Senin, 29 April 2013 - 09:13:23 WIB
Martha Stewart, Sukses yang Penuh Lika-liku
Diposting oleh : arnandadanu - Dibaca: 748 kali
Diposting oleh : arnandadanu - Dibaca: 748 kali
Setelah sukses dalam bisnis hiburan , Martha Stewart terus mengejar apa yang menjadi hasratnya melalui jalan yang berbeda. Stewart merambah ke bidang bisnis lain seperti video kaset, CD musik maupun restoran. Tak hanya itu saja, dia juga tampil dalam acara khusus di televisi dan terus menulis buku-buku yang berkaitan dengan memasak, membuat kue, dunia hiburan, liburan dan renovasi rumah. Dengan ditayangkan di acara televisi seperti The Oprah Winfrey Show, Martha membuat dirinya dan mereknya langsung dikenali.
Pada tahun 1987, Martha Stewart menandatangani kontrak senilai 5 juta dolar AS untuk iklan dan konsultasi dengan Kmart, serta menjadi juru bicara bagi departemen perumahan mereka. Tiga tahun kemudian, Stewart merilis buku yang sangat sukses berjudul "Pernikahan." Ironisnya, itu dirilis pada hari yang sama suaminya mengajukan gugatan cerai. Sementara kehidupan pribadinya mungkin telah memburuk, Stewart tidak membiarkan hal itu menghalanginya tumbuh sukses.
Hanya satu tahun setelah perceraiannya, Stewart meluncurkan edisi perdana Martha Stewart Living,majalahnya sendiri yang terfokus pada seni dalam negeri. Awalnya sebuah majalah triwulan, kemudian majalah tersebut mencapai sirkulasi 1,3 juta dan diperluas menjadi publikasi bulanan. Tapi, Stewart Venture paling sukses ketika dia menciptakan sebuah acara mingguan di televisi yang berdurasi setengah jam. Acara tersebut menampilkan konten yang serupa dengan majalahnya. Dengan Stewart sebagai pembawa acara, popularitas acara tersebut melambung dan diperluas menjadi berdurasi satu jam penuh dan disiarkan setiap hari.
Tingkat keberhasilan Martha Stewart semakin mentereng pada tahun 1995, ketika New York Magazine menyatakan dirinya, "The definitive American woman of our time." Dua tahun kemudian, ia mendirikan Martha Stewart Living Omnimedia (MSLO), yang akan menjadi payung untuk semua bisnisnya dan memberikan kontrol yang lebih besar padanya. Pada tahun 2000, MSLO go public di New York Stock Exchange dan pada akhir hari pertama, harta bersih Stewart telah menjadi sekitar 1.27 miliar dolar AS. Kini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 650 karyawan dan menghasilkan lebih dari 200 juta dolar AS.
Martha terus menikmati kesuksesan selama dua tahun, sampai tahun 2002, ia terlibat dalam skandal saham. Dituduh insider trading, Martha dinyatakan bersalah karena berbohong kepada penyelidik dan dijatuhi hukuman lima bulan di penjara keamanan minimum. Dia mengundurkan diri sebagai Ketua dan CEO perusahaan MSLO dan perusahaan itu menderita kerena ketiadaannya. Tapi, itu tidak menjadi akhir bagi Martha.
Setelah selesai masa hukumannya, Martha bertekad untuk membawa perusahaannya menjauh dari tepi jurang kehancuran. Dia memfokuskan kembali energinya di majalah Martha Stewart Living, diperluas kontraknya dengan Kmart. Pada tahun 2005, Stewart bekerja sama dengan progam reality show dengan ikon Mark Burnett untuk memproduksi acara bagi Martha. Progam yang ditayangkan siang hari ini seperti yang pernah dibuatnya sebelumnya. Martha juga terus mengembangkan bidang bisnis yang berbeda, yakni bisnis real estate . (*/ dari berbagai sumber)
Hanya satu tahun setelah perceraiannya, Stewart meluncurkan edisi perdana Martha Stewart Living,majalahnya sendiri yang terfokus pada seni dalam negeri. Awalnya sebuah majalah triwulan, kemudian majalah tersebut mencapai sirkulasi 1,3 juta dan diperluas menjadi publikasi bulanan. Tapi, Stewart Venture paling sukses ketika dia menciptakan sebuah acara mingguan di televisi yang berdurasi setengah jam. Acara tersebut menampilkan konten yang serupa dengan majalahnya. Dengan Stewart sebagai pembawa acara, popularitas acara tersebut melambung dan diperluas menjadi berdurasi satu jam penuh dan disiarkan setiap hari.
