• HOME

Kisah Mahasiswi yang Sukses Berbisnis Kain Bali


Selasa, 09 April 2013 - 09:30:00 WIB
artikel-bisnis Kisah Mahasiswi yang Sukses Berbisnis Kain Bali
Diposting oleh : admineciputra    - Dibaca: 1571 kali
Berbagi ilmu dengan meng-klik tombol berikut ini »

CE-logo
Kain kebaya Bali berhiaskan stilk karya Rieka Ari Ayuningtyas kini mulai dikenal masyarakat. Tak hanya di Bali tapi juga di luar Pulau Bali. Saban bulan, pemilik brand D'Surau ini rutin memproduksi ratusan lembar kebaya. Bahkan, bisa mencapai ribuan lembar saat hari raya keagamaan di Bali.
Namun, perjalanan Rieka membesarkan D'Surau penuh tantangan. Perempuan yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Negeri Malang ini harus pandai-pandai membagi waktu antara berbisnis dan sekolah . Maklum, produksi kain kebaya masih dilakukan di Bali. "Saya rutin pulang pergi Malang-Bali saat merintis usaha ini," kisahnya.
Saat itu, dia dan Abdul, suaminya, baru dibantu satu karyawan yang bertugas membordir. Produksi kainnya pun masih puluhan helai per bulan.
Otomatis, hampir setiap bagian mereka tangani sendiri, mulai dari pemasaran, desain hingga pengembangan produk. Di sisi lain, Rieka tetap berusaha fokus menyelesaikan tugas-tugas di kampusnya.
Berkat gencar berpromosi melalui media online , nama D'Surau dan kain kebaya stilk kian dikenal. Memang, beberapa tahun terakhir, belanja via media online mulai mulai menjadi tren.
Para pembeli kain buatan Rieka tidak hanya untuk dipakai sendiri. Sebagian dari mereka ada juga yang membeli untuk dijual kembali alias re-seller . Rieka pun memberi keleluasan bagi reseller yang sudah dikenal, maupun yang berdomisili di Bali. Artinya, mitra boleh mengambil produk lebih dulu, baru membayar setelah barang laku.
Sayangnya, ada saja re-seller yang berbuat curang dan memanfaatkan kepercayaan yang diberikan Rieka. "Pernah ada reseller yang bawa barang sampai Rp 30 juta, tapi sampai sekarang uang ataupun barangnya tidak dikembalikan. Padahal, dia termasuk salah satu orang yang sangat saya percayai," tutur Rieka menceritakan suka dukanya dalam bisnis ini.
Rieka mengaku, kejadian ditipu re-seller atau pembayaran yang mandek pernah terjadi sekitar lima hingga tujuh kali. Memang, pada awal merintis D'Surau, ada saja re-seller yang menganggap remeh. "Mereka berpikir saya yang butuh, jadi saya harus kejar-kejar,"kata Rieka.
Padahal, dia bilang, dalam bisnis, baik penjual maupun reseller dan pembeli harus sama-sama untung. Namun, Rieka tak putus asa. Dari pengalaman-pengalaman itu, dia justru belajar memerapkan sistem usaha sekaligus sistem distribusi yang baik. Harapannya,  kejadian serupa tidak terulang lagi.
Berkat kegigihannya, bisnis D'Surau terus berkembang. Kini, Rieka sudah memiliki 24 karyawan. Produksinya pun kini sudah berkali-kali lipat dibanding awal berbisnis . Hebatnya, tak hanya bisnis berkembang pesat. Kuliah Rieka pun berjalan lancar. Sekarang, dia sedang merampungkan tugas akhir di kampusnya. (Dim) Sumber:   Eciputra.com 
 
  Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net
 
 

'Kisah Mahasiswi yang Sukses Berbisnis Kain Bali ':

Artikel Bisnis Lainnya

Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Kisah Mahasiswi yang Sukses Berbisnis Kain Bali . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Senin, 18 November 2013

Belum ada komentar untuk "Kisah Mahasiswi yang Sukses Berbisnis Kain Bali "

Posting Komentar