• HOME

Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi

Rabu, 15 Mei 2013 - 09:48:40 WIB
artikel-bisnis Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi
Diposting oleh : admineciputra    - Dibaca: 1005 kali
Berbagi ilmu dengan meng-klik tombol berikut ini »

nick daloisio
 
"The bigger the corporation, the less the innovation."
 
Makin besar sebuah perusahaan, makin sedikit inovasi yang dihasilkan, demikian pesan dari seorang entrepreneur muda bernama Nick D’Aloisio.D’Aloisio menjadi bahan pembicaraan akhir-akhir ini karena menjadi remaja multijutawan. Bukan karena mewarisi harta dari orang tua atau mendapatkan hadiah undian lotre tetapi karena ia sukses menjual Summly, startup yang ia dirikan, kepada perusahaan raksasa Internet Yahoo.

Perusahaan besar yang ia pikirkan ialah Google, sebuah perusahaan yang banyak orang anggap sangat inovatif berkat banyak produk seperti kacamata hingga mobil yang mampu mengendalikan kemudi sendiri hingga kacamata baca yang dapat menampilkan isi email. Namun, D’Aloisio yang masih bersekolah di sekolah menengah di London Selatan ini membuktikan tekadnya dengan mengembangkan sebuah inovasi yang tak bisa dianggap remeh bahkan sebelum Google atau Yahoo melakukannya.

Untuk remaja berusia 17 tahun, pemikiran D’Aloisio memang tergolong mengagumkan. Saat sebagian teman-temannya masih berkutat dengan pelajaran sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler, ia justru memilih untuk menghabiskan waktu senggang untuk merintis sebuah startup digital.

Ia memiliki kepercayaan diri yang sangat khas anak muda generasinya dengan mengatakan ada sebuah keyakinan bahwa banyak entrepreneur muda yang berpandangan mereka bisa menciptakan perusahaan sesukses Google. Google yang harusnya cemas dan takut, bukan kita, kata D’Aloisio.

Keyakinan yang teguh dan penuh optimisme ini disebut sebagai “optimisme spontan” yang menurut pakar ekonomi John Maynard Keynes adalah senjata utama dari apa yang ia sebut sebagai “jiwa hewan”. Banyak kegiatan positif dalam perekonomian merupakan hasil dari jiwa-jiwa hewan ini, Keynes mengakui.

Apa yang bisa kita pelajari dari D’Aloisio? Ia berpendapat bahwa Internet menjadikan lebih mudah bagi setiap orang yang memiliki ide brilian untuk sukses meskipun ia juga telah membuat bisnis inovasi yang lebih kompetitif.

Generesi muda seusia D’Aloisio tampaknya memiliki lebih sedikit ketakutan dan kecemasan daripada mereka yang sudah lebih dewasa. Mereka yang berusia lebih dewasa justru harus berperang dengan kecemasan itu saat ingin mencoba sesuatu yang baru dan inovatif. Alih-alih fokus pada inovasi, mereka lebih cemas dengan risiko sampingannya. Memang ada efek sampingnya tetapi jangan sampai menutup mata kita untuk melihat manfaat yang lebih besar.
 
Alasan lain mengapa generasi yang lebih muda lebih berani ialah bahwa kondisi ekosistem entrepreneuership di sejumlah belahan dunia lebih baik sekarang. Ekosistem yang menjadi tempat untuk meluncurkan inovasi jauh lebih kondusif sekarang. Beberapa tahun lalu, menemukan kumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan entrepreneurship merupakan hal yang tak mudah. Sekarang keadaan lebih baik karena makin banyak orang yang mendirikan komunitas, organisasi bisnis yang sedikit banyak memberikan jalan bagi para entrepreneur baru untuk memupuk kemampuannya.

D’Aloisio menggunakan jalan yang sederhana, yaitu dengan memanfaatkan App Store untuk menjangkau ribuan konsumennya dan mendapatkan produk di depan investor besar dunia.

Selain itu, jumlah investor kaya yang lebih banyak mendongkrak ekosistem.D'Aloisio baru-baru ini mendapatkan dukungan pendanaan dari milyarder Hongkong, Li Ka Shing. Sementara itu, Peter Thiel sang pendiri PayPal memberikan sebagian kecil kekayaannya untuk mendorong para remaja terpilih untuk keluar dari kampus dan memulai bisnis sendiri . D’Aloisio sendiri mengatakan ia tak akan pernah meninggalkan bangku pendidikan formalnya tetapi kini ia tampaknya mengubah pemikirannya, apalagi dengan naik daunnya Summly.

Dan tentunya sebagaimana ditunjukkan dari kesepakatan yang tercapai antara Summly dan Yahoo, perusahaan sebesar itu pun bersedia untuk mempertaruhkan sebagian asetnya demi mendapatkan inovasi yang tak bisa ia hasilkan sendiri dari entrepreneur remaja dan startup semuda Summly.
Jika Keynes tepat mengenai inovasi yang didorong” jiwa hewan”, kepercayaan diri yang begitu besar dalam diri para generasi muda saat ini menjadi alasan atas optimisme yang besar tersebut terutama jika kita bisa mempersenjatai mereka untuk bisa mencapai puncak sukses dengan mengajarkan entrepreneurship di sekolah-sekolah menengah. Apa yang dicapai D’Aloisio menjadi indikator bagi kita bahwa kita berada di awal era inovasi yang makin menjanjikan.   (*Akhlis) Sumber: Eciputra.com 
 

'Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi':

Artikel Bisnis Lainnya

Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Senin, 23 September 2013

Belum ada komentar untuk " Miliarder Belia Nick D'Aloisio tentang Inovasi"

Posting Komentar