Selasa, 01 Mei 2012 - 09:21:58 WIB
Jaga Personal Branding di Dunia Online
Diposting oleh : septian - Dibaca: 505 kali
Jakarta - Ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan, dan kerap terlupakan, ketika melakukan personal branding di Internet. Yang pertama kali perlu diingat adalah personal branding adalah bicara tentang personal Anda sesungguhnya, yang kemudian diproyeksikan di Internet.
Ini berarti ide, gagasan, tindakan dan perilaku Anda sehari-hari saat offline-lah yang sebenarnya akan terproyeksi sesungguhnya di online. Bahwa kemudian ada upaya pemolesan citra diri secara online, baik dilakukan sendiri ataupun oleh dibantu pihak lain, sistematis ataupun alakadarnya, tetap saja proyeksi yang terbaik adalah jika apa adanya dari diri kita.
Pada personal branding, memang sebenarnya lebih kepada bagaimana menyaring informasi yang layak sebagai proyeksi diri kita, termasuk di media social misalnya. Personal branding di media social adalah bicara tentang apa yang sebaiknya dikomunikasikan ke publik dan apa yang sebaiknya cukup disampaikan terbatas atau offline saja.
Karena biar bagaimanapun, lantaran karakteristik komunikasi online, bisa terjadi pembiasan informasi dan makna yang luar biasa antara komunikasi di online dengan di offline.
Personal branding, sebaiknya tidak ditujukan untuk sekadar memoles citra, bak memupuri bedak setebal-tebalnya pada permukaan wajah kita. Jika itu yang terjadi, percayalah, 'bedak citra' tersebut akan meluntur seiring berjalannya waktu, cepat ataupun lambat.
Kemudian, medium online apakah yang paling cocok untuk melakukan personal branding? Jawabnya simple, yaitu 'blog'! Personal blog adalah yang paling memungkinkan terjadinya proses komunikasi dan penyampaian wacana yang lebih matang ketimbang, sebutlah, Facebook ataupun Twitter sekalipun.
Belum lagi keunggulan lain dari blog, yang lebih mudah tersimpan (achievable), terindeks di situs pencari (indexable) dan diakses kembali (retrievable) ketimbang media yang lain. Selain itu, blog (ataupun situs pribadi), dapat lebih menjamin hak penggunaan informasi yang Anda online-kan. Mengapa begitu?
Teridentifikasi bahwa situs layanan media sosial semisal Twitter, Facebook, LinkedIn, WordPress, Blogspot dan Google+ dapat dengan bebas menggunakan informasi yang kita upload melalui layanan mereka.
Menurut Jacob Share, dalam sebuah tulisannya di situs PersonalBrandingBlog.com, hal tersebut sangat jelas dapat dibaca pada 'term of service' ataupun 'user agreement' mereka, yang intinya mewajibkan Anda sebagai pemilik informasi untuk membolehkan mereka menggunakan untuk berbagai hal dan dengan berbagai cara, segala macam informasi yang Anda upload tanpa mereka harus membayar lisensi ataupun royalty apapun, di seluruh dunia di berbagai layanan mereka, termasuk yang belum ada saat ini (belum dibuat/diluncurkan). Luar biasa bukan?
Jadi, personal branding di Internet, tidaklah sesimpel 'hari ini update status apa di Facebook', 'besok mau sharing apa di twitter' dan sejenisnya.
Personal branding yang terbaik adalah jika memang yang dicitrakan dan dikomunikasikan kepada publik adalah yang sesungguhnya proyeksi dari apa dan bagaimana diri kita sesungguhnya. Walaupun memang tidak harus segala hal harus diproyeksikan utuh apa adanya, tetapi bukan berarti boleh melebih-lebihkan ataupun mengada-ada.
Pun pada saat memilih medium untuk melalukan personal branding, pastikan bahwa Anda telah membaca dan memahami betul 'aturan pakainya' -- walau memang kebanyakan dari kita, termasuk saya, acapkali lebih suka langsung klik 'next', 'next', 'agree'!.
Sedapat mungkin, gunakan blog ataupun situs pribadi yang Anda hostingkan sendiri dan/atau menggunakan nama domain sendiri. Jadikan blog ataupun situs pribadi tersebut sebagai pangkalan utama personal branding Anda, dan baru setelah itu gunakan layanan media social secukupnya untuk mempromosikan ke publik dan menjaring pengunjung ke blog Anda tersebut. Jangan berlebihan!
Diposting oleh : septian - Dibaca: 505 kali
Jakarta - Ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan, dan kerap terlupakan, ketika melakukan personal branding di Internet. Yang pertama kali perlu diingat adalah personal branding adalah bicara tentang personal Anda sesungguhnya, yang kemudian diproyeksikan di Internet.
Ini berarti ide, gagasan, tindakan dan perilaku Anda sehari-hari saat offline-lah yang sebenarnya akan terproyeksi sesungguhnya di online. Bahwa kemudian ada upaya pemolesan citra diri secara online, baik dilakukan sendiri ataupun oleh dibantu pihak lain, sistematis ataupun alakadarnya, tetap saja proyeksi yang terbaik adalah jika apa adanya dari diri kita.
Pada personal branding, memang sebenarnya lebih kepada bagaimana menyaring informasi yang layak sebagai proyeksi diri kita, termasuk di media social misalnya. Personal branding di media social adalah bicara tentang apa yang sebaiknya dikomunikasikan ke publik dan apa yang sebaiknya cukup disampaikan terbatas atau offline saja.
