Rabu, 30 Mei 2012 - 14:36:28 WIB
Kiat Berbisnis dengan Pengusaha Arab Saudi
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 602 kali
1). Untuk mengadakan pendekatan bisnis dengan pengusaha Arab Saudi, harus sekaligus mengadakan pendekatan sosial dengan sopan dan ramah tamah. Karena kalau kita melakukan tindakan tersebut, dianggap sangat memperhatikan mereka dan mereka menjadi tidak
angkuh.
2). Apabila tamu, orang tua atau orang yang berkedudukan tinggi memasuki atau meninggalkan ruangan pertemuan, semua yang hadir berdiri tidak duduk. Berjabatan tangan dengan seluruh tamu yang hadir, biasanya berjabatan tangan dengan lembut. Kartu bisnis harus
dicetak dengan bahasa Arab dan disisi lain dalam bahasa Inggeris.
3). Makalah, proposal, brosur dan kontrak harus dalam bahasa Arab yang baik. Warga Saudi jalan fikirannya sangat cerdas dan selalu mengharapkan mendapat barang yang berkualitas utama dan
pelayanan yang baik.
4). Berpakaian yang profesionil dan rapi akan sangat dihargai. Menggunakan jas yang konservatif dan berdasi serta sepatu yang
disemir mengkilap.
5). Pada umumnya para pengusaha Arab Saudi berpendidikan tinggi dan dapat berbahasa Inggeris dengan baik, tetapi mereka sangat menghargai apabila kita dapat mempergunakan bahasa Arab dalam memberikan salam atau bahasa Arab yang dipergunakan sehari-hari. Kefasihan berbahasa Arab akan lebih memudahkan dan mendapat
kesempatan yang lebih luas dalam kegiatan bisnis.
6). Yang paling utama dalam pembicaraan di dunia Arab adalah jangan terlalu banyak dipadati persoalan bisnis, bicarakan yang lain-lain dahulu dan lebih baik ambil waktu yang panjang. Apabila memungkinkan, biarkan mitra usaha (Arab Saudi) yang memulai topik
utama dalam pembicaraan bisnis.
7). Pada umumnya mereka tidak menyukai konfrontasi langsung, jangan terlalu serius, ringan-ringan saja dan tetapi penuh persahabatan. 8). Jadwal pertemuan yang ketat tidak selalu dianjurkan, tetapi sesudah pertemuan berlangsung tidak ada yang mengetahui kapan pertemuan
akan berakhir.18
9). Mengadakan pertemuan dengan keluarga kerajaan, biasa lebih formal. Apabila keluarga kerajaan memasuki ruangan pertemuan, seluruh tamu yang hadir tetap berdiri ditempat dan baru duduk apabila
tamu penting / keluarga kerajaan sudah duduk.
10). Jangan menyilangkan / angkat kaki dihadapan mereka atau mengambil prakarsa untuk berjabatan tangan lebih dahulu. Sebutan kehormatan kepada pangeran dan putri yang lebih senior adalah His (Her) Royal Highness dan kepada yang lebih muda adalah Your Highness. Sedangkan untuk penulisan di surat, memo, faksimili maupun nota kepada keluarga kerajaan cukup dengan HRH atau HH dan dicantumkan namanya yang bersangkutan, sama seperti menulis
formal untuk sebutan Profesor atau Doctor.
11). Bagi warga Saudi sangat ditekankan untuk menempatkan nama keluarga atau suku / kaum dalam nama lengkap, mereka sangat jarang memanggil nama akhir. Mereka memberikan tambahan bin bagi pria dan binti bagi wanita dalam menentukan nama ayahnya (keluarga) dan hanya memanggil nama pertamanya saja dalam nama
lengkap seperti Mohammad bin Abdulah atau Hala binti Faisal.
12). Sebagai wakil dari perusahaan yang ditempatkan di Arab Saudi, yang penting adalah membangun kepercayaan terhadap mereka. Jangan ragu-ragu / takut untuk menambah perhatian mereka dalam melakukan pembicaraan misalnya latar belakang anda, kota asal anda
dan bagaimana menghabiskan waktu senggang anda.
13). Dalam pembicaraan diisi dengan cerita-cerita atau anekdot-anekdot yang menarik. Mereka sangat mengagumi pidato-pidato dan hal yang lainnya adalah bagaimana menghargai sesuatu yang penting seperti
yang anda ceritakan.
14) Ketika mengadakan pembicaraan bisnis, diharapkan menggunakan bahasa Inggeris yang jelas, point-point yang penting diulang kembali.
Pendekatan yang profesional, sederhana tetapi mengena langsung.
15). Berlaku santai, jangan terlalu memaksakan proposal yang diajukan atau presentation yang dibacakan. Perhatikan komentar-komentar yang diajukan, karena hambatan bahasa dapat menimbulkan kesalah
pahaman dan jawab dengan sempurna seluruh pertanyaan.
16). Harus percaya diri, tumbuhkan rasa kesetiakawanan dan kebanggaan
atas usul maupun produk yang ditampilkan.
