Kamis, 03 Mei 2012 - 09:11:58 WIB
7 Pertanyaan untuk Uji Kepemimpinan Entrepreneur
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 801 kali

Kepemimpinan dan entrepreneurship berjalan seiring. Keduanya memiliki hubungan yang erat, karena di satu sisi seorang pemimpin jika memiliki jiwa entrepreneurship akan dapat melahirkan serentetan perubahan positif pada lingkungan dan masyarakat tempat ia berada. Di sisi lain, seorang entrepreneur pun harus memunyai ketrampilan untuk memimpin usaha yang ia dirikan.
Untuk menguji seberapa jauh kemampuan kita dalam menjadi entrepreneur yang memiliki ketrampilan memimpin yang memadai, mari kita simak 7 poin pertanyaan mengenai kepemimpinan entrepreneur yang dilontarkan oleh Jim Bagnola, pembicara internasional dan coachbagi kalangan korporat yang membutuhkan perbaikan kepemimpinan yang hadir sebagai sala satu narasumber dalam event Global Innovation through Science and Technology (GIST). Jika Anda seorang entrepreneur atau calon entrepreneur, ajukan pertanyaan ini pada diri Anda sendiri dan jawablah dengan jujur.
"Apakah saya kompeten?"
Pertama-tama Bagnola mengajukan pertanyaan mengenai kompetensi Anda sebagai pemimpin. Apakah Anda menguasai apa yang seharusnya dikuasai untuk menjadi pemimpin yang baik dalam sebuah organisasi?
"Apakah saya peduli pada para pegawai sebagai manusia/ individu?"
Banyak generasi muda sekarang bersikap cerdas saat harus memilih pemimpin, dalam berbagai lingkup tak hanya di perusahaan atau politik tetapi hampir di semua lini kehidupan. Maka dari itu, mari jangan tersilaukan oleh gelar, titel yang disandang oleh seseorang atau kita sendiri. Orang bisa saja menjadi pengikut kita saat kita dipandang dari gelar yang memukau, tetapi seiring berjalannya waktu jika kita tidak mampu menunjukkan kualitas pribadi yang sesungguhnya, satu persatu pengikut atau karyawan akan meninggalkan kita.
Hal yang sama juga berlaku saat seorang entrepreneur memperlakukan orang yang dipimpin. Usahakan mereka menghormati Anda sebagai seorang individu berkualitas terlepas dari jabatan Anda sebagai pemimpin perusahaan atau pemilik usaha tempat mereka mencari nafkah.
"Apakah saya mempercayai diri saya sendiri?"
Saat Anda sebagai entrepreneur kurang yakin dan kurang percaya pada diri sendiri, akan sulit bagi Anda untuk meyakinkan orang lain untuk bekerja sama dengan Anda. Imbasnya, orang-orang akan meragukan seorang entrepreneur yang kurang berhasil menunjukkan kepercayaan diri.
"Apakah orang yang saya pimpin sekarang akan mengikuti begitu saya pergi?"
Inilah yang disebut sebagai faktor loyalitas atau kesetiaan para pengikut terhadap pemimpinnya. Kesetiaan tidak bisa didapatkan dalam sekejap tetapi mesti dibangun perlahan-lahan dalam setiap tindakan Anda sebagai pemimpin bisnis.
"Apakah orang yang saya pimpin berkomitmen pada saya secara personal?"
Komitmen semua orang yang Anda pimpin juga menjadi tolok ukur dalam menentukan keberhasilan kepemimpinan seorang entrepeneur dalam perusahaan. Ini karena kepemimpinan ialah sesuatu hubungan antarindividu yang terjadi dari hati ke hati. Ia lebih bersifat emosional. Ini membuatnya berbeda dari manajemen, yang bersifat lebih rasional, dari otak ke otak, dan tergantung pada hirarki posisi.
"Apakah orang yang saya pimpin akan melakukan apapun yang diperlukan bagi Anda sepanjang berada dalam koridor hukum dan etika?"
