Kalau kita ambil pengertian dari Wikipedia, ketombe (Pityriasis capitis) adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun demikian, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat disembuhkan dengan shampo khusus atau pengobatan bebas.
Sampai saat saya menulis postingan ini saya saya masih berusaha untuk menghilangkan ketombe yang bersarang dikepala. Semakin penasaran, saya mulai browsing-browsing mencari cara alternatif untuk menghilangkan ketombe, mana tau ada cara yang lebih mudah dan ekonomis. Jujur, untuk pergi kedokter spesialis kulit kepala belum terpikir oleh saya, ditambah di kota saya berdomisili, Padang. Setau saya atau memang saya yang tidak tau belum ada dokter spesialis kulit kepala. Ditambah lagi dengan alasan paling klasik didunia ; Biaya, saya memang belum punya banyak uang untuk konsultasi dengan itu dokter. Ada juga teman yang mengusulkan untuk pergi kesalon yang katanya ada menyediakan obat-obat untuk menghilangkan ketombe, memang sudah sama kita ketahui banyak salon-salon yang menyediakan perawatan disertai obat-obatan yang dipakai untuk menghilangkan ketombe, tapi kembali lagi kepada alasan klasik yang saya miliki ; biaya. Biasanya perawatan disalon itu tidak cukup satu kali, harus di jalani beberapa tahap dan itu biasanya membutuhkan biaya yang lumayan lah. Kalau ingin sembuh total ya harus di ikuti prosesnya dari awal sampai akhir, tapi biasanya bila terputus ditengah jalan hasilnya akan nol. Dan semua nya kembali seperti semula lagi.
Cara aneh ini memanfaatkan bahan sehari-hari yang mungkin kita sendiri tidak mengira bisa meyembuhkan ketombe. Jujur, untuk cara aneh ini saya juga baru tahu setelah browsing-browsing kemarin.
Akhir kata, setelah mengetahui cara alternatif selain shampo anti ketombe, saya memutuskan memilih cara yang paling mudah, irit, dan pasti ekonomis untuk menghilangkan ketombe, yaitu dengan garam. " ___________" .Saya memakai garam halus dapur yang biasa dipakai ibu-ibu untuk memasak, garam ini bisa kita dapatkan di toko kelontong terdekat dengan harga Rp 1.000/bungkus, garam yang saya pakai berikut penampakannya.
Dan bagi sobat blogger yang ingin mencoba cara biasa dan unik untuk menghilangkan ketombe diatas, saya sarankan untuk melakukannya dengan rutin dan teratur, minimal selama satu bulan. Mudah-mudahan ketombe yang bersarang dikepala sobat semuanya bisa hilang dan tak pernah datang lagi.
Selamat mencoba ya.
Ketombe sering juga disebut dengan sindap dan kelemumur, kalau di kampung saya nenek-nenek sering menyebut ketombe dengan mumu saja, sama dengan negara tetangga kita Malaysia. Seingat saya yang dulu sering menonton channel TV Malaysia, disana mumu dijadikan kata baku untuk ketombe. Ya, di iklan-iklan shampo anti ketombe versi negara Malaysia mereka meyebutnya dengan mumu, janggal memang terdengar ditelinga kita orang Indonesia.
Kembali ke kasus ketombe sesuai dengan judul postingan ini, tidak jauh-jauh kita ambil contoh, saya sendiri mengalami masalah dengan ketombe ini sudah sekitar 6 tahun. Level nya saya sendiri tidak tahu apakah sedang atau parah ketombe yang saya pelihara dikepala ini, karena tidak pernah saya cek kedokter yang khusus menangani masalah kulit kepala.
Ketombe yang saya miliki memang belum merisihkan, belum jatuh kebahu bila kita memakai baju hitam seperti yang diiklan-iklankan di TV itu, saya juga tidak merasa gatal-gatal dengan ketombe yang saya miliki. Tapi, bila rambut saya dalam keadaan kering, sesudah berpanas-panasan dan sedang tidak memakai minyak rambut, saya tes dengan mengacak-acak rambut, ternyata ketombe yang saya miliki lumayan banyak berjatuhan. Selama lima menit mengacak-acak rambut ketombe itu belum juga henti-hentinya berjatuhan. Bermacam ukuran ada yang putih besar, sedang, dan kecil-kecil.
Saya tidak tahu ketombe jenis apa yang ada dikepala saya …
Mungkin karena kodrat sebagai manusia juga ya, yang menginginkan kesempurnaan. Sejak 6 bulan kebelakang ini saya serius mengatasi masalah ketombe yang saya miliki, saya ingin bebas dari ketombe. Biar kayak Cristian Sugiono waktu diiklan. Saya fokus memakai satu merek shampo anti ketombe yang sering diiklankan di TV, setelah beberapa kali memakai shampo tersebut, tentunya sesuai dengan cara pemakaian yang benar dan rutin. Sepertinya ketombe yang ada dikepala saya tidak juga mengalami perubahan. Saya cek dengan cara mengacak-acak rambut dalam keadaan kering hasilnya masih sama dengan yang dulu.