17). Presentasi yang ditampilkan tidak lebih dari 30 menit dan harus ada
copy yang akan dibagikan langsung kepada undangan yang hadir.19
18). Rencanakan beberapa pertemuan untuk membicarakan kelanjutannya, jangan mengharapkan jawaban yang cepat dan langsung, baik yang positif maupun negatif. Membutuhkan waktu
beberapa minggu atau bulan untuk mencapai persetujuan bisnis.
19). Orang Saudi pada umumnya tidak akan melakukan kritik yang terbuka terhadap seseorang, khususnya gagasan ataupun proposal yang diajukan. Apabila pihak pengundang (Arab Saudi) tidak berminat,
biasanya proposal yang diajukan tidak akan diterima.
20). Diperlukan kesabaran dan jangan ditekan dalam berlangsungnya proses pembuatan keputusan. Bagi orang-orang / warga Arab, lampiran-lampiran yang dibuat, tidak terlalu penting seperti orangorang Barat dan mereka mencoba mempercepat proses atau keputusan, yang mungkin hasilnya tidak memuaskan seperti yang
diinginkan kedua belah pihak.
21). Mengatakan " tidak " secara langsung, walaupun tidak sopan, adalah biasa di Arab Saudi. Mereka akan mengatakan tidak, apabila mereka menolak sebuah keputusan, meskipun menerima proposal bisnis yang diajukan. Seorang pengusaha akan menerima secara lisan proposal yang diajukan,mereka bisa berubah pikiran.
(gambar: Alhosnu.ae/Kemendag)
Diposting oleh : d4nu - Dibaca: 602 kali
angkuh.
2). Apabila tamu, orang tua atau orang yang berkedudukan tinggi memasuki atau meninggalkan ruangan pertemuan, semua yang hadir berdiri tidak duduk. Berjabatan tangan dengan seluruh tamu yang hadir, biasanya berjabatan tangan dengan lembut. Kartu bisnis harus
dicetak dengan bahasa Arab dan disisi lain dalam bahasa Inggeris.
3). Makalah, proposal, brosur dan kontrak harus dalam bahasa Arab yang baik. Warga Saudi jalan fikirannya sangat cerdas dan selalu mengharapkan mendapat barang yang berkualitas utama dan
pelayanan yang baik.
4). Berpakaian yang profesionil dan rapi akan sangat dihargai. Menggunakan jas yang konservatif dan berdasi serta sepatu yang
disemir mengkilap.
5). Pada umumnya para pengusaha Arab Saudi berpendidikan tinggi dan dapat berbahasa Inggeris dengan baik, tetapi mereka sangat menghargai apabila kita dapat mempergunakan bahasa Arab dalam memberikan salam atau bahasa Arab yang dipergunakan sehari-hari. Kefasihan berbahasa Arab akan lebih memudahkan dan mendapat
kesempatan yang lebih luas dalam kegiatan bisnis.
6). Yang paling utama dalam pembicaraan di dunia Arab adalah jangan terlalu banyak dipadati persoalan bisnis, bicarakan yang lain-lain dahulu dan lebih baik ambil waktu yang panjang. Apabila memungkinkan, biarkan mitra usaha (Arab Saudi) yang memulai topik
utama dalam pembicaraan bisnis.
7). Pada umumnya mereka tidak menyukai konfrontasi langsung, jangan terlalu serius, ringan-ringan saja dan tetapi penuh persahabatan. 8). Jadwal pertemuan yang ketat tidak selalu dianjurkan, tetapi sesudah pertemuan berlangsung tidak ada yang mengetahui kapan pertemuan
akan berakhir.18
9). Mengadakan pertemuan dengan keluarga kerajaan, biasa lebih formal. Apabila keluarga kerajaan memasuki ruangan pertemuan, seluruh tamu yang hadir tetap berdiri ditempat dan baru duduk apabila
tamu penting / keluarga kerajaan sudah duduk.
10). Jangan menyilangkan / angkat kaki dihadapan mereka atau mengambil prakarsa untuk berjabatan tangan lebih dahulu. Sebutan kehormatan kepada pangeran dan putri yang lebih senior adalah His (Her) Royal Highness dan kepada yang lebih muda adalah Your Highness. Sedangkan untuk penulisan di surat, memo, faksimili maupun nota kepada keluarga kerajaan cukup dengan HRH atau HH dan dicantumkan namanya yang bersangkutan, sama seperti menulis
formal untuk sebutan Profesor atau Doctor.
11). Bagi warga Saudi sangat ditekankan untuk menempatkan nama keluarga atau suku / kaum dalam nama lengkap, mereka sangat jarang memanggil nama akhir. Mereka memberikan tambahan bin bagi pria dan binti bagi wanita dalam menentukan nama ayahnya (keluarga) dan hanya memanggil nama pertamanya saja dalam nama
lengkap seperti Mohammad bin Abdulah atau Hala binti Faisal.
12). Sebagai wakil dari perusahaan yang ditempatkan di Arab Saudi, yang penting adalah membangun kepercayaan terhadap mereka. Jangan ragu-ragu / takut untuk menambah perhatian mereka dalam melakukan pembicaraan misalnya latar belakang anda, kota asal anda
dan bagaimana menghabiskan waktu senggang anda.