Karena biar bagaimanapun, lantaran karakteristik komunikasi online, bisa terjadi pembiasan informasi dan makna yang luar biasa antara komunikasi di online dengan di offline.
Personal branding, sebaiknya tidak ditujukan untuk sekadar memoles citra, bak memupuri bedak setebal-tebalnya pada permukaan wajah kita. Jika itu yang terjadi, percayalah, 'bedak citra' tersebut akan meluntur seiring berjalannya waktu, cepat ataupun lambat.
Kemudian, medium online apakah yang paling cocok untuk melakukan personal branding? Jawabnya simple, yaitu 'blog'! Personal blog adalah yang paling memungkinkan terjadinya proses komunikasi dan penyampaian wacana yang lebih matang ketimbang, sebutlah, Facebook ataupun Twitter sekalipun.
Belum lagi keunggulan lain dari blog, yang lebih mudah tersimpan (achievable), terindeks di situs pencari (indexable) dan diakses kembali (retrievable) ketimbang media yang lain. Selain itu, blog (ataupun situs pribadi), dapat lebih menjamin hak penggunaan informasi yang Anda online-kan. Mengapa begitu?
Teridentifikasi bahwa situs layanan media sosial semisal Twitter, Facebook, LinkedIn, WordPress, Blogspot dan Google+ dapat dengan bebas menggunakan informasi yang kita upload melalui layanan mereka.
Menurut Jacob Share, dalam sebuah tulisannya di situs PersonalBrandingBlog.com, hal tersebut sangat jelas dapat dibaca pada 'term of service' ataupun 'user agreement' mereka, yang intinya mewajibkan Anda sebagai pemilik informasi untuk membolehkan mereka menggunakan untuk berbagai hal dan dengan berbagai cara, segala macam informasi yang Anda upload tanpa mereka harus membayar lisensi ataupun royalty apapun, di seluruh dunia di berbagai layanan mereka, termasuk yang belum ada saat ini (belum dibuat/diluncurkan). Luar biasa bukan?
Jadi, personal branding di Internet, tidaklah sesimpel 'hari ini update status apa di Facebook', 'besok mau sharing apa di twitter' dan sejenisnya.
Personal branding yang terbaik adalah jika memang yang dicitrakan dan dikomunikasikan kepada publik adalah yang sesungguhnya proyeksi dari apa dan bagaimana diri kita sesungguhnya. Walaupun memang tidak harus segala hal harus diproyeksikan utuh apa adanya, tetapi bukan berarti boleh melebih-lebihkan ataupun mengada-ada.
Pun pada saat memilih medium untuk melalukan personal branding, pastikan bahwa Anda telah membaca dan memahami betul 'aturan pakainya' -- walau memang kebanyakan dari kita, termasuk saya, acapkali lebih suka langsung klik 'next', 'next', 'agree'!.
Sedapat mungkin, gunakan blog ataupun situs pribadi yang Anda hostingkan sendiri dan/atau menggunakan nama domain sendiri. Jadikan blog ataupun situs pribadi tersebut sebagai pangkalan utama personal branding Anda, dan baru setelah itu gunakan layanan media social secukupnya untuk mempromosikan ke publik dan menjaring pengunjung ke blog Anda tersebut. Jangan berlebihan!
'Jaga Personal Branding di Dunia Online':
Artikel Bisnis Lainnya
- 5 Langkah Mudah Siapkan Logo Bisnis Logo berperan penting dalam cepat dikenal atau tidaknya sebuah bisnis oleh kalangan konsumen. Namun, mempersiapkan sebuah logo untuk iklan di dunia maya dan bahan pemasaran dalam bentuk cetak akan sangat menantang, apalagi jika kita belum mengetahui dengan baik dan belum ... Artikel Bisnis
- Etika Dalam Fotografi Memotret merupakan kegiatan yang menyenangkan. Anda akan memperoleh kepuasan bila gambar yang dihasilkan sesuai dengan harapan. Nah, untuk memperoleh kepuasan tersebut, pada dasarnya ada sopan santun yang sudah menjadi semacam hukum tidak tertulis selama bertahun-tahun. Sopan santun ini ... Artikel Bisnis
- Rumah Produksi Lokal Masuk Pasar Dunia Tidak banyak usaha kreatif Indonesia yang sukses menembus pasar dunia. Namun, Dreamlight World Media telah melakukannya. Dulu tak ada yang menyangka bahwa label produksi asli Indonesia ini mampu menembus ketatnya persaingan di media ... Artikel Bisnis
- Bacary.com, Jejaring Sosial Asli Manado Kesuksesan jejaring sosial ternama seperti Facebook dan Twitter rupanya menginspirasi anak bangsa untuk membuat situs serupa. Kreativitas terbukti bukan milik penghuni kota besar seperti Jakarta saja. Anak muda asal Manado, Sulawesi Utara pun terbukti bisa membuat jejaring sosial, dengan ... Artikel Bisnis
- Pola Pikir Pengaruhi Kesuksesan Bisnis Online Ketika Anda terjun ke dalam bisnis online, tentunya harus mempunyai pola pikir yang benar terhadap bisnis internet Anda. Hal ini adalah salah satu alasan terbesar di balik keberhasilan dan kegagalan banyak pebisnis online. Mereka yang memiliki pola pikir yang benar pasti akan menuai ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Jaga Personal Branding di Dunia Online. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 18 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Jaga Personal Branding di Dunia Online"
Posting Komentar