Senin, 29 April 2013 - 09:11:14 WIB
Badrun, Produsen Krupuk asal Kudus
Diposting oleh : arnandadanu - Dibaca: 837 kali
Diposting oleh : arnandadanu - Dibaca: 837 kali
Bagi sebagian orang, menyantap makanan tanpa kehadiran kerupuk terasa kurang. Makanan kecil renyah yang menjadi teman bersantap ini bila ditekuni, mendatangkan keuntungan tak sedikit.
Dari usaha kerupuk, H Badrun, berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga sarjana. Sejak berusia 10 tahun, Badrun sudah bekerja di sebuah perusahaan kerupuk di Semarang mengikuti seorang majikan. Badrun hanya menyelesaikan pendidikan sampai kelas dua Sekolah Dasar. Selang beberapa tahun, selain bekerja di rumah diperbolehkan untuk ke perusahaan kerupuk .
Lima tahun Badrun belajar bisnis kerupuk . Mulai pengolahan bahan baku, produksi, hingga pemasaran semua dipelajari. Sehingga timbul keinginan Badrun membuat usaha kerupuk sendiri.
Pada 1979, saat berusia 20 tahun, Badrun memulai usahanya dan pindah ke Kudus. Bersama istrinya, dia pindah ke Kecamatan Jati. Bermodalkan beberapa ekor sapi, hasil kerjanya, bersama istri dan satu orang pekerja ia mulai merintis usahanya.
Badrun dan istrinya sendiri yang menawarkan aneka kerupuk matang ke warung dan toko. Sedangkan kerupuk mentah sebagian ia jual ke pasar atau dititipkan ke warung-warung.
Beberapa bulan berjalan, usaha berkembang dari rumahkontrakan menjadi pabrik kerupuk. Kini usahanya mempekerjakan 100 orang di bagian produksi, hingga pemasaran. Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah kini terkenal sebagai basis pembuatan berbagai jenis kerupuk.
Usai tiga dasawarsa, omzetnya kini beranak pinak. Badrun bisa meraih omzet Rp 150 juta atau Rp 1,8 miliar per tahun. Setelah malang melintang di sebagai produsen kerupuk, Badrun merambah usaha lainnya. Pria yang juga menyekolahkan semua anak-anaknya hingga perguruan tinggi ini memasok bahan baku kerupuk seperti tepung tapioka kepada produsen lainnya.
Untuk memenangkan persaingan dengan tumbuhnya industri kerupuk, Badrun punya strategi sendiri. Dengan memasok bahan baku ke produsen lain membuat produsen bergantung kepadanya. Jika pesaingnya tak mau, dia akan mendirikan pabrik di dekat pabrik kerupuk tersebut.
Sampai kini, Badrun memiliki 30 cabang seperti dari Jakarta, Jawa Barat hingga ke Jawa Tengah. Pemasaran utama kerupuknya adalah kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Tangerang, Cikampek, Banten, Purwakarta, Cirebon, Pemalang, Pekalongan, Brebes, Blora , Semarang, Rembang, dan Ngawi.
Setiap cabang ia percayakan kepada karyawan. Sedangkan pembukuan dan administrasi dipegang oleh anak-anaknya. Sejak 1990an, ia menjalankan usahanya di bawah kendali UD Ban.
Meskipun bisnisnya menggurita di berbagai kota, Badrun tak mau lengah soal kualitas. Sebagai pemain yang sudah 30 tahun bergelut dengan bisnis kriuk-kriuk ini, bagi Badrun kualitas terbaik merupakan kunci kepercayaan konsumen.
Ia tetap memilih bahan baku berkualitas seperti tapioka, terasi, dan garam. Badrun memodifikasi oven yang dipakai saat cuaca hujan, sehingga penjemuran tetap terjaga.
Setelah Pulau Jawa, ia kini tengah melebarkan usaha hingga ke Timur Indonesia. Bermacam jenis kerupuk mentah hasil produksinya kini juga bisa diperoleh di Kalimantan dan Papua. (Akhlis) Sumber: Eciputra.com
Lima tahun Badrun belajar bisnis kerupuk . Mulai pengolahan bahan baku, produksi, hingga pemasaran semua dipelajari. Sehingga timbul keinginan Badrun membuat usaha kerupuk sendiri.
Pada 1979, saat berusia 20 tahun, Badrun memulai usahanya dan pindah ke Kudus. Bersama istrinya, dia pindah ke Kecamatan Jati. Bermodalkan beberapa ekor sapi, hasil kerjanya, bersama istri dan satu orang pekerja ia mulai merintis usahanya.
Badrun dan istrinya sendiri yang menawarkan aneka kerupuk matang ke warung dan toko. Sedangkan kerupuk mentah sebagian ia jual ke pasar atau dititipkan ke warung-warung.