13). Dalam pembicaraan diisi dengan cerita-cerita atau anekdot-anekdot yang menarik. Mereka sangat mengagumi pidato-pidato dan hal yang lainnya adalah bagaimana menghargai sesuatu yang penting seperti
yang anda ceritakan.
14) Ketika mengadakan pembicaraan bisnis, diharapkan menggunakan bahasa Inggeris yang jelas, point-point yang penting diulang kembali.
Pendekatan yang profesional, sederhana tetapi mengena langsung.
15). Berlaku santai, jangan terlalu memaksakan proposal yang diajukan atau presentation yang dibacakan. Perhatikan komentar-komentar yang diajukan, karena hambatan bahasa dapat menimbulkan kesalah
pahaman dan jawab dengan sempurna seluruh pertanyaan.
16). Harus percaya diri, tumbuhkan rasa kesetiakawanan dan kebanggaan
atas usul maupun produk yang ditampilkan.
17). Presentasi yang ditampilkan tidak lebih dari 30 menit dan harus ada
copy yang akan dibagikan langsung kepada undangan yang hadir.19
18). Rencanakan beberapa pertemuan untuk membicarakan kelanjutannya, jangan mengharapkan jawaban yang cepat dan langsung, baik yang positif maupun negatif. Membutuhkan waktu
beberapa minggu atau bulan untuk mencapai persetujuan bisnis.
19). Orang Saudi pada umumnya tidak akan melakukan kritik yang terbuka terhadap seseorang, khususnya gagasan ataupun proposal yang diajukan. Apabila pihak pengundang (Arab Saudi) tidak berminat,
biasanya proposal yang diajukan tidak akan diterima.
20). Diperlukan kesabaran dan jangan ditekan dalam berlangsungnya proses pembuatan keputusan. Bagi orang-orang / warga Arab, lampiran-lampiran yang dibuat, tidak terlalu penting seperti orangorang Barat dan mereka mencoba mempercepat proses atau keputusan, yang mungkin hasilnya tidak memuaskan seperti yang
diinginkan kedua belah pihak.
21). Mengatakan " tidak " secara langsung, walaupun tidak sopan, adalah biasa di Arab Saudi. Mereka akan mengatakan tidak, apabila mereka menolak sebuah keputusan, meskipun menerima proposal bisnis yang diajukan. Seorang pengusaha akan menerima secara lisan proposal yang diajukan,mereka bisa berubah pikiran.
(gambar: Alhosnu.ae/Kemendag)
'Kiat Berbisnis dengan Pengusaha Arab Saudi':
Artikel Bisnis Lainnya
- 10 Pertanyaan Pengukur Menarik Tidaknya Model Bisnis Dalam terbitan pertama Build, dari tim majalah Inc, dipublikasikan artikel dengan tema: Satu cara untuk mengevaluasi kelebihan model bisnis Anda ialah untuk mengevaluasi seberapa sukarnya bagi pelanggan untuk meninggalkan. Tulisan itu disusun oleh Rita Gunther McGranth, seorang dosen di ... Artikel Bisnis
- 3 Kiat Buat Bisnis Online yang Personal untuk Tarik PelangganSiapapun bisa memiliki bisnis online sekarang ini. Namun, tingkat persaingan yang demikian tinggi membuat bisnis onlinejuga membutuhkan kiat tersendiri agar bisa sukses. Untuk itulah Anda perlu menuangkan kepribadian Anda sebagai entrepreneur dalam bisnis online Anda. Pada dasarnya ... Artikel Bisnis
- Belajar Menjadi Entrepreneur yang Peduli Jika kran di di dapur staf rusak dan tidak ada orang yang memperbaikinya, kolega-kolega akan mulai merasa diabaikan oleh pemimpin. Seperti memperbaiki jendela yang rusak dalam sebuah rumah, memperbaiki hal-hal kecil yang rusak membantu tetap terjaganya kebanggaan bersama sebagai sebuah ... Artikel Bisnis
- Tim Penilai Waralaba DibentukKecemasan peminta bisnis waralaba akan lebih berkurang. Hingga kini, kita bisa temui banyak bisnis yang menawarkan peluang waralaba atau peluang bisnis dengan dalih waralaba yang menguntungkan. Pembentukan tim penilai waralaba oleh Kementerian Perdagangan RI akan mengatasi kecemasan ... Artikel Bisnis
- Tentang Proses Inovasi Sebagian besar hasil inovasi berasal dari pencarian peluang baru yang berguna bagi banyak orang dan dilakukan secara sadar. Proses ini terjadi dari analisis sumber peluang baru. Peter Drucker mengemukakan bahwa karena inovasi merupakan hal yang bersifat konseptual ... Artikel Bisnis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Kiat Berbisnis dengan Pengusaha Arab Saudi. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Jumat, 15 Maret 2013

Belum ada komentar untuk "Kiat Berbisnis dengan Pengusaha Arab Saudi"
Posting Komentar