Selasa, 28 Mei 2013 - 09:56:42 WIB
Tips Menyusun Rencana Keuangan Bulanan
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1206 kali

Tips Wirausaha
Diposting oleh : admineciputra - Dibaca: 1206 kali
Tips Wirausaha
Bagi Anda yang menerima gaji pada tanggal 25 atau tanggal lain, notifikasi sms banking dengan pemberitahuan bahwa gaji telah parkir dengan manis dalam rekening mungkin sudah sangat dinanti-nanti. Tak heran pula pada tanggal-tanggal ini, orang-orang berbaris rapi di ATM. Entah untuk membayar tagihan, isi ulang pulsa atau mengambil uang tunai.
“Sayangnya, masih sedikit yang punya saldo positif hingga hari ke-25” ujar Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom., CFP, perencana keuangan independen dan direktur ZAP Finance (www.zapfin.com). “Alasan terbesar gaji bulanan habis di tengah jalan adalah tidak adanya rencana pengeluaran yang sistematis, sehingga mengambil uang seperti kurang terkendali.”
Adakah cara untuk keluar dari lingkaran tersebut? Prita membagi tipsnya.
Membuat Rencana Pengeluaran. Menurut Prita, setiap bulan Anda wajib membuat desain rencana pengeluaran yang Anda susun saat menerima gaji. Kuncinya terletak pada rencana pengeluaran yang disusun harus realistis dan menggambarkan pola hidup Anda yang sebenarnya.
“Untuk membuat alokasi pengeluaran yang realistis, Anda perlu me-review jenis dan jumlah pengeluaran Anda selama tiga bulan ke belakang,” ungkap Prita. “Dari sini, biasanya Anda akan tahu tipe spender seperti apa diri Anda, apakah lebih banyak belanja untuk urusan kuliner , fashion, buku, peralatan hobi atau yang lain.”
Selain itu, review ini juga bisa membantu Anda untuk memutuskan pos-pos apa saja yang bisa dilakukan penghematan atau dihilangkan sama sekali.
“Untuk membuat alokasi pengeluaran yang realistis, Anda perlu me-review jenis dan jumlah pengeluaran Anda selama tiga bulan ke belakang,” ungkap Prita. “Dari sini, biasanya Anda akan tahu tipe spender seperti apa diri Anda, apakah lebih banyak belanja untuk urusan kuliner , fashion, buku, peralatan hobi atau yang lain.”
Selain itu, review ini juga bisa membantu Anda untuk memutuskan pos-pos apa saja yang bisa dilakukan penghematan atau dihilangkan sama sekali.
Catat! Langkah berikutnya adalah membuat semacam buku harian yang berisi catatan pengeluaran selama sebulan.
“Anda bisa mencatat barang atau jasa yang dibeli , jumlah yang dibeli dalam satuan unit, nominal transaksi, waktu pembelian, dan tempat pembelian setiap hari,” Prita menyarankan.
“Anda bisa mencatat barang atau jasa yang dibeli , jumlah yang dibeli dalam satuan unit, nominal transaksi, waktu pembelian, dan tempat pembelian setiap hari,” Prita menyarankan.
Bandingkan Pengeluaran Aktual dengan Rencana. Terakhir, adalah membandingkanlah rencana pengeluaran yang Anda susun di awal bulan dengan buku harian pengeluaran Anda. Terkejut dengan angkanya?
“Jika rencana pengeluaran yang Anda buat sama atau tidak berbeda jauh dengan pengeluaran aktual Anda, maka selamat, Anda sudah paham tipe spender seperti apa diri Anda ini,” jelas Prita. “Anda hanya perlu memeriksa pos-pos pengeluaran mana yang bisa dialihkan menjadi pos tabungan dan investasi tanpa mengubah pola hidup Anda secara drastis.”
Di sisi lain, apabila rencana pengeluaran yang disusun berbeda jauh dari kenyataan, maka Anda perlu melakukan revisi terhadap anggaran tersebut. Untuk itu Prita meminta Anda untuk memerhatikan kembali buku harian pengeluaran dan periksa pos-pos pengeluaran yang bocor.
