• HOME

Plus-Minus Mengembangkan Bisnis Waralaba

Rabu, 10 Juli 2013 - 09:47:36 WIB
artikel-bisnis Plus-Minus Mengembangkan Bisnis Waralaba
Diposting oleh : admineciputra    - Dibaca: 987 kali
Berbagi ilmu dengan meng-klik tombol berikut ini »

franchiseSetiap bisnis tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangan. Seperti waralaba, bisnis tersebut juga mempunyai plus-minus. Berikut keuntungan dan kerugian waralaba yang kami kutip dari beberapa sumber:
Keuntungan:
1. Perusahaan induk memberikan bimbingan dan bantuan yang substansial bagi pewaralaba mengenai berbagai masalah bisnis yang penting mulai dari mempersiapkan dan memasaran produk, menciptakan promosi yang baik dan efektif, hingga merancang desain tempat dan perlengkapan. Waralaba yang sudah mapan biasanya mengiklankan produk atau layanannya secara nasional.
2. Banyak waralaba yang menyediakan bantuan kepada pewaralaba berupa operator yang akan merancang dan melengkapi struktur  diawal pendirian. Selain itu, mereka juga dapat menetapkan prosedur akuntansi yang tepat.
3. Sebagian besar perusahaan induk akan memberikan pelatihan kepada operator baru mereka. Setelah toko dibuka, perusahaan induk akan memberikan bantuan manajemen yang ditawarkan secara terus-menerus.
4. Jika Anda membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan modal untuk memperoleh waralaba, sebuah bank akan yakin kepada Anda dengan perusahaan induk di belakang Anda.
5. Bisnis waralaba lebih sedikit gagal dibandingkan dengan bisnis yang dijalankan individu yang baru memulai bisnis mereka sendiri. Salah satu alasannya adalah bahwa banyak perusahaan induk akan berusaha sekuat-kuatnya untuk menjaga waralaba dari keruntuhan. Kebangkrutan dianggap buruk, tidak hanya dari sudut pandang keuntungan, tetapi juga mempengaruhi citra pemilik waralaba. McDonald's, misalnya, mengklaim jika tidak ada satupun restoran waralabanya yang merugi.
Kekurangan:
1. Biaya untuk sebuah bisnis waralaba biasanya lebih tinggi daripada sebuah bisnis yang dimulai dari nol. Selain itu, pewaralaba diwajibkan membayar biaya awal dan terus membayar biaya royalti perusahaan induk, yang dapat berkisar 2-15 persen dari total penjualan kotor.
2. Seorang pewaralaba biasanya harus mematuhi semua kebijakan-kebijakan perusahaan induk.
3. Beberapa pewaralaba hanya berperan sebagai "manajer" bukan "pengusaha kecil." Anda harus bertanya terlebih dahulu sebelum memutuskan terjun di bisnis waralaba , seberapa banyak kontrol yang akan Anda miliki. (*/ dari berbagai sumber)
 
 

 

'Plus-Minus Mengembangkan Bisnis Waralaba':

Artikel Bisnis Lainnya

Jual Beli Online
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Plus-Minus Mengembangkan Bisnis Waralaba. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Ditulis oleh: Admin - Kamis, 07 November 2013

Belum ada komentar untuk " Plus-Minus Mengembangkan Bisnis Waralaba"

Posting Komentar