• HOME

Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan

Rabu, 15 Mei 2013 - 09:56:12 WIB
artikel-bisnis Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan
Diposting oleh : admineciputra    - Dibaca: 763 kali
Berbagi ilmu dengan meng-klik tombol berikut ini »

Sertifikasi penggunaan "batikmark " dilakukan untuk mengantisipasi pembajakan produk batik Indonesia yang sudah berlangsung sekian lama.
"Sertifikasi 'Batikmark' untuk mengantisipasi pembajakan batik Indonesia oleh produsen tekstil luar negeri yang sudah berlangsung lama," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat pada pembukaan Pameran Batik dengan tema,'Batikmark, Batik Berkualitas ' di Jakarta, Selasa.
Hidayat mengatakan sertfikasi 'Batikmark ' juga dilakukan untuk menghadapi kompetisi produk identik atau yang mirip dijual di pasaran.
Menurut dia, untuk memperoleh sertifikasi penggunaan "batikmark", produk batik dari produsen harus melewati serangkaian tes yang dilakukan Balai Besar Industri Kerajian dan Batik dengan mengacu pada standar nasional.
"Industri ini merupakan lembaga yang disahkan oleh keputusan menteri untuk melakukan tes tambahan pada tekstil bermotif batik ," kata dia.
Tujuan tes, lanjutnya, adalah untuk memastikan bahwa tekstil tersebut memenuhi standar sertifikasi dari tekstil bermotif batik , dari bahan diterapkan pada tekstil, pola, teknik pencelupan, dan kualitas tekstil.
"Jika telah memenuhi syarat akan mendapatkan nomor sertifikasi. "Batikmark " berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang. "Label ini telah dilindungi hak cipta di Kantor Hak Cipta Indonesia," kata dia.
Hingga saat ini, Balai Besar Industri Kerajinan dan Batik telah mengeluarkan 106 sertifikat, dan terus meningkatkan dengan semakin sadarnya IKM Batik atas pemanfaatan Batikmark dengan memerlukan sosialiasasi dan bantuan biaya yant bersumber dari dana dekonsentrasi yang ada di daerah.
Logo "batikmark ", lanjut Hidayat, bermanfaat sebagai alat pembeda batik buatan Indonesia dengan produk batik dari negara lain.
"Sehingga memudahkan konsumen mancanegara mengenal batik Indonesia ataupun para pembeli dalam negeri untuk lebih menyakini dari apa yang akan dipakai," ujar Hidayat.
Sebelumnya, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Euis Saedah mengatakan, batik adalah identitas masyarakat dan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, batik harus dicintai dan dikembangkan di semua daerah di Indonesia.
Menurut dia, dengan pameran batik ini diharapkan para perajin di seluruh Indonesia mencantumkan label emas untuk batik tulis, perak untuk kombinasi tulis dan cap, dan putih untuk batik cap di setiap lembar batik yang diproduksi. (ant/as)
 
Eciputra.com , Ciputraentrepreneurship.com , Ciputranews.com , Properti.net 

 

'Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan ':

Artikel Bisnis Lainnya

Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Senin, 23 September 2013

Belum ada komentar untuk " Sertifikasi "Batikmark" untuk Antisipasi Pembajakan "

Posting Komentar