Cari tahu apakah kebocoran tersebut disebabkan oleh pola belanja Anda sendiri atau mungkin ada faktor-faktor eksternal yang terjadi. Hal ini akan sangat membantu dalam proses revisi anggaran.
“Jika rencana pengeluaran yang Anda buat sama atau tidak berbeda jauh dengan pengeluaran aktual Anda, maka selamat, Anda sudah paham tipe spender seperti apa diri Anda ini,” jelas Prita. “Anda hanya perlu memeriksa pos-pos pengeluaran mana yang bisa dialihkan menjadi pos tabungan dan investasi tanpa mengubah pola hidup Anda secara drastis.”
Di sisi lain, apabila rencana pengeluaran yang disusun berbeda jauh dari kenyataan, maka Anda perlu melakukan revisi terhadap anggaran tersebut. Untuk itu Prita meminta Anda untuk memerhatikan kembali buku harian pengeluaran dan periksa pos-pos pengeluaran yang bocor.
Cari tahu apakah kebocoran tersebut disebabkan oleh pola belanja Anda sendiri atau mungkin ada faktor-faktor eksternal yang terjadi. Hal ini akan sangat membantu dalam proses revisi anggaran.
Di bagian akhir, Prita menegaskan bahwa membuat rencana pengeluaran lebih dari sekadar menyusun angka-angka.
“Ini adalah bentuk menghargai kerja keras Anda sendiri,” tegas Prita. “Anda tentu tidak mau, kan, uang yang didapatkan dari keringat sendiri diberikan ke pihak lain tanpa memberikan suatu nilai bagi kehidupan Anda? Live a beautiful life!” (bn/dari berbagai sumber)
'Tips Menyusun Rencana Keuangan Bulanan ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Ilham Bintang, Si Raja Bisnis Infotainment Kesuksesan mengemas acara infotainment, yang kini menjadi paket usaha di dunia hiburan televisi berhasil melambungkan namanya. Ia adalah Ilham Bintang (50), yang kini dikenal sebagai raja infotainment di Indonesia dan saat ini memiliki 15 slot acara usaha hiburan televisi di ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- 4 Langkah Menyampaikan Berita Buruk pada Klien Tips Wirausaha Tidak seorang pun ingin menjadi pembawa berita buruk. Namun, mendiamkan sebuah masalah dan tidak menyampaikannya pada pihak yang berkepentingan dan membiarkannya makin parah hanya akan membuat kondisi makin memburuk. Terutama jika Anda memiliki klien setia, ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Gunawan Ardiyanto Sukses di Bisnis Jasa Pelatihan Jatuh bangkrut, adalah kisah yang selalu menarik perhatian dari seorang pengusaha sukses. Di berbagai media masa – baik di Indonesia pun di manca negara, kisah pahit getir itu selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk disimak. Umumnya kisah-kisah pengusaha itu ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Pelajaran dari Kegagalan Bisnis Online Artikel Bisnis Pelajaran dari kegagalan bisnis online yang lain ialah bahwa periklanan , tak peduli seberapa cerdasnya, tidak bisa menyelamatkan Anda. Ambil contoh kasus Pets.com, sebuah toko kebutuhan hewan peliharaan online . Maskot boneka kaos kakinya yang ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Di Brazil, Jatah Kursi Kosong Ditawarkan pada Mahasiswa Kurang Mampu Bisnis Pendidikan Harus diakui bahwa menuntut ilmu bukan sesuatu yang terjangkau bagi sebagian kalangan. Dalam mengakses pendidikan , sebagian orang masih kesulitan karena kendala biaya yang tinggi. Padahal kita sudah ketahui bersama, pendidikan makin dirasakan peran ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Tips Menyusun Rencana Keuangan Bulanan . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 22 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Tips Menyusun Rencana Keuangan Bulanan "
Posting Komentar