Poin ini masih berhubungan dengan kesetiaan. Dedikasi akan ditunjukkan oleh para pengikut saat seorang pemimpin membutuhkan bantuan mereka. Dan pada saat yang sama, sebagai pemimpin , entrepreneur juga jangan sampai lupa bahwa dalam kedua belah pihak terdapat hubungan timbal balik yang sesungguhnya setara. Idealnya, pemimpin dan yang dipimpin saling melayani satu sama lain, demi mencapai tujuan bersama.
"Apakah orang yang Anda pimpin siap untuk bekerja keras melalui tantangan sehingga Anda tidak merasa kecewa oleh pencapaiannya?"
Seorang entrepreneur bisa dianggap seorang pemimpin saat ia berhasil membangkitkan kesadaran untuk mencetak prestasi setinggi-tingginya dalam diri setiap orang yang ia pimpin, bahkan di saat ia tidak terus menerus berada di kantor. (*AP)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 801 kali
Kepemimpinan dan entrepreneurship berjalan seiring. Keduanya memiliki hubungan yang erat, karena di satu sisi seorang pemimpin jika memiliki jiwa entrepreneurship akan dapat melahirkan serentetan perubahan positif pada lingkungan dan masyarakat tempat ia berada. Di sisi lain, seorang entrepreneur pun harus memunyai ketrampilan untuk memimpin usaha yang ia dirikan.
Untuk menguji seberapa jauh kemampuan kita dalam menjadi entrepreneur yang memiliki ketrampilan memimpin yang memadai, mari kita simak 7 poin pertanyaan mengenai kepemimpinan entrepreneur yang dilontarkan oleh Jim Bagnola, pembicara internasional dan coachbagi kalangan korporat yang membutuhkan perbaikan kepemimpinan yang hadir sebagai sala satu narasumber dalam event Global Innovation through Science and Technology (GIST). Jika Anda seorang entrepreneur atau calon entrepreneur, ajukan pertanyaan ini pada diri Anda sendiri dan jawablah dengan jujur.
"Apakah saya kompeten?"
Pertama-tama Bagnola mengajukan pertanyaan mengenai kompetensi Anda sebagai pemimpin. Apakah Anda menguasai apa yang seharusnya dikuasai untuk menjadi pemimpin yang baik dalam sebuah organisasi?
"Apakah saya peduli pada para pegawai sebagai manusia/ individu?"
Banyak generasi muda sekarang bersikap cerdas saat harus memilih pemimpin, dalam berbagai lingkup tak hanya di perusahaan atau politik tetapi hampir di semua lini kehidupan. Maka dari itu, mari jangan tersilaukan oleh gelar, titel yang disandang oleh seseorang atau kita sendiri. Orang bisa saja menjadi pengikut kita saat kita dipandang dari gelar yang memukau, tetapi seiring berjalannya waktu jika kita tidak mampu menunjukkan kualitas pribadi yang sesungguhnya, satu persatu pengikut atau karyawan akan meninggalkan kita.
Hal yang sama juga berlaku saat seorang entrepreneur memperlakukan orang yang dipimpin. Usahakan mereka menghormati Anda sebagai seorang individu berkualitas terlepas dari jabatan Anda sebagai pemimpin perusahaan atau pemilik usaha tempat mereka mencari nafkah.
"Apakah saya mempercayai diri saya sendiri?"
Saat Anda sebagai entrepreneur kurang yakin dan kurang percaya pada diri sendiri, akan sulit bagi Anda untuk meyakinkan orang lain untuk bekerja sama dengan Anda. Imbasnya, orang-orang akan meragukan seorang entrepreneur yang kurang berhasil menunjukkan kepercayaan diri.
"Apakah orang yang saya pimpin sekarang akan mengikuti begitu saya pergi?"
Inilah yang disebut sebagai faktor loyalitas atau kesetiaan para pengikut terhadap pemimpinnya. Kesetiaan tidak bisa didapatkan dalam sekejap tetapi mesti dibangun perlahan-lahan dalam setiap tindakan Anda sebagai pemimpin bisnis.
"Apakah orang yang saya pimpin berkomitmen pada saya secara personal?"
