• HOME
Tampilkan postingan dengan label Social media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Social media. Tampilkan semua postingan

Cerita Curang Zuckerberg Meretas Situs Orang Lain Saat Mendirikan Facebook


Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang sekarang ini dapatkan banyak pengguna di banyak negara di dunia. Namun, sebelum didirikan, ternyata sang pembuatnya, Mark Zuckerberg, harus berbuat curang terlebih dahulu.

Sebelumnya, Zuck -panggilan akrab Mark Zuckerberg- sudah menciptakan situs jejaring sosial sejenis yang berorientasi wanita-wanita cantik bernama Facemash .

Namun, ketika awal mendirikan Facebook, waktu itu masih bernama Thefacebook.com, ada situs jejaring sosial lain yang ikut berdiri yaitu ConnectU.

Dikarenakan pihak developer sampai jaringannya yang kuat, pengguna Thefacebook.com sedikit terhambat. Dari suatu tulisan yang pernah dimuat di Business Insider (05/0/2010), Zuck pernah meretas ConnectU dan merombak banyak profil anggota situs tersebut.

Bahkan dalam aksi terusannya tersebut, Zuck juga membuat banyak anggota ConnectU menjadi invisible atau tidak terlihat. Dengan cara tersebut maka orang lain tidak akan menemukan ID sang korban.

Tidak berhenti di situ saja, Zuck terus gencar melakukan aksi usilnya dengan mengurangi sejumlah fasilitas atau fungsi dari ConnectU. Kegilaan Zuck semakin memuncak dengan menghapus 20 account dari situs tersebut.

Dengan sedikit mengendurnya popularitas ConnectU, Thefacebook.com sukses melejit dengan memperoleh banyak pengguna dalam waktu singkat.

Namun, akhirnya aksi Zuck harus dibayar dengan mahal. Dia dituntut oleh 3 pendiri ConnectU atas tindakannya tersebut terutama pencurian ide yang akhirnya digunakan sebagai konsep awal pendirian Thefacebook.com.

Walaupun persidangan atas serangkaian aksi Zuck tersebut terus digelar, namun akhirnya pihak Harvard memutuskan untuk mengeluarkan sang pendiri Facebook ini dari kampus ternama tersebut.

Kini, Facebook telah menjelma menjadi perusahaan ternama dan berhasil selama beberapa tahun ini menduduki singgasana raja dunia jejaring sosial. (mdk)



Terungkap : Pengakuan Facebook Mengenai Kerjasama Dengan Intelijen NSA


Agen Pemerintah Amerika Serikat yang tersebar di 74 negara kabarnya memaksa untuk mendapatkan sekitar 38.000 pengguna Facebook, perintah untuk mengumpulkan data langsung dari pihak berwenang yang berada di Amerika Seikat.

Seperti di rilis oleh Cnbc, Raksasa jejaring sosial seperti Microsoft maupun Google juga di mintai untuk memberitahukan data-data pengguna nya. Sama halnya dengan Facebook, semua jejaring sosial dengan pengguna aktif mencapai milyaran di seluruh dunia di perkirakan juga di mintai data dengan jumlah yang tidak jauh beda untuk kepentingan Intelijen.

Situs Sosial media seperti Facebook dan Twitter merupakan platform yang cocok bagi sebagian aktifis dunia untuk berkampanye mengumpulkan masa, oleh sebab itu agen AS berusaha untuk meminta berbagai macam data terkait para aktivis atau lain nya.

Presiden turki juga pernah menyebut bahwa media sosial merupakan tempat yang buruk dan sama halnya bunuh diri.


Facebook dan beberapa media sosial lain nya memang sedang dalam kritikan karena mereka secara diam-diam telah membocorkan ribuan data pengguna dan telah berkerjasama untuk Pemerintah Amerika Serikat.


Image : Mashable





Pihak Twitter Jaring Jutaan Akun Twitter Palsu Untuk di Musnahkan



Belakangan ada sesuatu yang sangat di khawatirkan oleh pengguna Twitter yaitu "Follower palsu", dan bisa saja anda sudah mendapatkan follower palsu tersebut. Selain itu ada beberapa kelompok yang berusaha mengambil keuntungan dengan menjual akun Twitter dengan follower-follower palsu yang merugikan pihak pembeli.

Dilaporkan oleh Gigaom bahwa ada sekitar 7 persen dari pengikut sebuah akun Twitter merupakan pengikut "bayangan" alias palsu, namun ada juga yang memprediksi dengan angka yang lumayan tinggi yaitu sekitar 35% dari pengikut akun Twitter yang dikelola oleh pemiliknya merupakan pengikut palsu

Oleh sebab itu beberapa ahli jaringan dan komputer mencoba untuk memerangi wabah Twitterbots, spam dan phising di media sosial yang mengganggu. Setelah di kembangkan berbagai macam algoritma untuk membasmi akun palsu, pihak Twitter berkerjasama dengan ahli jaringan berhasil mengidentifikasi jutaan akun palsu yang merajalela di Twitter.

Menurut Chris Grier, seorang peneliti dari University of California yang merupakan bagian dari tim "pembasmi akun palsu" mereka pernah mencoba membeli 121.027 akun dari penggunanya dan hasil dari pembelian tersebut mereka mendapatkan 20 persen akun merupakan akun palsu yang membahayakan.

Ia juga menyarankan agar jangan mudah tergiur untuk membeli akun dengan follower dalam jumlah banyak bisa saja kebanyakan dari follower tersebut adalah palsu.






Zuckerberg Perkenal kan Situs Baru Untuk Membantu 5 Milyar Orang Agar Terhubung Dengan Internet


Ceo Facebook Mark Zuckerberg memperkenalkan Proyek baru dalam situs Internet.org. yang bertujuan untuk menghubungkan 5 Milyar lebih pengguna Internet di seluruh dunia. 

Situs facebook yang sebelumnya memiliki 1 Milyar akun aktif dinilai masih kurang sehingga ia berinisiatif membangun media sosial baru, menurutnya saat ini 1 dari 7 penduduk dunia telah menggunakan social media untuk berkomunikasi, hal ini akan semakin meningkat jika daerah - daerah yang hidup di bawah angka kemiskinan atau di daerah pedesaan di berikan akses internet, dengan alasan tersebut Mark berinisiatif memperkenalkan proyek nya tersebut.

"Selama sembilan tahun, kita sudah berada di sebuah misi untuk menghubungkan dunia. Kita sekarang terhubung lebih dari 1 miliar orang, tetapi untuk menghubungkan 5 miliar berikutnya kita harus memecahkan masalah yang lebih besar: sebagian besar orang tidak memiliki akses ke internet" kata Mark dikutip dari Venturebeat.

Berbagai perusahaan teknologi dan mobile mendukung inisiatif yang akan di kembangkan bersama Zuckerberg. Akan tetapi Google sepertinya tidak tertarik bergabung dengan Mark, meskipun begitu raksasa pencarian telah banyak berinvestasi pada peningkatan akses internet. Terbaru Ide konvensional dengan memberikan WiFi gratis ke seluruh dunia di rasa sudah membantu orang pedesaan untuk megakses Internet.