Rabu, 25 April 2012 - 09:53:20 WIB
Pentingnya Kultur Belajar dari Kegagalan dalam Entrepreneurship
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 645 kali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menyatakan persepsi kegagalan dalam kewirausahaan tidak diterima di Indonesia. "Kalau gagal, itu dianggap negatif sekali," ujar Mari seusai pembukaan National Seminar on Copyright and Creative Industries, hari Selasa, 3 April 2012. Menurut Mari, persepsi tersebut menjadi kendala dalam pengembangan industri kreatif.
Padahal, menurut Mari, ada kegagalan di tiap kewirausahaan. Saat seorang wirausaha mengalami kegagalan, dikatakan Mari, orang tersebut akan mencoba lagi. Mari mengatakan nantinya orang tersebut berhasil karena belajar dari kegagalan. Kultur untuk belajar dari kegagalan itu, menurut Mari, harus dikembangkan dan diterima dalam kewirausahaan.
Menurut Mari, persoalan dalam industri kreatif muncul pada penilaian. Permasalahan tersebut ditemui terutama pada produk yang tidak tampak seperti perangkat lunak dan animasi. Penilaian tersebut, dikatakan Mari, penting sebagai indikator kesuksesan bisnis dalam mencari pendanaan.
Sebagai solusi, Mari menuturkan pemerintah dapat berperan dalam memberikan subsidi. Atau, pemerintah bisa bersama-sama dengan investor untuk menyediakan dana awal. Mari mengatakan pada umumnya ada proses awal sebelum suatu usaha menjadi layak untuk mendapat pendanaan dari perbankan. Mari mengakui sampai saat ini pihaknya masih mencari model yang tepat untuk melakukan pendampingan proses awal tersebut.
Mari menyebut salah satu kewirausahaan yang dianggapnya sukses. "Maicih itu salah satu contohnya," ujar Mari. Namun jika ada pihak-pihak yang mencoba meniru Maicih, kata Mari, maka Maicih pun harus mengembangkan hal baru.(tempo.co/*AP)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 645 kali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menyatakan persepsi kegagalan dalam kewirausahaan tidak diterima di Indonesia. "Kalau gagal, itu dianggap negatif sekali," ujar Mari seusai pembukaan National Seminar on Copyright and Creative Industries, hari Selasa, 3 April 2012. Menurut Mari, persepsi tersebut menjadi kendala dalam pengembangan industri kreatif.
Padahal, menurut Mari, ada kegagalan di tiap kewirausahaan. Saat seorang wirausaha mengalami kegagalan, dikatakan Mari, orang tersebut akan mencoba lagi. Mari mengatakan nantinya orang tersebut berhasil karena belajar dari kegagalan. Kultur untuk belajar dari kegagalan itu, menurut Mari, harus dikembangkan dan diterima dalam kewirausahaan.
Menurut Mari, persoalan dalam industri kreatif muncul pada penilaian. Permasalahan tersebut ditemui terutama pada produk yang tidak tampak seperti perangkat lunak dan animasi. Penilaian tersebut, dikatakan Mari, penting sebagai indikator kesuksesan bisnis dalam mencari pendanaan.
Sebagai solusi, Mari menuturkan pemerintah dapat berperan dalam memberikan subsidi. Atau, pemerintah bisa bersama-sama dengan investor untuk menyediakan dana awal. Mari mengatakan pada umumnya ada proses awal sebelum suatu usaha menjadi layak untuk mendapat pendanaan dari perbankan. Mari mengakui sampai saat ini pihaknya masih mencari model yang tepat untuk melakukan pendampingan proses awal tersebut.
Mari menyebut salah satu kewirausahaan yang dianggapnya sukses. "Maicih itu salah satu contohnya," ujar Mari. Namun jika ada pihak-pihak yang mencoba meniru Maicih, kata Mari, maka Maicih pun harus mengembangkan hal baru.(tempo.co/*AP)
'Pentingnya Kultur Belajar dari Kegagalan dalam Entrepreneurship ':
Artikel Bisnis Lainnya
- 5 Langkah Mudah Siapkan Logo Bisnis Logo berperan penting dalam cepat dikenal atau tidaknya sebuah bisnis oleh kalangan konsumen. Namun, mempersiapkan sebuah logo untuk iklan di dunia maya dan bahan pemasaran dalam bentuk cetak akan sangat menantang, apalagi jika kita belum mengetahui dengan baik dan belum ... Artikel Bisnis
- 10 Cara Raih Dukungan Berwirausaha dari Keluarga Bukan rahasia lagi bahwa entrepreneur sering menurunkan anak-anak yang juga bermental entrepreneur tetapi saat entrepreneur tumbuh dari keluarga karyawan, pertentangan sering muncul. Entrepreneur memahami bagaimana seluk beluk bekerja untuk diri sendiri dan mereka telah mengalaminya ... Artikel Bisnis
- Alasan Memilih Berbisnis di RumahUsaha rumahan selalu membuat kita tergelitik untuk berpikir bahwa pekerjaan itu lebih mudah dan santai. Namun, jika diteliti lebih lanjut, jenis pekerjaan ini tidak diperuntukkan bagi semua orang. Meskipun terdengar praktis dan bisa mendapatkan uang tanpa usaha yang berat, usaha rumahan ... Artikel Bisnis
- Ubah Kegusaran Jadi Inovasi Tentu Anda pernah mendengar nama kaus bermerk C59. Kesuksesan C59 tidak lepas dari kepiawaian penggagasnya, Marius Widyarto atau yang akrab dipanggil Mas Wiwied. Bermula dari rasa gusarnya melihat teman-temannya yang memamerkan kaos bergambar kota mancanegara buah tangan dari orang ... Artikel Bisnis
- Berhati-hati Dalam Bisnis Mainan EdukatifAda beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mengembangkan bisnis mainan edukatif yang Anda buat. Menurut konsultan keuangan Pietra Sarosa dari Sarosa Consulting Group, kita harus lebih kreatif saat membuat desain. Salah satu keunggulan produk kita, Indonesia, dibanding produk negara ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Pentingnya Kultur Belajar dari Kegagalan dalam Entrepreneurship . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Selasa, 12 Februari 2013

Belum ada komentar untuk "Pentingnya Kultur Belajar dari Kegagalan dalam Entrepreneurship "
Posting Komentar