Saya pun mulai penasaran dengan masalah ini, apa cara pemakaiannya yang nggak benar, tapi seingat saya sudah sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan itu shampo, atau memang jenis ketombe yang saya miliki ini yang memang bandel. Dan, entah sudah berapa botol shampo yang saya habiskan, salah satu botol kosongnya nih masih ada dikamar mandi ….
Sampai saat saya menulis postingan ini saya saya masih berusaha untuk menghilangkan ketombe yang bersarang dikepala. Semakin penasaran, saya mulai browsing-browsing mencari cara alternatif untuk menghilangkan ketombe, mana tau ada cara yang lebih mudah dan ekonomis. Jujur, untuk pergi kedokter spesialis kulit kepala belum terpikir oleh saya, ditambah di kota saya berdomisili, Padang. Setau saya atau memang saya yang tidak tau belum ada dokter spesialis kulit kepala. Ditambah lagi dengan alasan paling klasik didunia ; Biaya, saya memang belum punya banyak uang untuk konsultasi dengan itu dokter. Ada juga teman yang mengusulkan untuk pergi kesalon yang katanya ada menyediakan obat-obat untuk menghilangkan ketombe, memang sudah sama kita ketahui banyak salon-salon yang menyediakan perawatan disertai obat-obatan yang dipakai untuk menghilangkan ketombe, tapi kembali lagi kepada alasan klasik yang saya miliki ; biaya. Biasanya perawatan disalon itu tidak cukup satu kali, harus di jalani beberapa tahap dan itu biasanya membutuhkan biaya yang lumayan lah. Kalau ingin sembuh total ya harus di ikuti prosesnya dari awal sampai akhir, tapi biasanya bila terputus ditengah jalan hasilnya akan nol. Dan semua nya kembali seperti semula lagi.
Dengan berbagai alasan diatas akhirnya saya memutus kan memakai jalan alternatif, yaitu perawatan dengan cara sendiri. Setelah browsing-browsing saya menemukan dua macam cara untuk menghilangkan ketombe
1. Cara biasa
Cara biasa ini adalah cara kebanyakan yang dipakai oleh masyarakat selain shampo anti ketombe untuk menghilangkan ketombe, dan sudah terbukti juga bisa menghilangkan ketombe. Walaupun prosesnya sedikit ribet dan kita dituntut untuk meluangkan sedikit waktu untuk menyiapkan bahan-bahannya. Diantara cara-cara tersebut bisa sobat simak dibawah ini :
- Daun Pandan
- Jeruk Nipis, Nanas dan Santan
- Lidah Buaya
- Jus Apel
- Kangkung
2. Cara aneh
Cara aneh ini memanfaatkan bahan sehari-hari yang mungkin kita sendiri tidak mengira bisa meyembuhkan ketombe. Jujur, untuk cara aneh ini saya juga baru tahu setelah browsing-browsing kemarin.
- Aspirin
- Baking Soda
- Obat kumur
- Garam
- Cuka sari apel
Akhir kata, setelah mengetahui cara alternatif selain shampo anti ketombe, saya memutuskan memilih cara yang paling mudah, irit, dan pasti ekonomis untuk menghilangkan ketombe, yaitu dengan garam. " ___________" .Saya memakai garam halus dapur yang biasa dipakai ibu-ibu untuk memasak, garam ini bisa kita dapatkan di toko kelontong terdekat dengan harga Rp 1.000/bungkus, garam yang saya pakai berikut penampakannya.
Sewaktu saya menulis postingan ini sudah tiga hari saya menggunakan garam untuk mencuci rambut, prosesnya saya lakukan pada mandi sore hari, waktu mandi pagi saya keramas dengan shampo anti ketombe yang biasa saya pakai. Memang harus meluangkan waktu dan sedikit berlama-lama di kamar mandi, pemakaiannya cukup sekali sehari.
Sejauh ini memang belum terlihat perkembangan dari ketombe saya, dan semoga saja cara yang saya tempuh diatas bisa membuahkan hasil buat ketombe yang masih bersarang dikepala ini, saya sudah bosan memelihara ketombe.
Dan bagi sobat blogger yang ingin mencoba cara biasa dan unik untuk menghilangkan ketombe diatas, saya sarankan untuk melakukannya dengan rutin dan teratur, minimal selama satu bulan. Mudah-mudahan ketombe yang bersarang dikepala sobat semuanya bisa hilang dan tak pernah datang lagi.
Selamat mencoba ya.
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Lainnya
dengan judul Ketombe, dan cara-cara menghilangkannya. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh:
Admin - Jumat, 22 November 2013

Belum ada komentar untuk "Ketombe, dan cara-cara menghilangkannya"
Posting Komentar