Selasa, 28 Mei 2013 - 10:03:08 WIB
Sejarah Samsung: Dari Bisnis Sayur dan Ikan Jadi Brand Paling Inovatif
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 2053 kali
Tak menyerah begitu saja, Lee kemudian pindah ke Suwon di 1951 dan hanya dalam waktu 2 tahun , ia sanggup meningkatkan kembali kinerja usahanya yang suram. Staf perusahaannya bertambah dan akhirnya kegiatan bisnis berjalan normal kembali seperti sebelum serangan Komunis.
Pabrik produksi pertama yang dibangun Lee ialah pabrik pemrosesan gula di tahun 1953 beberapa waktu setelah perang usai namun ia terus bekerja sebagai penyalur barang-barang eceran.
Lee memperluas jaringan bisnis nya dengan membuka sejumlah gerai untuk tujuan komersial dan untuk menjual asuransi dan sekuritas.
Menandai pergeseran menuju era teknologi, bisnis Lee ini berubah menjadi Samsung Electronics yang didirikan secara resmi tahun 1969 dengan dukungan presiden Korsel berkuasa, Park Chung-hee.
Bantuan keuangan untuk Samsung pun mengalir saat diperlukan dan Park bahkan sempat melarang perusahaan asing melakukan bisnis di Korsel. Ini dilakukan untuk meminimalkan tingkat persaingan bisnis yang bisa mengancam pertumbuhan industri dalam negeri yang baru berkecambah. Alhasil, Samsung makin kuat dan besar tanpa ada gangguan berarti.
Park Chung-hee mengijinkan sejumlah perusahaan asing beroperasi di Korsel, dengan kesepakatan bahwa mereka menyumbangkan ketrampilan, pengetahuan dan teknologi kepada rakyat Korsel. Ini pada gilirannya akan membantu Samsung Electronics dalam banyak aspek dan memungkinkan perusahaan tersebut menciptakan berbagai chip dan papan sirkuit elektronik.
Tak lama berselang, Samsung menciptakan peralatan elektroniknya sendiri. Dari mesin pendingin, kulkas, pendingin ruangan dan mesin cuci.
Setelah berhasil memproduksi semua itu, Samsung berambisi menjualnya dengan mengekspor ke negara lain, seperti Kanada.
Setelah memutuskan untuk mendirikan cabang di luar Korsel dan masuk ke industri komunikasi, perusahaan ini meminjam dana segar dan memulai produksi TV dan peralatan audio di awal dekade 1970-an.
Samsung juga membuka saluran TV-nya sendiri, Tongyan Broadcasting Company di tahun 1970-an. Di tahun yang sama, perusahaan ini menciptakan divisi terpisah yang khusus bergerak dalam pengembangan industri berat seperti perangkat elektronik rumah tangga, pemurnian minyak bumi dan pembangunan kapal laut. Berdirilah divisi Samsung Precision Company, Samsung Heavy Industries Company dan Samsung Shipbuilding.
Samsung terus berkembang selama dekade 1980-an dan menjadi begitu sukses di semua bidang industri yang ia rambah.
Namun, Lee tidak berpuas diri. Ia terus bekerja menjelajahi potensi di pasar-pasar potensial seperti rekayasa genetis, antariksa dan bahkan teknologi nano.
Perusahaan ini mulai membangun pabrik-pabrik manufaktur yang lebih besar dan luas untuk produksi perangkat elektronik dan perangkat rumah tangga dari tahun 1982 dan 1987 di New York, New England dan Portugal.
Lee Byung-Chull akhirnya meninggal tanggal 19 November 1987 setelah mendedikasikan hidupnya selama 50 tahun untuk mendirikan dan membesarkan serta mempertahankan Samsung.
Lee Kun-hee sang anak menggantikan almarhum sang ayah. Hingga kini Samsung terus berkembang dengan sangat agresif menjadi 26 divisi dan 75 ribu pekerja. Samsung juga menjadi nama brand ternama di dunia yang dikenal sebagai produsen perangkat digital dan perangkat rumah tangga yang andal dan canggih. (serviceteam/*Akhlis)
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 2053 kali
Bisnis Alat Elektronik
Lee Byung-Chullmendirikan Samsung di Korsel di tahun 1938. Ia memulai bisnis tersebut dengan mengekspor sayur mayur, buah-buahan dan ikan kering di ibukota Korsel, Seoul.
Tahun 1950, saat kaum Komunis menyerang Korsel, Lee harus rela mengalami kerugian besar karena sebagian besar usahanya terganggu dan kekayaannya turun drastis.
Tak menyerah begitu saja, Lee kemudian pindah ke Suwon di 1951 dan hanya dalam waktu 2 tahun , ia sanggup meningkatkan kembali kinerja usahanya yang suram. Staf perusahaannya bertambah dan akhirnya kegiatan bisnis berjalan normal kembali seperti sebelum serangan Komunis.
Pabrik produksi pertama yang dibangun Lee ialah pabrik pemrosesan gula di tahun 1953 beberapa waktu setelah perang usai namun ia terus bekerja sebagai penyalur barang-barang eceran.
Lee memperluas jaringan bisnis nya dengan membuka sejumlah gerai untuk tujuan komersial dan untuk menjual asuransi dan sekuritas.