Tingkat keberhasilan Martha Stewart semakin mentereng pada tahun 1995, ketika New York Magazine menyatakan dirinya, "The definitive American woman of our time." Dua tahun kemudian, ia mendirikan Martha Stewart Living Omnimedia (MSLO), yang akan menjadi payung untuk semua bisnisnya dan memberikan kontrol yang lebih besar padanya. Pada tahun 2000, MSLO go public di New York Stock Exchange dan pada akhir hari pertama, harta bersih Stewart telah menjadi sekitar 1.27 miliar dolar AS. Kini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 650 karyawan dan menghasilkan lebih dari 200 juta dolar AS.
Martha terus menikmati kesuksesan selama dua tahun, sampai tahun 2002, ia terlibat dalam skandal saham. Dituduh insider trading, Martha dinyatakan bersalah karena berbohong kepada penyelidik dan dijatuhi hukuman lima bulan di penjara keamanan minimum. Dia mengundurkan diri sebagai Ketua dan CEO perusahaan MSLO dan perusahaan itu menderita kerena ketiadaannya. Tapi, itu tidak menjadi akhir bagi Martha.
Setelah selesai masa hukumannya, Martha bertekad untuk membawa perusahaannya menjauh dari tepi jurang kehancuran. Dia memfokuskan kembali energinya di majalah Martha Stewart Living, diperluas kontraknya dengan Kmart. Pada tahun 2005, Stewart bekerja sama dengan progam reality show dengan ikon Mark Burnett untuk memproduksi acara bagi Martha. Progam yang ditayangkan siang hari ini seperti yang pernah dibuatnya sebelumnya. Martha juga terus mengembangkan bidang bisnis yang berbeda, yakni bisnis real estate . (*/ dari berbagai sumber)
'Martha Stewart, Sukses yang Penuh Lika-liku ':
Artikel Bisnis Lainnya
- Mencermati Peluang Menjadi Infopreneur Bisnis InternetCakupan entrepreneurship sangatlah luas. Begitu luasnya hingga ia bisa diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan. Di antaranya ialah bidang infopreneurship. Sementara itu, orang yang bergerak di dalam bidang ini dinamai “infopreneur”. Pertama-tama, ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Agatha Christie, Novelis yang Memiliki Insting Bisnis Agatha Christie adalah seorang penulis novel kejahatan, cerita pendek dan drama. Ia juga menulis cerita romance dengan nama Mary Westmacott, tetapi ia paling diingat akan 66 novel detektif-nya dan 15 koleksi cerita pendek. Sebagai seorang novelis, dia juga dianugerahi insting ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Filabot: Buat Percetakan 3 Dimensi Lebih Terjangkau Bisnis Percetakan Tren percetakan 3 dimensi makin menggembirakan selama beberapa tahun terakhir ini, membawa begitu banyak kemungkinan untuk berkreasi terutama bagi mereka yang menyukai untuk mengerjakan sendiri semua pekerjaannya. Namun, satu ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Game Jumlah telepon pintar terus melejit setiap tahun. Strategy Analytics(SA), lembaga riset pasar di Amerika Serikat, menyebut, total jumlah smartphone di dunia akhir 2012 mencapai lebih dari 1,08 miliar! SA meramal jumlah itu bisa menggelembung menjadi dua miliar unit, dua tahun ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
- Tak Semuanya Membutuhkan Desain Web Responsif Desain web yang responsif membuktikan bahwa manfaatnya bukan hanya sebuah tren sesaat saja tetapi membuat kita makin berani berkreasi dan bertanggung jawab atas buah karya kita. Namun sekarang pertanyaannya, apakah memang desain web yang diperkenalkan oleh Ethan Marcotte ... Ide Bisnis - Jual Beli Online - Toko Online - Iklan Gratis
Jual Beli Online
Rating:
100%
based on 99998 ratings.
5 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Martha Stewart, Sukses yang Penuh Lika-liku . Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : Aneka Artikel Indonesia Terbaru
Artikel Menarik Lainnya :
Ditulis oleh:
Admin - Senin, 22 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Martha Stewart, Sukses yang Penuh Lika-liku "
Posting Komentar