Komitmen semua orang yang Anda pimpin juga menjadi tolok ukur dalam menentukan keberhasilan kepemimpinan seorang entrepeneur dalam perusahaan. Ini karena kepemimpinan ialah sesuatu hubungan antarindividu yang terjadi dari hati ke hati. Ia lebih bersifat emosional. Ini membuatnya berbeda dari manajemen, yang bersifat lebih rasional, dari otak ke otak, dan tergantung pada hirarki posisi.
"Apakah orang yang saya pimpin akan melakukan apapun yang diperlukan bagi Anda sepanjang berada dalam koridor hukum dan etika?"
Poin ini masih berhubungan dengan kesetiaan. Dedikasi akan ditunjukkan oleh para pengikut saat seorang pemimpin membutuhkan bantuan mereka. Dan pada saat yang sama, sebagai pemimpin , entrepreneur juga jangan sampai lupa bahwa dalam kedua belah pihak terdapat hubungan timbal balik yang sesungguhnya setara. Idealnya, pemimpin dan yang dipimpin saling melayani satu sama lain, demi mencapai tujuan bersama.
"Apakah orang yang Anda pimpin siap untuk bekerja keras melalui tantangan sehingga Anda tidak merasa kecewa oleh pencapaiannya?"
Seorang entrepreneur bisa dianggap seorang pemimpin saat ia berhasil membangkitkan kesadaran untuk mencetak prestasi setinggi-tingginya dalam diri setiap orang yang ia pimpin, bahkan di saat ia tidak terus menerus berada di kantor. (*AP)
'7 Pertanyaan untuk Uji Kepemimpinan Entrepreneur ':
Artikel Bisnis Lainnya
- 3 Cara Terbaik Bangun Kepercayaan Diri Entrepreneur Sedikit orang berhasil dalam bisnis tanpa memiliki kepercayaan diri yang kokoh. Namun, setiap orang memiliki sedikit banyak perasaan kurang percaya diri dari waktu ke waktu. Berikut ialah 3 cara yang Anda bisa gunakan untuk mendorong munculnya rasa percaya diri sebagai entrepreneur ... Artikel Bisnis
- Di-PHK Malah Jadi Pengusaha Sukses Tidak selamanya pemutusan hubungan kerja (PHK) harus ditangisi. Tak selamanya pula pemutusan hubungan kerja membawa penderitaan. Bagi Kurniawan Santosa, misalnya, pemutusan hubungan kerja justru menjadi pembuka jalan untuk maju dan sukses. Gara-gara terkena PHK, Kurniawan kini memiliki ... Artikel Bisnis
- Mulai Berbisnis Sejak Dini Melatih dan menumbuhkan sisi entrepreneurship merupakan hal yang sangat krusial di era globalisasi. Itu harus dipupuk sejak dini. Salah satu sekolah yang bisa memfasilitasi hal tersebut adalah Sekolah Citra Berkat. Sekolah itu memiliki kekuatan dalam membangun MASK (Mindset, Attitude, ... Artikel Bisnis
- Bos Logistik Lebarkan Sayap ke Bisnis Kopi Energi Rudy Pesik dalam berbisnis seakan tak pernah padam. Sukses membesarkan DHL di Indonesia, tak membuatnya berhenti berkreasi. Dua tahun terakhir, dia agresif lewat mainan barunya: Kedai Kopi Kamu. Perkenalan Rudy dengan bisnis kopi dimulai saat bertemu pebisnis minuman kelas dunia, ... Artikel Bisnis
- Mendaur Kulit Kodok Menjadi Tas Guna memenuhi selera pasar, selama ini banyak produsen menawarkan produk fesyen seperti tas dan dompet dengan model unik dan dibuat dari bahan berkualitas. Untuk menghasilkan produk yang menarik, mereka sering menggunakan kulit binatang sebagai bahan baku produk. Beberapa kulit binatang ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul 7 Pertanyaan untuk Uji Kepemimpinan Entrepreneur . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 18 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "7 Pertanyaan untuk Uji Kepemimpinan Entrepreneur "
Posting Komentar