Menandai pergeseran menuju era teknologi, bisnis Lee ini berubah menjadi Samsung Electronics yang didirikan secara resmi tahun 1969 dengan dukungan presiden Korsel berkuasa, Park Chung-hee.
Bantuan keuangan untuk Samsung pun mengalir saat diperlukan dan Park bahkan sempat melarang perusahaan asing melakukan bisnis di Korsel. Ini dilakukan untuk meminimalkan tingkat persaingan bisnis yang bisa mengancam pertumbuhan industri dalam negeri yang baru berkecambah. Alhasil, Samsung makin kuat dan besar tanpa ada gangguan berarti.
Park Chung-hee mengijinkan sejumlah perusahaan asing beroperasi di Korsel, dengan kesepakatan bahwa mereka menyumbangkan ketrampilan, pengetahuan dan teknologi kepada rakyat Korsel. Ini pada gilirannya akan membantu Samsung Electronics dalam banyak aspek dan memungkinkan perusahaan tersebut menciptakan berbagai chip dan papan sirkuit elektronik.
Tak lama berselang, Samsung menciptakan peralatan elektroniknya sendiri. Dari mesin pendingin, kulkas, pendingin ruangan dan mesin cuci.
Setelah berhasil memproduksi semua itu, Samsung berambisi menjualnya dengan mengekspor ke negara lain, seperti Kanada.
Setelah memutuskan untuk mendirikan cabang di luar Korsel dan masuk ke industri komunikasi, perusahaan ini meminjam dana segar dan memulai produksi TV dan peralatan audio di awal dekade 1970-an.
Samsung juga membuka saluran TV-nya sendiri, Tongyan Broadcasting Company di tahun 1970-an. Di tahun yang sama, perusahaan ini menciptakan divisi terpisah yang khusus bergerak dalam pengembangan industri berat seperti perangkat elektronik rumah tangga, pemurnian minyak bumi dan pembangunan kapal laut. Berdirilah divisi Samsung Precision Company, Samsung Heavy Industries Company dan Samsung Shipbuilding.
Samsung terus berkembang selama dekade 1980-an dan menjadi begitu sukses di semua bidang industri yang ia rambah.
Namun, Lee tidak berpuas diri. Ia terus bekerja menjelajahi potensi di pasar-pasar potensial seperti rekayasa genetis, antariksa dan bahkan teknologi nano.
Perusahaan ini mulai membangun pabrik-pabrik manufaktur yang lebih besar dan luas untuk produksi perangkat elektronik dan perangkat rumah tangga dari tahun 1982 dan 1987 di New York, New England dan Portugal.
Lee Byung-Chull akhirnya meninggal tanggal 19 November 1987 setelah mendedikasikan hidupnya selama 50 tahun untuk mendirikan dan membesarkan serta mempertahankan Samsung.
Lee Kun-hee sang anak menggantikan almarhum sang ayah. Hingga kini Samsung terus berkembang dengan sangat agresif menjadi 26 divisi dan 75 ribu pekerja. Samsung juga menjadi nama brand ternama di dunia yang dikenal sebagai produsen perangkat digital dan perangkat rumah tangga yang andal dan canggih. (serviceteam/*Akhlis)
'Sejarah Samsung: Dari Bisnis Sayur dan Ikan Jadi Brand Paling Inovatif':
Artikel Bisnis Lainnya
- Tips Menyusun Rencana Keuangan Bulanan Tips Wirausaha Bagi Anda yang menerima gaji pada tanggal 25 atau tanggal lain, notifikasi sms banking dengan pemberitahuan bahwa gaji telah parkir dengan manis dalam rekening mungkin sudah sangat dinanti-nanti. Tak heran pula pada tanggal-tanggal ini, orang-orang berbaris ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Ilham Bintang, Si Raja Bisnis Infotainment Kesuksesan mengemas acara infotainment, yang kini menjadi paket usaha di dunia hiburan televisi berhasil melambungkan namanya. Ia adalah Ilham Bintang (50), yang kini dikenal sebagai raja infotainment di Indonesia dan saat ini memiliki 15 slot acara usaha hiburan televisi di ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 4 Langkah Menyampaikan Berita Buruk pada Klien Tips Wirausaha Tidak seorang pun ingin menjadi pembawa berita buruk. Namun, mendiamkan sebuah masalah dan tidak menyampaikannya pada pihak yang berkepentingan dan membiarkannya makin parah hanya akan membuat kondisi makin memburuk. Terutama jika Anda memiliki klien setia, ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Gunawan Ardiyanto Sukses di Bisnis Jasa Pelatihan Jatuh bangkrut, adalah kisah yang selalu menarik perhatian dari seorang pengusaha sukses. Di berbagai media masa – baik di Indonesia pun di manca negara, kisah pahit getir itu selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk disimak. Umumnya kisah-kisah pengusaha itu ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Pelajaran dari Kegagalan Bisnis Online Artikel Bisnis Pelajaran dari kegagalan bisnis online yang lain ialah bahwa periklanan , tak peduli seberapa cerdasnya, tidak bisa menyelamatkan Anda. Ambil contoh kasus Pets.com, sebuah toko kebutuhan hewan peliharaan online . Maskot boneka kaos kakinya yang ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Sejarah Samsung: Dari Bisnis Sayur dan Ikan Jadi Brand Paling Inovatif. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 22 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Sejarah Samsung: Dari Bisnis Sayur dan Ikan Jadi Brand Paling Inovatif"
Posting Komentar