Rp 16.000-an per dolar AS. Padahal Au baru saja mendapatkanpinjaman sebesar US$20 juta dari penerbitan commercial paper.
Semula, dengan pinjaman tersebut, AUberangan-angan akan mengembangkan Olympic Furniture menjadi raksasa industri furnitur di tanah air dan Asia. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Krisis moneter 1997–1998 hampir meluluhlantakkan Olympic Furniture yang dibangunnya dengan susah payah.
Tentu saja Au shock. Dia pusing tujuh keliling. Au pun mengalami masa-masa paling suram dan hampir semua rencana besarnyaterbengkalai. Krisis pula yang memaksa Au menjual separuh lahan dan gedungnya di daerah Sentul, Jawa Barat. Semula, kawasan ini akan dijadikan pusat produksi terpadu, mulai dari pengolahan kayu hingga finishing.
Sebagai pelariannya, Au pun membuat dirinya bahagia. Bermain golf adalah salah satu cara menepis stresnya. Selain itu, dia juga bermain musik dan bernyanyi. Dalam kondisi demikian, sesungguhnya Au tengah mencari solusi yang melanda bisnisnya. Dia tak mau bisnis yang dibangunnya dengan susah payah hancur berantakan.
Hingga akhirnya Au tersadar, dia tak bisa sendiri mengatasi persoalan ini. Karena itulah, dia mencari orang-orang profesional yang mengerti soal hitung-hitungan.
“Saya serahkan perusahaan kepada orang-orang yang memang ahli, sementara saya hanya fokus kepada bisnis development-nya. Saya menangani masalah desainnya,” katanya.
Au selama ini dikenal sebagai pelopor di industri furnitur. Selain Olympic,dia mengibarkan mereklainseperti Solid Furniture, Albatros, Procella, Olympia, dan furniture berharga murah Jaliteng. Diversifikasi produk itu dibuat berdasarkan daya beli target market-nya. Tujuannya, ya tentu saja Au ingin semua produk-produknya memimpin pasar.
Raksasa furniture
Tak terbersit sebelumnya dibenak Au, bisnis funitur yang dirintisnya bakal menjadi besar dan beranak pinak. Hampir di semua daerah dia mendirikan pabrik. Tujuannya untuk memotong ongkos kirim, sehingga produknya tetap berharga murah.
Au mengaku, di era tahun 1970-an,dia hanyalah seorang pemuda yang senang kebut-kebutan dengan motornya. Yang namanya kecelakaan sudah berkali-kali menimpanya.
“Kaki saya pernah patah tiga dan masuk rumah sakit berkali-kali,” ceritanya.
Sampai kemudian dia memikirkan masa depannya. Kursus service radio dan TVdiambilnya. Dia juga belajar membuat box speaker. Setelah menikah, Au pun menjalani pekerjaan sebagai tukang service radio dan sekali-kali membuat speaker radio.
“Modal pertamanya, saya jual kalung istri senilai Rp350 ribu. Di tahun 1975, uang sebesar itu sangat bernilai tinggi,” katanya.
Tak diduga, bisnis box speaker-nya berkembang pesat. Dari dua karyawan, membengkak jadi ratusan kayawan. Dari dikerjakan di garasi, box speaker kemudian dibuat di pabrik. Untuk memperbesar bisnisnya, Au mendapat pinjaman dari bank sebesar Rp25 juta. Pinjaman tersebut dipakai untuk membeli lahan seluas 3.000 meter persegi.
Hingga pada tahun 1982, secara tidak sengaja Au melihat mobil pick up mengangkut sebuah lemari yang cukup besar di depan pabrik. Desainnya tidak simpel dan berat, sehingga untuk mengangkatnya dibutuhkan beberapa orang pekerja. Tak dinyana, peristiwa tersebut kemudian mengubah jalan hidup Au.
Au pun menemukan ide membuat meja belajar yang lebih praktis, ringan, dan bisa diangkut dalam jumlah yang lebih banyak dalam satu truk. Produk buatan Au mendapat sambutan dari pasar. Bisnis funitur terus berkembang. Dari hanya meja, produk Au merambah hingga lemari sampai tempat tidur. Setiap bulannya menghasilkan 60 ribu unit funitur.
Sejak 983, Au benar-benar menekuni bidang furnitur dan meninggalkan profesinya sebagai pembuat box speaker. Lantas, dari mana Au mendapatkan nama Olympic?
“Karena saya terinspirasi dengan Olimpiade XXIII yang berlangsung di Los Angeles pada 1984,” jawab Au. Dia ingin produknya bisa bergaung seperti olimpiade.
Yang menarik, Au tak ingin anak-anaknya meneruskan bisnisnya. Dia justru menyuruh anak-anaknya membangun bisnisnya sendiri .
“Kerja itu adalah sebuah mainan dan hobi, jadi ya kita nikmati,” ucap Pria yang sedang membangun central bisnis furnitur di kawasan Sukabumi seluas 250 hektar.
Meski bisnisnya maju pesat, Au mengaku belum merasa sukses. Baginya, makna kesuksesan adalah bila seluruh karyawannya bisa hidup sejahtera.
Eciputra.com , Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net 'Au Bintoro dan Kiprahnya Mendirikan Raksasa Furniture Olympic':
Artikel Bisnis Lainnya
- Santi Mia Sipan Geluti Bisnis Kayu Jati dari Hulu ke Hilir Tiga tahun lalu, Santi Mia Sipan (45) masih duduk di bangku finalis "Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women". Namun sejak tahun 2011 kemarin, dia sudah di posisi sebagai juri yang ikut menentukan wanita-wanita untuk mendapatkan ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Tencent Holdings: Inovator Bisnis Internet Terbaik di China Tencent mungkin masih baru dibandingkan yang lain tetapi cakupannya di dunia maya sangatlah luas, terutama di pasar China yang begitu besar. Layanan-layanan Internet milik Tencent bervariasi dari games online, hingga mesin pencarian bahkan pembayaran online. ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Membentuk Pola Kerja Menyenangkan Semua Artikel Pola kerja menyenangkan yang melibatkan interaksi informal antara pemimpin dan bawahan menjadi salah satu hal penting di kantor. Menurut Rima N. Suhaimi, Presiden Direktur PT OSK Nusadana Asset Management, pengalamannya di lapangan dan kemudian menjadi ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 3 Langkah Kelola Keuangan untuk Pengusaha Semua Artikel Sebagai seorang pengusaha, pengelolaan keuangan yang baik sangat penting bagi kelangsungan bisnis. Untuk itu, Anda harus bisa membangun sistem awal dalam pembukuan yang dapat membantu usaha Anda lebih terorganisir dan keuangan perusahaan ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Budiarsa Sastrawinata: Jadilah Pelopor! CiputraNews.com, Singapura - Dalam penerapan solusi inovatif yang ramah lingkungan, banyak pihak yang duduk berpangku tangan dan saling menyalahkan. Inilah yang terjadi di Indonesia dan sejumlah negara berkembang menurut Budiarsa Sastrawinata, Managing Director Ciputra Group ... Artikel Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Au Bintoro dan Kiprahnya Mendirikan Raksasa Furniture Olympic. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 25 November 2013

Belum ada komentar untuk " Au Bintoro dan Kiprahnya Mendirikan Raksasa Furniture Olympic"
Posting Komentar