Beberapa bulan berjalan, usaha berkembang dari rumahkontrakan menjadi pabrik kerupuk. Kini usahanya mempekerjakan 100 orang di bagian produksi, hingga pemasaran. Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah kini terkenal sebagai basis pembuatan berbagai jenis kerupuk.
Usai tiga dasawarsa, omzetnya kini beranak pinak. Badrun bisa meraih omzet Rp 150 juta atau Rp 1,8 miliar per tahun. Setelah malang melintang di sebagai produsen kerupuk, Badrun merambah usaha lainnya. Pria yang juga menyekolahkan semua anak-anaknya hingga perguruan tinggi ini memasok bahan baku kerupuk seperti tepung tapioka kepada produsen lainnya.
Untuk memenangkan persaingan dengan tumbuhnya industri kerupuk, Badrun punya strategi sendiri. Dengan memasok bahan baku ke produsen lain membuat produsen bergantung kepadanya. Jika pesaingnya tak mau, dia akan mendirikan pabrik di dekat pabrik kerupuk tersebut.
Sampai kini, Badrun memiliki 30 cabang seperti dari Jakarta, Jawa Barat hingga ke Jawa Tengah. Pemasaran utama kerupuknya adalah kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Tangerang, Cikampek, Banten, Purwakarta, Cirebon, Pemalang, Pekalongan, Brebes, Blora , Semarang, Rembang, dan Ngawi.
Setiap cabang ia percayakan kepada karyawan. Sedangkan pembukuan dan administrasi dipegang oleh anak-anaknya. Sejak 1990an, ia menjalankan usahanya di bawah kendali UD Ban.
Meskipun bisnisnya menggurita di berbagai kota, Badrun tak mau lengah soal kualitas. Sebagai pemain yang sudah 30 tahun bergelut dengan bisnis kriuk-kriuk ini, bagi Badrun kualitas terbaik merupakan kunci kepercayaan konsumen.
Ia tetap memilih bahan baku berkualitas seperti tapioka, terasi, dan garam. Badrun memodifikasi oven yang dipakai saat cuaca hujan, sehingga penjemuran tetap terjaga.
Setelah Pulau Jawa, ia kini tengah melebarkan usaha hingga ke Timur Indonesia. Bermacam jenis kerupuk mentah hasil produksinya kini juga bisa diperoleh di Kalimantan dan Papua. (Akhlis) Sumber: Eciputra.com
'Badrun, Produsen Krupuk asal Kudus ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Hadirkan Menu Serba Singkong dengan Resep Tradisional & InternasionalBisnis Kuliner Sajian menu makanan berbahan dasar singkong dihadirkan Telo Penyet Resto yang ada di Jalan Nologaten Nomor 288 Catur Tunggal, Depok, Sleman. Resto ini dikenal sebagai pioner yang menyajikan aneka menu unik olahan singkong yang dipadukan dengan resep tradisional dan ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Agatha Christie, Novelis yang Memiliki Insting Bisnis Agatha Christie adalah seorang penulis novel kejahatan, cerita pendek dan drama. Ia juga menulis cerita romance dengan nama Mary Westmacott, tetapi ia paling diingat akan 66 novel detektif-nya dan 15 koleksi cerita pendek. Sebagai seorang novelis, dia juga dianugerahi insting ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Tidak Ada Cara Instan Untuk Meraih Sukses Artikel Bisnis Tidak ada cara instan untuk meraih kesuksesan, termasuk pada sektor Usaha Kecil-Menengah (UKM). Menurut Gunawan Ardiyanto, konsultan bisnis sekaligus penulis buku-buku tentang UKM, untuk bisa menuju pada jenjang kesuksesan dan peluang usaha , sebuah UKM memerlukan ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Sofyan Wanandi, Pebisnis Harus Mempunyai Ideologi Artikel Bisnis Sofyan Wanandi adalah pengusaha Indonesia dan pemilik bisnis Gemala Group. Mantan aktivis 1966 ini telah memiliki banyak pengalamannya dalam bidang ekonomi, birokrasi, dan politik. Sedari kecil, Sofjan telah bersentuhan dengan dunia usaha . Ketika masih ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Jangan Remehkan Strategi Pemasaran dari Mulut ke Mulut Artikel Bisnis Pernahkah Anda mengalami hal seperti ini? Suatu saat kita sedang berjalan-jalan atau bersantai di tempat-tempat umum seperti alun-alun, taman, gelanggang olah raga dan lainnya. Kemudian, kita bertemu dengan seseorang yang belum kita kenal. Setelah itu, ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Badrun, Produsen Krupuk asal Kudus . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 22 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Badrun, Produsen Krupuk asal Kudus "
Posting Komentar